INDUSTRY.co.id, Jakarta - Diperlukan langkah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan pihak-pihak terkait dan masyarakat untuk terus menumbuh kembangkan industri dalam negeri.  

Jumlah produksi dan penjualan kendaraan yang makin meningkat akan menjadi potensi pasar bagi IKM logam. Misalnya untuk memproduksi suku cadang, aksesoris, serta perlengkapan kendaraan lainnya.

"Kebutuhan sektor otomotif yang besar tersebut menjadi peluang IKM menciptakan produk berkualitas dalam memenuhi kebutuhan pasar komponen otomotif baik untuk perusahaan manufaktur maupun purna jual" ungkap Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta (28/2/2017).

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan kendaraan roda empat hingga bulan Agustus 2016 mencapai 691.042 unit. Sedangkan dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, penjualan untuk sepeda motor di dalam negeri mengalami peningkatan sebesar 5,4 persen, yaitu dari 527.536 unit pada Agustus 2016 menjadi 555.820 unit pada September 2016.  

Dalam persaingan yang semakin kompetitif saat ini, IKM dalam negeri dituntut untuk mampu bersaing di pasar lokal maupun global. Strategi kemitraan menjadi salah satu upaya efektif untuk membangun IKM yang mandiri.  

"Dalam skema kemitraan, IKM dapat memperoleh kepastian pasar, pasokan bahan baku, perbaikan kualitas dan kuantitas produk IKM, sistem manajemen, peningkatan SDM, akses Informasi, teknologi, dan hal lainnya sesuai dengan permintaan mitra mereka" paparnya.

Untuk itu, diperlukan kemauan yang kuat dari semua pihak dan stakeholder terkait untuk bersama-sama mendorong IKM yang memiliki potensi untuk dikembangkan