Menperin Siapkan Tiga Strategi Jitu Dongkrak Industri Mamin

Oleh : Ridwan | Senin, 25 Maret 2019 - 17:15 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau proses pengemasan nanas dalam kaleng di pabrik PT Great Giant Pinapple,Lampung (Foto: Kemenperin)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau proses pengemasan nanas dalam kaleng di pabrik PT Great Giant Pinapple,Lampung (Foto: Kemenperin)

INDUSTRY.co.id - Lampung, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meyiapkan tiga strategi jitu guna memacu pertumbuhan industri makanan dan minuman berbasis industri 4.0. 

Adapun ketiga strategi tersebut antara lain, Pertama, mendorong produktivitas di sektor hulu yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan, melalui penerapan dan investasi teknologi seperti sistem monitoring otomatis dan autopilot drones.

Kedua, mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sepanjang rantai nilai untuk mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan hasil produksi dan pangsa pasar mereka.

"Selanjutnya, meningkatkan ekspor dengan memanfaatkan akses terhadap sumber daya pertanian dan skala ekonomi domestik," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Peluncuran Kawasan Industri Hortikultura Didukung Aplikasi Industri 4.0 dan Pelepasan Ekspor di Tanggamus, Lampung, Senin (25/3).

Airlangga menyebut, konsep tersebut salah satunya dilakukan oleh PT Great Giant Pineapple di lokasi Tanggamus, Lampung dan telah menjadi bukti nyata bahwa strategi Revolusi Industri 4.0 di sektor mamin dapat diterapkan dengan baik dan secara nyata berhasil meningkatkan produksi dan kualitas produk. 

"Untuk itu, kami mendorong perusahaan-perusahaan industri mamin berbasis agro lainnya agar dapat melakukan hal yang serupa," ucapnya.

Lebih lanjut, bagi Indonesia, implementasi industri 4.0 memberikan peluang untuk merevitalisasi sektor manufaktur Indonesia dengan melipatgandakan produktivitas tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan daya saing global dan mengangkat pangsa pasar ekspor global. 

"Selain itu, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, serta konsumsi domestik menjadi lebih kuat dan Indonesia dapat menjadi salah satu negara dalam 10 besar yang memiliki perekonomin terkuat di dunia," jelasnya.

Airlangga menuturkan, Kemenperin telah menyusun inisiatif Making Indonesia 4.0 yang memuat strategi dan peta jalan untuk menyongsong Industri 4.0 di Indonesia. 

Menurutnya, peta Jalan Making Indonesia 4.0 memberikan arah dan strategi yang jelas bagi pergerakan industri Indonesia di masa yang akan datang, termasuk di lima sektor yang menjadi fokus yaitu makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, otomotif, kimia, serta elektronika. 

Dalam menerapkan Making Indonesia 4.0, Kemenperin aktif memacu 10 prioritas nasional dalam upaya meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing industri nasional.  "Revolusi Industri 4.0 tidak hanya berpotensi luar biasa dalam meningkatkan daya saing, tapi juga mengubah berbagai aspek kehidupan manusia," tuturnya.

Plt Direktur Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Ngakan Timur Antara menambahkan, program kawasan industri hortikultura yang berkolaborasi dengan petani dan kelompok usaha tani melalui Koperasi Usaha Tani atau disebut Corporate Shared Value (CSV), seperti yang diterapkan di Kabupaten Tanggamus bisa menjadi role model bagi wilayah lainnya.

"Sebagai percontohan yang baik, maka konsep kemitraan ini diharapkan dapat diikuti oleh wilayah provinsi lainnya, seperti Bali dan Bengkulu. Keberhasilan konsep ini dapat dilihat dari ekspor produk hortikultura yang hari ini dilepas dengan tujuan ke Singapura dan China," ungkapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto Ist)

Rabu, 24 Juli 2019 - 07:00 WIB

Euromoney Nobatkan BCA sebagai Bank Terbaik

Kinerja, pencapaian, dan transformasi layanan perbankan yang dilakukan BCA menuai pengakuan hingga ke kancah internasional. Melalui ajang Euromoney Awards for Excellence 2019, PT Bank Central…

PT Jasa Marga

Rabu, 24 Juli 2019 - 07:00 WIB

Semester I 2019, Jasa Marga Catat EBITDA Sebesar Rp 3,34 Triliun

Pada Semester I Tahun 2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. berhasil mencatat EBITDA sebesar Rp3,34 triliun, tumbuh sebesar 15,4% dibandingkan dengan Semester I tahun lalu. Jasa Marga pada periode…

 Cabai di Pasar

Rabu, 24 Juli 2019 - 06:58 WIB

Program Simantri Sukses Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Manggarai - Pelbagai upaya dilakukan Kementerian Pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satunya SIMANTRI. SIMANTRI adalah Kegiatan Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi yang…

Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A Purwantono dengan Presiden Direktur KB Insurance Cho Jeong Lae dan Direktur Operasional KB Insurance Hasan dengan disaksikan oleh Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo

Rabu, 24 Juli 2019 - 06:45 WIB

Bank Bukopin-KB Insurance Kerja Sama Asuransi Kerugian

Jakarta – PT Bank Bukopin Tbk dan PT KB Insurance Indonesia hari ini melaksanakan penandatanganan kerja sama penjualan Bancassurance Referensi dalam rangka produk bank untuk Asuransi Kendaraan…

Sriwijaya Air Dukung Pergelaran Jambore Sahabat Anak XXII

Rabu, 24 Juli 2019 - 06:00 WIB

Sambut HAN, Sriwijaya Air Dukung Pergelaran Jambore Sahabat Anak XXII

Sebagai salah satu bentuk kegiatan sosial dan bentuk kasih kepada penerus bangsa, Sriwijaya Air hadir dan turut mendukung kegiatan Jambore Sahabat Anak XXII. Kegiatan yang diprakarsai oleh Komunitas…