Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)
Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan paling banyak yang diadukan oleh konsumen. Hingga April sudah ada 292 pengaduan yang masuk ke BPKN.

“Sebanyak 292 pengaduan masuk dari sektor perumahan paling tinggi sekitar 89 persen,” kata Kordinator Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Arief Safari dalam konferensi persnya, di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Ia mengatakan, aduan tersebut terkait pengelola rusun yang dianggap terlalu dominan dalam memaksakan. Modus mereka adalah mematikan listrik, air dan sebagainya sehingga konsumen terpaksa memenuhi permintaan pengembang.

“Kita sudah kirim surat ke pemerintah melalui Mendagri tentang Perjanjian Pengikatan Jual Beli terkait masalah kepemilikan. BPKN bukan menyelesaikan sengketa tapi memfasilitasinya,” kata Arief. Selain itu aduan konsumen paling banyak terkait perbankan dan ecommerce.

Ditempat yang sama Ketua BPKN, Ardiansyah Parman menilai Sistem Perlindungan Konsumen yang diatur dalam UUPK No 82 tahun 2012 mengenai sistem pengaturan penyelenggaran sistem dan transaksi elektronik, tidak lagi memadai khususnya dihadapkan pada perkembangan zaman di era ekonomi digital.

UU Perlindungan Konsumen harus direvisi agar mampu mengakomodir sebesar-besarnya kebutuhan perlindungan konsumen ke masa depan. Dengan demikian, Integritas Perlindungan Konsumen dapat membangun mutual trust antara pelaku usaha dan konsumen secara efektif dan berkeadilan.

Ardiansyah menjelaskan, “Pengaturan perlindungan konsumen yang sektoral, cenderung gugup dan gagap saat harus menyikapi berbagai insiden perlindungan konsumen di era digital.”tegasnya

Pendekatan lintas sektoral dan kewilayahan jelas tidak lagi memadai dalam melindungi kepentingan konsumen. Dinamika transaksi masa depan harus berparadigma consumer centric karena Konsumen yang sudah berdayalah yang bisa menjadi pendorong (driver) pertumbuhan ekonomi, ” tegas Ardiansyah.

Dalam spektrum perdagangan dunia, United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) telah mengeluarkan UN Guideline For Consumer Protection di tahun 2016, menggantikan Guideline yang dikeluarkannya pada tahun 1986. Guideline tersebut menyikapi kehadiran global ekonomi digital seperti e commerce, connectivity, ekonomi big data, artifical inteligence dan digital currency. Kenyataan ini memaksa banyak negara melakukan pengaturan ulang dalam sistem perlindungan konsumen di negaranya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Selasa, 26 Mei 2020 - 00:04 WIB

'Gembok' Seluruh Pintu Masuk Jakarta, Anies: Kita Tidak Ingin Kerja Keras Dua Bulan Sia-sia

"Ini dilakukan, agar kerja keras puluhan juta orang di Jakarta, ada 10 juta, Jabodetabek adalah lebih dari 25 juta, selama dua bulan lebih bekerja keras menjaga, dan menurunkan tingkat penularan…

Yusuf Rony Kabarjay Lulus jadi TNI AD

Senin, 25 Mei 2020 - 22:47 WIB

Terharu, Cita-cita Yusuf Rony Kabarjay Menjadi Prajurit TNI AD Akhirnya Tercapai

Perjalanan panjang Yusuf Rony Kabarjay (20 th) seorang putra asli Papua dari Kampung Toray, Distrik Sota, akhirnya bisa lulus menjadi anggota TNI AD dalam pengumuman rekrutmen Secata PK Gel…

Arief pegawai Kemenag

Senin, 25 Mei 2020 - 19:40 WIB

Kisah Arief ASN Kemenag Buka Usaha Cukur Gratis plus Berbagi Sembako

Arief berencana meneruskan kegiatan amalnya ini usai lebaran dan selama pandemi. ASN yang akan segera memasuki masa pensiun ini ingin berkhidmah kepada masyarakat sesuai keahlian yang dimilikinya.…

Stefano Cugurra Pelatih Bali United (Foto Dok Tribunnews)

Senin, 25 Mei 2020 - 18:00 WIB

Bali United Tim Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Sebulan sudah umat Islam seluruh dunia menjalankan ibadah puasa sebelum menyambut hari raya kemenangan sukacita yang dimaknai dengan sebutan Idul Fitri. Tahun ini menjadi hari raya Idul Fitri…

Evan Dimas Persija

Senin, 25 Mei 2020 - 17:30 WIB

Evan Dimas Nikmati Ketupat Opor Ayam Saat Lebaran di Surabya

Gelandang Persija Jakarta Evan Dimas merasa senang bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya di Surabaya, Jawa Timur.