Sambut Ramadhan, Bungasari Pastikan Stok Tepung Cukup

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 08 April 2019 - 10:44 WIB

Jajaran Direksi PT Bungasari Flour Mills, Kiri-Kanan: Sales &Marketing; Director, Budianto Wijaya, Tengah Presdir, Grant Lutz dan Yeoh Theam Seng, Vice President Director Foto: Dok INDUSTRY.co.id
Jajaran Direksi PT Bungasari Flour Mills, Kiri-Kanan: Sales &Marketing; Director, Budianto Wijaya, Tengah Presdir, Grant Lutz dan Yeoh Theam Seng, Vice President Director Foto: Dok INDUSTRY.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menjelang Ramadan, beberapa komoditas menunjukkan adanya kenaikan permintaan, salah satunya tepung terigu. PT Bungasari Flour Mills Indonesia sudah melihat tanda-tanda kenaikan permintaan sejak Januari.

Sales & Marketing Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Budianto Wijaya mengatakan, permintaan naik biasanya sejak 4 hingga 6 bulan sebelum momentum Ramadan. “ Kenaikan permintaan terutama dari pabrik besar karena mereka harus build up stock,” jelas Budianto akhir pekan lalu.

Berkaca dari tahun sebelumnya, kenaikan permintaan terigu mencapai 25%. Kenaikan permintaan didorong kebutuhan pasar akan terigu yang meningkat terutama untuk bahan dasar kue-kue kering dan camilan.

Melihat tren kenaikan permintaan menjelang puasa dan lebaran, PT Bungasari Flour Mills Indonesia memastikan persediaan tepung terigu saat ini akan mencukupi. “ Saat ini industri sedang kelebihan kapasitas dari pada permintaan,” jelas Budianto lagi.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welirang, menyatakan, permintaan yang masih normatif sedikit banyak dipengaruhi oleh koindisi politik saat ini. 
Lebih lanjut Franciscus menjelaskan, kenaikkan permintaan momentum Ramadan sudah ada tetapi masih perlu tunggu waktu sampai Juni.

Saat ini, Franciscus melihat kondisi pasar tepung terigu masih aman dan harganya pun stabil. “Supply terigu ke pasar cukup dan mudah didapat oleh konsumen,” terang Franciscus.

Sekadar informasi, berdasar data Aptindo konsumsi tepung terigu total konsumsi di tahun 2018 mencapai 6,52 MMT, angka ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 6,24 MMT.

Sementara data yang dihimpun Kontan.co.id, konsumsi tepung terigu terbesar berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM mie basah, kue-kue kering, martabak dan lain sebagainya mengkonsumsi sekitar 65% tepung terigu. Industri mie instan, roti, biskuit dan cookies mengkonsumsi sekitar 35%

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karna Brata Lesmana (Kedua dari kanan), pengusaha asal Jakarta yang Mengaku Jadi Korban Pembatalan Sertifikat Lahan Miliknya

Selasa, 23 Juli 2019 - 23:03 WIB

Pengusaha Ini Membantah Pernyataan Yusril

Jakarta - Salah satu penyebab terjadinya masalah pertanahan di Indonesia adalah tak adanya kepastian hukum. Kerap terjadi dalam kasus sengketa lahan, klaim atas bukti kepemilikan yang sah. Jika…

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:59 WIB

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Sebuah konferensi besar di dunia yang didatangi para pelaku bisnis digital dan para startup, RISE 2019 diadakan selama tiga hari di Hong Kong Convention Centre pada tanggal 8 Juli 2019 hingga…

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.