Presiden Jokowi: Perizinan Industri Barang Harus Dipermudah dan Berorientasi Ekspor

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 16 Maret 2019 - 05:00 WIB

Presiden Jokowi(Foto Setkab)
Presiden Jokowi(Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id - Medan - Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah sudah seharusnya memberikan kemudahan perizinan, khususnya untuk usaha industri bahan jadi, berorientasi ekspor, termasuk produksi bahan baku yang selama ini diimpor.

Kemudahan perizinan untuk sektor-sektor itu, ujar Presiden di Medan, Jumat (15/3/2019)  sebagai hal penting agar ekspor Indonesia semakin besar, dan kemudian tidak tergantung barang impor, khususnya untuk bahan baku industri.

"Oleh karena itu saya selalu dan ingatkan agar tidak terlalu banyak peraturan yang bisa membuat hambatan berusaha," katanya.

‌Sambil tertawa, Presiden Joko Widodo yang menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam itu, menyebutkan kalau memang tidak terlalu banyak masalah, izin usaha industri untuk mendorong ekonomi Indonesia tersebut ditandatangani saja sambil "tutup mata".

Dia mengatakan hal itu pada tanya jawab dalam acara Silaturahim Dengan Insan Pers di.Medan yang dihadiri sejumlah pimpinan redaksi media massa.

Menurut Presiden yang didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, selain mempermudah perizinan, pemerintah terus membangun infrastruktur yang penting untuk mendukung pertumbuhan industri, khususnya ekspor.

Di Sumut misalnya ada pembangunan Pelabuhan Kualatanjung yang kalau mau jujur, katanya, "diitakuti" negara lain yang sebelumnya menjadi andalan eksportir.

Selain itu, pembangunan jalan tol yang akan memperlancar lalu lintas barang dan manusia, walau pembangunan jalan bebas hambatan itu ternyata masih tetap lebih sedikit daripada negara lain akibat dana anggaran yang terbatas.

"Memang harus ada strategi bisnis dan termasuk membangun ekosistem yang kuat agar perekonomian Indonesia semakin bertumbuh," katanya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu berjalan santai seperti yang ditegaskan Jokowi saat awal pertemuan.

"Santai saja ya, saya mau mengetahui apa permasalahan di tengah masyarakat khususnya Sumut," katanya.

Meski santai, Jokowi berulang kali mengingatkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mencatat pertanyaan, informasi, dan usulan dari para pemimpin redaksi media massa di Sumut.

Hal itu, termasuk permintaan Ketua Serikat Perusahaan Pers Sumut Farianda Putra Sinik yang meminta pemerintah menghapus PPN pada harga kertas yang menyulitkan bisnis perusahaan surat kabar di tengah minat masyarakat membeli koran yang turun.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Jumat, 15 November 2019 - 17:10 WIB

Oktober 2019 Neraca Perdagangan Surplus, Airlangga Sebut Program Pemerintah Dijalan yang Benar

Neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2019 menunjukkan performa yang meningkat dibanding bulan lalu. Hal ini tertuang dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Jumat, (15/11). 

Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.,

Jumat, 15 November 2019 - 17:00 WIB

KASAL Pimpin Upacara Peringatan HUT ke 74 Korps Marinir

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., selaku Inspektur Upacara memimpin langsung upacara peringatan HUT ke 74 Korps Marinir tahun 2019, di lapangan apel…

BCA Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang CECT Sustainability Awards 2019

Jumat, 15 November 2019 - 15:00 WIB

BCA Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang CECT Sustainability Awards 2019

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menorehkan prestasi atas keberhasilannya melakukan tanggung jawab sosial perusahaan dalam hal ini penerapan strategi Corporate Social Responsibility (CSR) yang…

Lenovo Legion

Jumat, 15 November 2019 - 14:31 WIB

Juara Legion of Champions Seri 4 Siap Melaju diGrand Final Legion of Champions Bangkok

Lenovo Legion telah sukses menggelar kompetisi lokal final Legion of Champions Seri 4 (LoC IV) yang dilaksanakan di Mall Taman Anggrek – Jakarta pada tanggal 9 –10 November 2019. Kompetisi…

Bank Muamalat (Foto Ist)

Jumat, 15 November 2019 - 13:55 WIB

Peminat Bank Muamalat Wajib Tempatkan Dana Rekening Bersama

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pemberitaan terkait Bank Muamalat, bahwa pada saat ini terdapat beberapa calon investor yang berminat dan sedang berproses untuk memperkuat…