Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Oleh : Herry Barus | Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)
Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu dengan utusan capres petahana Joko Widodo, Luhut Binsar Panjaitan karena sakit.

"Kita tunggu dulu, sepertinya masih tidak enak badan," kata Hashim saat jumpa pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin  (22/4/2019)

Hashim membenarkan bahwa sebelumnya keduanya akan bertemu, namun gagal. Sebab, Prabowo tengah sakit.

"Pak Luhut mau ketemu Pak Prabowo sebagai utusan presiden. Saya kira kan Pak Prabowo berhalangan ya, 'so' saya kira kita menunggu dulu deh, kalau sudah dia kasih kesempatan, kalau nggak salah Prabowo nggak enak badan," tuturnya kepada awak media.

Dalam kesempatan itu, Hashim juga menyebutkam hubungan Prabowo dengan Sandiaga baik-baik saja, tidak seperti kabar yang beredar.

Menurut dia, usai pencoblosan pekan lalu, sang calon wakil presiden tersebut mengalami kelelahan sehingga terkulai lemas di kamar tidur.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku sudah menelpon Prabowo terkait rencana pertemuannya itu.

"Ya memang saya sudah 'teleponan' dengan Pak Prabowo, ya sudah bicara baik-baik, bicara ketawa-ketawa. Kita janjian mau ketemu, ya hari Minggu (21/4) kemarin tapi kemudian ada masalah teknis, beliau agak sakit flu jadi kita 'reschedule'," kata Luhut di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Senin.

Luhut juga meyakini bahwa Prabowo adalah orang yang rasional dan tidak akan mengambil keputusan keliru terkait Pilpres 2019.

"Belum bicara per telepon mengenai hal itu (pemilu) tapi saya kenal dia, saya kenal Prabowo orang rasional, orang yang punya spirit patriot tinggi, tidak pernah ingin menghacurkan negeri ini dengan keputusan yang keliru," tegas Luhut.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj mengajak masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam kehidupan berbangsa

"Kita perkuat lagi kebersamaan. Menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum," kata Said saat menggelar acara bersama Muhtasyar PBNU KH Ma'ruf Amin di Jakarta, Senin (22/4/2019)

Di acara Silaturahim dan Penyampaian Gagasan Kebangsaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said mengatakan Indonesia harus bisa menunjukkan demokrasi yang baik.

Dari sisi kenegaraan, kata dia, Indonesia bisa menunjukkan kepada dunia lewat Pemilu bahwa demokrasi bisa bersanding dengan Islam secara harmonis.

"Keduanya saling memperkuat. Demokrasi memiliki ruh dengan Islam, Islam diperkuat dengan demokrasi," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kapolri Jenderal Polisi, Idham Azis (Foto Ist)

Minggu, 07 Juni 2020 - 13:00 WIB

Enam Ton Lebih Narkotika Berhasil Disita Korps Bhayangkara

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa Korps Bhayangkara berkomitmen untuk memberantas narkoba sekaligus memeranginya.

Arya Sinulingga Stafsus Menteri BUMN (idntimes.com)

Minggu, 07 Juni 2020 - 12:45 WIB

Garuda PHK Ratusan Pilot, Anak Buah Erick Thohir: Kita Maklum, Kondisi Lagi Berat

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mempercepat masa kontrak kerja 135 pilotnya sebagai akibat beratnya dampak pandemi Covid-19 terhadap maskapai plat merah tersebut. Terkait kebijakan Garuda…

Paranormal Ki Gendeng Pamungkas (Foto:indowarta.com)

Minggu, 07 Juni 2020 - 12:28 WIB

Paranormal Terkenal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Jakarta-Kabar duka dari Ki Gendeng Pamungkas. Paranormal bernama asli Isan Massardi, itu,meninggal dunia pada Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 15.00 di Rumah Sakit Mulia Pajajaran, Kota Bogor

President University Menerapkan Kampus Merdeka

Minggu, 07 Juni 2020 - 12:14 WIB

Rektor Jony Haryanto Jelaskan Bagaimana President University Menerapkan Kampus Merdeka

Jony mengungkapkan bahwa konsep Kampus Merdeka telah diterapkan President University sejak lama. Target lulusan President University yang berkarya dengan pengembangan karakter, keterampilan,…

Nur Isny Kepala Kampung perbatasan Indonesia Papua Nugini

Minggu, 07 Juni 2020 - 12:14 WIB

Luar Biasa, Nur Isny Willa Istri Prajurit TNI Menjadi Kepala Kampung di Perbatasan RI-Papua Nugini

Isny Willa salah satu anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII dari Kodim 1707/Merauke perlu di contoh dan menjadi inspiratif bagi anggota Persit maupun wanita…