Enam Kebijakan Pemerintah Kejar Devisa Pariwisata

Oleh : Herry Barus | Selasa, 19 Maret 2019 - 13:00 WIB

Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)
Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pemerintah dan Bank Indonesia akan mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa parawisata pada 2019 dengan enam langkah strategis sesuai hasil rapat koordinasi yang diputuskan di Jakata, Senin (18/3/2019)

Usai rapat itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan bahwa langkah strategis pertama adalah percepatan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur penopang pariwisata, seperti bandara baru internasional di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

"Bandara internasional baru di Yogyakarta yang segera beroperasi. Targetnya, bandara tersebut bisa melayani wisatawan mancanegara pada April 2019 dan untuk seluruh penerbangan pada Oktober 2019," kata Perry kepada awak media.

Selain bandara baru di Yogyakarta, proyek infrastruktur lain adalah landasan atau "runway" 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, dan penyelesaian pengembangan Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali, untuk memudahkan akses wisatawan mancanegara.

Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada  dapat mencapai 20 juta kunjungan wisman dan dapat menambah devisa 17,6 miliar dolar AS pada 2019.

Selanjutnya, ujar Perry, langkah strategis kedua adalah meningkatkan pengembangan atraksi wisata, yang mengedepankan potensi daerah. Selain itu, peningkatan kualitas pariwisata juga akan ditingkatkan di daerah-daerah perbatasan.

"Pengembangan pariwisata di daerah perbatasan (cross-border tourism) melalui penyelenggaraan sejumlah kegiatan wisata secara periodik," ujarnya.

Langkah strategis ketiga adalah pemerintah dan BI akan meningkatkan kualitas amenitas atau kenyamanan tinggal wisatawan dengan beberapa program seperti penyelenggaran Idnonesia Bersih untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, kemudian peningkatan daya tarik wisatawan.

Pemerintah juga mengupayakan percepatan pembebasan lahan agar dapat lebih mudah menyediakan tingkat amenitas atau kenyamanan yang baik, seperti yang akan dilakukan di sekitar Danau Toba dan Candi Borobudur.

"Pada langkah keempat, kami akan memperkuat promosi pariwisata nasional untuk meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara, antara lain melalui promosi digital (marketplace), pengembangan paket wisata, perluasan paket promo wisata (hot deals) di destinasi wisata," ujar dia.

Pemerintah dan BI juga menyoroti masalah pendanaan untuk pengembangan usaha pariwisata. Di program strategis kelima, pemerintah dan BI akan meningkatkan investasi dan pembiayaan dalam pengembangan destinasi wisata.

Langkah untuk memudahkan pembiayaan ini, antara lain, adanya petunjuk teknis (juknis) untuk penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pariwisata dan penyusunan kajian terkait insentif dan model pembiayaan destinasi wisata.

Di program keenam, pemerintah dan BI nyusun standar prosedur Manajemen Krisis Kepariwisataan dan forum membentuk Manajemen Krisis Kepariwisataan Daerah

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jumat, 22 November 2019 - 09:00 WIB

Empat Anak Usaha Pupuk Indonesia Boyong Prestasi dalam Ajang SNI Award 2019

Empat anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil memboyong prestasi dalam ajang SNI Award 2019. Ajang apreasiasi tersebut digelar oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) di Balai Kartini,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 22 November 2019 - 08:43 WIB

Akhir Pekan IHSG Terkonsolidasi

Jakarta - Secara teknikal IHSG kembali bergerak dibawah moveing average 5 hari dan dikisaran lower bollinger bands. Indikator Stochastic terkonsolidasi negatif dengan RSI yang kehilangan momentum…

U. Saefudin Noer, Direktur Utama PJT II (kiri), Ferry Andrianto, Kepala Bagian Humas Kementerian BUMN dan Dwiki Dharmawan

Jumat, 22 November 2019 - 08:41 WIB

Via Vallen Dan Zaskia Gotik Bakal Tampil Di Jatiluhur Jazz Festival 2019

Dua penyanyi dangdut papan atas, Via Vallen dan Zaskia Gotik bersama puluhan artis bakal menggoyang kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Waduk yang memiliki nama asli Bendungan Ir.…

Industri Tekstil

Jumat, 22 November 2019 - 08:15 WIB

Pemerintah Bakal Bangun Kawasan Industri Tekstil Terintegrasi Seluas 42 Hektare di Tegal, Jawa Tengah

Pemerintah sedang menyiapkan kawasan industri tekstil di Tegal, Jawa Tengah seluas 42 hektare (ha) untuk menunjang daya saing industri tekstil nasional.

CEO PT Organik Inti Indonesia (OII), Wema Augustia Ermalasari (kanan), bersama Direktur Pemasaran OII, Wagiman (tengah); serta konsultan OII dari Pusat Penelitian Karet Indonesia, Adi Chifriadi (ketiga kanan), memberikan penjelasan mengenai produk OII yang siap bersaing dengan produk impor di arena pameran Plastics & Rubber Indonesia ke-32 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo Kemayoran), Kamis (21/11/2019).

Jumat, 22 November 2019 - 08:08 WIB

Inovasi Industri Lokal Ini Sukses Memproduksi Rubber Antioxidants Kelas Dunia

Jakarta-Industri lokal yang memproduksi bahan tambah organik untuk industri karet, PT Organik Inti Indonesia (OII), suskes melakukan inovasi dengan menghasilkan produk rubber antioxidants dan…