Capres Prabowo Mewajibkan Menteri di Kabinetnya Harus Miliki Integritas, Kompetensi, Visi Misi yang Sama

Oleh : Herry Barus | Jumat, 12 April 2019 - 13:30 WIB

Prabowo Subianto - Sandiaga Uno ( dok Industry.co.id)
Prabowo Subianto - Sandiaga Uno ( dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan 80 nama yang bakal menjadi calon menteri tidak hanya berasal dari partai koalisi, tetapi termasuk dari nonkoalisi.

"Pak Prabowo menyampaikan kabinet ke depan, Insya Allah ke depan dari putra putri terbaik bangsa, dari partai politik pendukung dan mungkin saja dari partai bukan pendukung," ujar Juru kampanye BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria, di kantor Bawaslu RI, Kamis (11/4/2019

Menurut dia, Prabowo tidak akan mempermasalahkan calon menteri yang akan direkrut berasal dari Parpol nonkoalisi. Asal, kata dia, memiliki integritas, kompetensi, visi dan misi yang sama dalam membawa Indonesia ke arah lebih baik.

Tak hanya itu, apabila pasangan Prabowo-Sandiaga Uno menang di Pilpres, pihaknya juga akan membuka pintu selebar-lebarnya bagi Parpol nonkoalisi untuk bergabung dalam koalisi Indonesia Kerja.

"Pak Prabowo adalah orang yang sangat 'fai'r, sangat bijaksana, tidak mementingkan pribadi, keluarga, kelompok, atau partai sendiri, tapi akan mengakomodir seluruh putra putri terbaik bangsa untuk bersama sama membangun bangsa," tuturnya.

Sementara itu, anggota Advokasi BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman seperti dilansir Antara menyatakan, nama-nama yang akan menduduki jabatan menteri belum dibicarakan. Namun, ia menjamin ke-80 nama itu akan mengisi posisi menteri.

Ketika disinggung beberapa nama yang masuk ke dalam 80 nama calon menteri, ia mengaku tidak mengetahuinya.

"Sebenarnya bukan menteri tapi 80 putra putri terbaik bangsa. Saya gaktau ya (nama-namanya). Itu dewa-dewa (pengurus inti) kita yang di atas (yang tahu)," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

UNEP : 76% Karhutla 2019 di Lahan Terlantar

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP) mengeluarkan data terbaru yang menyatakan luasan hutan dan lahan terbakar pada tujuh provinsi di…

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama Kerjasama…

Laksamana Muda TNI (Purn) Untung Suropati

Sabtu, 07 Desember 2019 - 06:00 WIB

Untung Surapati akan Merehab Rumah Bung Karno di Surabaya

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, Surabaya memiliki peran penting. Selain sebagai kota perdagangan dan kota maritim, Surbaya juga menjadi kota pahlawan yang menyimpan berbagai sejarah…

Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Panglima TNI : Gunakan Filosofi Ala Bisa Karena Biasa

Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan…

Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han),

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Pangdivif 2 Kostrad Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad di Merauke

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), didampingi Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi dan Danbrigif Mekanis Raider…