Kedepankan Sumber Daya Setempat, Berau Coal Resmikan Politeknik

Oleh : Herry Barus | Minggu, 07 April 2019 - 09:00 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Menteri ESDM (Foto Dok Industry.co.id)
Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Menteri ESDM (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Tanjung Redeb- Menjawab kebutuhan tenaga kerja terdidik dengan memprioritaskan potensi setempat, mendorong PT Berau Coal – yang hari ini genap berusia 36 tahun – mendirikan politeknik pertama di kabupaten tersebut.

“Kehadiran lembaga pendidikan vokasi di bidang pertambangan, yang berasal dari inisiasi perusahaan dan berada persis di sentra pertambangan adalah upaya menjaring potensi setempat, berikut membekali mereka dengan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Direktur Utama Berau Coal, Fuganto Widjaja saat peresmian Program Pemberdayaan Masyarakat di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dilakukan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan.

Menurut Fuganto, Politeknik Sinar Mas Berau Coal bermula dari diklat berdurasi tiga bulan bagi para lulusan sekolah menengah atas, dan kini bertumbuh menjadi lembaga pendidikan Diploma pertama di Kabupaten Berau. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian ESDM mendorong keterlibatan sektor industri guna berbagi pengetahuan, kompetensi dan kecakapandalam  menghasilkan sumber daya siap kerja.

Di tahun 2018, politeknik yang dikelola oleh Yayasan Dharma Bakti Berau Coal ini mendapatkan izin membuka program studi Diploma 4 Teknik Rekayasa Logistik, Diploma 3 Perawatan Mesin Pertambangan serta Diploma 3 Survei dan Pemetaan menggunakan pendekatan dual system yang memadukan pembelajaran sebanyak 30 persen dan 70 persen selebihnya berupa praktik di lingkungan kerja, sesuai kebutuhan industri, dalam hal ini pertambangan. Para lulusan, sedikitnya akan menyandang sebuah sertifikat kompetensi sebagai pendamping ijazah.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan menganjurkan, “Sama dengan arahan Bapak Presiden, ke depan, kita sebagai bangsa yang memiliki jumlah tenaga kerja besar, harus menciptakan lebih banyak sekolah vokasi. Kita sudah memiliki banyak sekali sekolah umum, tapi kurang memberikan keahlian spesifik, sementara lapangan kerja saat ini sangat membutuhkan keahlian yang spesifik, melalui vokasi.” Menurutnya, pemerintah dapat bekerja sama dengan Berau Coal dengan menggandeng pemerintah daerah, mengembangkan dan memperbesar apa yang hari ini telah diresmikan.

Presiden Komisari Berau Coal, G. Sulistiyanto yang juga hadir mengatakan, pihaknya meyakini pemerataan pendidikan yang berkualitas adalah landasan bagi pergerakan roda bisnis berkelanjutan. “Khususnya bagi Berau Coal yang didukung lebih dari 21 ribu karyawan berikut kontraktor, dimana 52 persen diantaranya adalah warga Berau.”

Budidaya Kakao

Mengedepankan potensi setempat tak hanya dilakukan pada sumber daya manusia, namun menjangkau pula komoditas unggulan. Seperti pendampingan perusahaan pada praktik budi daya kakao bagi masyarakat sekitar pertambangan, yang hari ini resmi dilengkapi Pabrik Pengolahan Kakao.

Tak kurang dari 367 petani turut terlibat dalam Program Ekonomi Agribisnis Berau Coal, mengelola perkebunan kakao seluas keseluruhan 350 hektare, yang menurut Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, “Sebagai upaya mendorong Berau selain sebagai sentra pertambangan dan pariwisata, dapat pula menjadi salah satu pusat budi daya serta produksi kakao nasional. Sehingga kawasan pasca tambang tak saja terpulihkan secara lingkungan, namun juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, secara berkelanjutan.”

Menteri ESDM mengatakan, inisiatif semacam ini akan membuka aktivitas ekonomi serta lapangan pekerjaan baru yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar jika suatu saat kegiatan eksplorasi pertambangan usai.

Energi Berkeadilan

Program dan inisiatif tadi, membutuhkan kontinuitas pasokan energi. Hal ini tak luput dari perhatian Berau Coal yang sejak tahun 2005 telah memasok batu bara secara gratis sejumlah 120.000 MT per tahunke PLTU Lati di Tanjung Redeb yang menjadi andalan PT PLN memenuhi kebutuhan energi di seluruh wilayah kabupaten.

Sementara di sejumlah lokasi yang belum terjangkau jaringan listrik, terutama di daerah terpencil sekitar tambang, dengan dukungan sesama pilar bisnis Sinar Mas, PT Surya Utama Nuansa, Berau Coal menginisiasi program energi terbarukan berupa pembangkit listrik tenaga surya bagi desa binaan dan komunitas adat terpencil Dayak. Selain itu, guna mendukung gelaran MTQ Provinsi Kaltim tahun lalu, turut dipasang hingga 100 penerangan jalan umum tenaga surya.

“Sebaik apapun program nya, tanpa pasokan energi yang memadai, tentu tidak akan berlangsung optimal. Itu sebabnya, pemenuhan kebutuhan energi secara berkeadilan di Berau menjadi salah satu program corporate social responsibility kami,” kata Fuganto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 21 Mei 2019 - 22:00 WIB

Ketua DPR: Sikapi Rekapitulasi Akhir Pemilu dengan Arif dan Bijaksana

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersyukur tahapan akhir Pemilu 2019 telah selesai ditandai dengan diumumkannya hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa dini hari (21/05/19).…

Dari kiri ke kanan: Manager Komunikasi Internal BNI Syariah, Alyusri; Pgs Manager Koordinator BNI Syariah, Iqbal Taqiudin; Sekretaris Perusahaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari.

Selasa, 21 Mei 2019 - 21:52 WIB

Green Ramadhan, BNI Syariah Gelar Serangkaian Kegiatan dan Promo

Green Ramadhan, BNI Syariah Gelar Serangkaian Kegiatan dan Promo

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Selasa, 21 Mei 2019 - 21:30 WIB

Menhan Ryacudu Pastikan Kondisi Aksi 22 Mei Kondusif Stabil

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizad Ryacudu memastikan kondisi keamanan menjelang aksi 22 Mei 2019 berjalan kondusif dan stabil.

Kemensos Pastikan Ida Faridha Mendapatkan PKH

Selasa, 21 Mei 2019 - 21:20 WIB

Kemensos Pastikan Ida Faridha Mendapatkan PKH

Pemerintah mengabulkan harapan Ida Faridha (54) warga Kawarang untuk mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku telah menelusuri keberadaan…

Brigjen Pol Mohammad Iqbal Karopenmas Polri

Selasa, 21 Mei 2019 - 21:03 WIB

Enam Sikap Masyarakat Jelang Pengumuman Resmi KPU Terkait Pilpres

Sehubungan dengan pengumuman terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024, terdapat masa-masa yang tidak menginginkan/menolak/makar terhadap Presiden terpilih nanti pada…