38.000 Personel Gabungan Kodam-Polda Amankan Pemilu di Wilayah Jabodetabek

Oleh : Herry Barus | Senin, 15 April 2019 - 13:00 WIB

Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)
Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 38.000 personel gabungan untuk mengamankan jalannya pemilihan umum (pemilu) 2019.

"Jumlah pengamanan yang kita libatkan dari Polri dan TNI jumlahnya 38.000 personel," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono usai menghadiri apel siaga gabungan TNI-Polri dalam rangka kesiapsiagaan pemilu aman di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (14/4/2019)

Gatot menjelaskan jumlah tersebut terdiri dari 23.000 anggota Polri dan 15.000 anggota TNI. Wilayah yang diamankan oleh para personel yang diturunkan meliputi DKI Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang.

Khusus untuk personel Kodam Jaya juga akan mengamankan wilayah Kabupaten Tangerang, bekerja sama dengan Polda Banten.

Gatot mengatakan para personel Polri dan TNI tersebut akan melakukan patroli gabungan baik pada siang maupun malam hari di tempat-tempat yang memiliki potensi kerawanan seperti di pusat perbelanjaan.

"Di tempat-tempat di mana di sana ada kelompok-kelompok yang rentan terjadinya konflik sosial dan tempat-tempat lainnya yang memiliki potensi kerawanan," ujar Gatot kepada awak media.

Lebih lanjut Gatot mengatakan apabila dalam perkembangan di lapangan terjadi potensi peningkatan kerawanan, seperti meningkatnya dukungan terhadap pasangan tertentu, atau potensi terjadinya konflik sosial, maka baik TNI dan Polri akan mempertebal kekuatan pasukan.

"Kita akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat untuk masyarakat menjadi aman, nyaman untuk datang ke TPS dan kita jamin itu. Jangan takut dan jangan ragu untuk datang ke TPS untuk memilih sesuai dengan kehendak mereka masing-masing," ucap Gatot.

Sementara itu Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya berada dalam kondisi yang aman dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan, jelang pemilu 17 April 2019.

"Kita akan deteksi dan akan kita cegah sedini mungkin (ancaman dan gangguan) sehingga pada kegiatan pemilu demokrasi, pesta demokrasi tanggal 17 April dan pasca-nya, kita berharap semuanya dapat berlangsung dengan aman dan damai," ujar Eko

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danau Tekapo, Selandia Baru (www.tripzilla.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:45 WIB

Mulai Juli 2022, Selandia Baru Buka Perbatasan sepenuhnya untuk Wisatawan Asing

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern baru-baru ini mengumumkan bahwa negara itu akan sepenuhnya membuka kembali perbatasan internasionalnya mulai 31 Juli 2022. Hal yang serupa juga berlaku…

 Maybank Indonesia Hadirkan Solusi untuk Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

Terungkap Cara Maybank Indonesia Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank menggiatkan kembali produk pembiayaan properti yang ditujukan bagi seluruh…

Peresmian PLTGU di Kawasan Industri Tenayan Riau

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

PLTGU di Kawasan Industri Tenayan Riau Beroperasi, Daya Kelistrikan Sumatera Bakal Naik Jadi 7.266 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau berkapasitas 275 megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau telah diresmikan pada Kamis (12/5/2022).

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:21 WIB

Jasindo Catat Pertumbuhan Asuransi Tani di Jateng dan Jatim

Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo mencatat pertumbuhan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di kuartal 1 tahun 2022.

Ilustrasi kesehatan perempuan dan anak. (Foto: WHO)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:18 WIB

Duh Mengerikan! Kemenkes Temukan 18 Orang Dugaan Kasus Hepatitis Akut

Jakarta-Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dugaan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya kepada 18 orang.