Pelaku Industri Pariwisata Batam akan Proleh KUR

Oleh : Herry Barus | Selasa, 16 April 2019 - 13:36 WIB

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Ist)
Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Ist)

INDUSTRY.co.id - Batam- Kementerian Pariwisata menawarkan kredit usaha rakyat untuk pengembangan usaha bidang pariwisata di Kota Batam, Kepulauan Riau, guna menunjang peningkatan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke daerah tersebut.

"Ini adalah program Kementerian Pariwisata untuk mengembangkan potensi wisata daerah, dengan menggenjot usaha rakyat di bidang pariwisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Selasa (16/4/2019)

KUR dengan bunga 7 persen itu bisa dinikmati pelaku usaha bidang pariwisata apa saja termasuk industri kreatif penunjang, usaha cinderamata, dan penginapan berbasis perkampungan atau "homestay".

Setiap pelaku usaha bisa meminjam dana mulai Rp25 Juta hingga Rp500 juta.

"Kami mendorong masyarakat untuk mengikuti program ini agar usahanya berkembang, dan pariwisata Batam lebih meningkat," kata dia.

Ia mengatakan pihak bank tertarik mengucurkan dananya untuk usaha pariwisata di Batam, karena memang industrinya berkembang.

Sepanjang 2018, terdapat lebih dari 1,8 juta wisman yang berkunjung ke sana. Belum lagi wisatawan Nusantara, sebanyak 9 juta kunjungan pada tahun lalu.
"Jadi pasarnya sudah ada," kata dia.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata memanfaatkan program itu.

"Akhir April ini Kemenpar menjadwalkan sosialisasi mengenai KUR Pariwisata di Kota Batam. Kami berharap pelaku UMKM Batam khususnya yang bergerak di bidang kepariwisataan bisa mengikuti kegiatan ini," kata Wali Kota.

KUR diberikan untuk meningkatkan mutu dan performa produk usaha pariwisata sehingga pelaku UMKM bisa terdorong menjadi stabil dan berkembang serta mampu bersaing di dunia global.

"Batam sebagai daerah kunjungan wisatawan terbesar ketiga di Indonesia, sangat dibutuhkan KUR in supaya usaha pendukung kepariwisataan di Batam bisa berkembang sejalan dengan pertumbuhan jumlah wisatawan yang datang," kata dia.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengungunjungi pabrik Mainan PT Mattel Indonesia

Senin, 22 April 2019 - 15:05 WIB

Industri Mainan Dalam Negeri Terus Banjiri Pasar Ekspor

Industri mainan menjadi salah satu sektor manuaktur yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Ini tercermin dari capaian nilai ekspor mainan anak-anak pada tahun…

Direktur Utama Bank BTN, Maryono (kanan), bersama pihak PNM melakukan penandatanganan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (CSPA) di Jakarta, Senin (22/04/2019).

Senin, 22 April 2019 - 14:09 WIB

Bank BTN Akuisisi 30 Persen Saham Anak Usaha Permodalan Nasional Madani

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membeli 30 persen saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM). Saham yang dibeli Bank BTN tersebut adalah milik PT Permodalan Nasional…

CEO Crown Group, Iwan Sunito

Senin, 22 April 2019 - 14:06 WIB

Harga Naik Tiga Kali Lipat, CEO Crown Group: Sekarang Saatnya Beli Apartemen

Crown Group selaku pengembang hunian terkemuka di Australia, terus mendorong pembeli untuk berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang dan berpotensi melipatgandakan kekayaan…

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Senin, 22 April 2019 - 12:31 WIB

Tahun 2019, Mark Dynamics Tingkatkan Kapasitas Produksi Cetakan Sarung Tangan

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk berupaya meningkatkan kapasitas produksi cetakan sarung tangan sepanjang tahun ini menjadi 610.000 unit per bulan.

Astragraphia. (Foto: IST)

Senin, 22 April 2019 - 12:17 WIB

Astra Graphia Distribusikan Produk Fujifilm Untuk Lini Bisnis Graphic System

PT Astra Graphia Tbk mendapatkan kepercayaan untuk mendistribusikan produk PT Fujifilm Indonesia untuk lini bisnis graphic system.