LPDB Siap Dukung Hilirisasi Produk Kelapa

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 05 April 2019 - 22:37 WIB

LPDB KUMKM menyatakan siap mendukung perkembangan hilirisasi industri kelapa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional
LPDB KUMKM menyatakan siap mendukung perkembangan hilirisasi industri kelapa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional

INDUSTRY.co.id, Yogyakarta -  Pemerintah menyatakan siap mendukung perkembangan hilirisasi industri kelapa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, hal ini dikatakan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM), Braman Setyo.

Menurut Bram, kelapa merupakan komoditas yang sangat bernilai ekomomis karena mampu menghasilkan berbagai produk turunan.

"Saya sangat senang sekali pertemuan hari ini, ini merupakan sektor produktif. Sektor ini harus menyerap kucuran dana lebih tinggi dari sektor lainnya, karena sektor produktif mempunyai nilai tambah yang lebih berkali-kali lipat. Kelapa, banyak sekali produk turunannya yang mampu menghasilkan nilai tambah," kata Bram pada acara Temu Mitra Koperasi Kelapa di Yogyakarta, Jumat (5/4/2019).

Lebih lanjut Bram mengungkapkan bahwa LPDB pada tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 triliun untuk dikucurkan kepada pelaku usaha.

Karenanya untuk mendorong hilirisasi olahan kelapa, LPDB siap memberikan kucuran kredit kepada pelaku usaha sepanjang syarat dan ketentuan terpenuhi.

"LPDB tahun ini mempunyai anggaran untuk dikucurkan sejumlah Rp 1,5 triliun. Kalau terkendala untuk investasi mesin, akan kita bicarakan secara langsung, LPDB siap mendukung untuk mengucurkan kredit kepada yang bersangkutan," kata Bram.

Pada saat yang sama, perwakilan dari Koperasi Krambi Idjo, Syaukani mengapresiasi atas dukungan pemerintah untuk hilirisasi komoditas kelapa untuk memberikan nilai tambah, namun ia juga mengatakan, perlu adanya kepastian romaterial agar stabilitas produksi dapat berjalan dengan baik.

Karenanya ujar Syaukani, selain dukungan hilirisasi, diperlukan juga dukungan dari pemerintah untuk penataan perkebunan kelapa secara nasional.

"Saat ini kebanyakan penghasil kelapa adalah kebun rakyat. Untuk diserap ke industri pengolahan, persediaan kurang. Karena itu, perlu juga dukungan kebijakan dari pemerintah untuk menata perkebunan kelapa. Jadi kenapa sawit maju, karena ia ditata perkebunannya oleh kebijakan pemerintah, nah harapannya kelapa juga gitu. Selain kaya dengan produk turunan, secara ekologi, kelapa juga ramah lingkungan," kata Syaukani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Senin, 24 Februari 2020 - 06:00 WIB

Wapres Ma'ruf Amin dan Ketua MPR RI Hadiri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan begitu banyak filosofi bikers yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan keseharian. Seorang biker harus menjaga keseimbangan agar dapat melaju…

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Senin, 24 Februari 2020 - 05:37 WIB

Mengupas Saham Pilihan Awal Pekan

IHSG masih terlihat berusaha untuk keluar dari fase konsolidasi wajarnya, memanfaatkan momentum koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor. IHSG akan berada di level 5821 - 6024.

Ilustrasi ATM BCA (Foto Ist)

Senin, 24 Februari 2020 - 05:28 WIB

IHSG Konsolidasi, Enam Saham Jadi Perhatian

Secara teknikal seakan pulled back Moving Average 20 hari dan upper bollinger bands dengan konfirmasi break out support Moving Average 5 hari dilevel 5900. indikator Stochastic terkonsolidasi…

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.

Senin, 24 Februari 2020 - 04:00 WIB

Bakamla RI Tindak Lanjuti Arahan Presiden Dalam Penguatan Indonesian Coast Guard

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., langsung menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo tentang Penguatan Bakamla RI menjadi Indonesian Coast Guard dengan melaksanakan…

Danmenbanpur 2 Mar Bentuk IOF Surabaya Sebagai Pasukan Relawan Bencana Alam

Senin, 24 Februari 2020 - 03:20 WIB

Danmenbanpur 2 Mar Bentuk IOF Surabaya Sebagai Pasukan Relawan Bencana Alam

Dalam rangka meningkatkan komunikasi sosial dan tanggap penanggulangan bencana alam maka Komandan Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir (Danmenbanpur 2 Mar) Kolonel Marinir Citro Subono, memimpin…