Triawan Munaf Dukung Marcella Zalianty Bangun Bioskop Rakyat

Oleh : Amazon Dalimunthe | Minggu, 10 Maret 2019 - 09:00 WIB

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)
Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

INDUSTRY.co.id - JAKARTA-- Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf RI)  Triawan Munaf  sangat mengapresiasi upaya Keana Pictures di bawah pimpinan Marcella Zalianty yang membangun bioskop yang dapat menjangkau kalangan masyarakat bawah yang selama ini belum tersentuh oleh kalangan pemilik bioskop berjaringan.

Hal ini disampaikan oleh Triawan Munaf saat meninjau lokasi  bioskop yang diberi label Indiskop yang terletak di PD Pasar Jaya Pasar Teluk Gong  di kawasan Jakarta Utara, Jumat (8 Maret) siang.

Pada kesempatan itu Triawan menyatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh Marcella adalah bagian dari upaya menumbuhkan ekosistem perfilman terutama yang menyangkut pertumbuhan penonton. “ Kita tahu jumlah penonton film kita terus tumbuh. Tapi itu masih di bagian kelas menengah ke atas. Dengan adanya Bisokop seperti ini, maka pertumbuhan jumlah penonton akan terus naik. Karena terdorong dengan tumbuhnya penonton dari kalangan bawah, “ kata Triawan Munaf.

Ditambahkan oleh Triawan dengan adanya Indiskop yang juga dipadukan dengan kegiatan kreatif lainnya di lokasi yang sama, merupakan hal yang baru pertama kali ada di Indonesia. “Ini bentuk terobosan baru. Masyarakat di sekitar bioskop bisa melakukan berbagai aktivitas kreativ dengan menggunakan ruang-ruang yang disediakan. Ini kegiatan yang saling menunjang,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama Keana Pictures, Marcella Zalianty mengatakan bahwa saat ini persiapan pembangunan fisik dari Indiskop yang bekerja sama dengan PD Pasar Jaya dan KADIN saat ini mencapai 70 persen. “ Hari ini kita sedang melakukan ujicoba proyektor dan layar.  Pokoknya, Insya Allah akhir April, Indiskop ini sudah bisa kita luncurkan sebagai model untuk bioskop sejenis di berbagai daerah di Indonesia, “ kata  Marcella Zalianty

Menurutnya, sudah banyak daerah daerah lain di Indonesia yang ingin dibuatkan bioskop sejenis. “Tapi saya katakan, tunggu yang ini berjalan dulu. Kami akan pelajari dulu dimana keunggulan dan kelemahannya yang harus diperbaiki. Sebab model bioskop yang memadukan dengan kegiatan yang bersifat ekonomi kreatif ini baru pertama ada di Indonesia, “ katanya.

Harga tanda Masuk  (HTM) untuk menyaksikan pertunjukan film di Indiskop menurut Marcella untuk hari biasa Senin hingga Jumat sebesar Rp. 20.000 dan untuk akhir pecan Sabtu-Minggu sebesar Rp 25.000.

Sebagai salah satu pengurus KADIN Pusat, Marcella juga mengajak rekan rekannya untuk ikut berinvestasi dalam pembangunan Bisokop Rakyat dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Jangan lihat Investasi dana yang di tanam, Tapi lihatlah investasi sumber daya manusia yang bisa tumbuh dari aktivitas penunjangnya. Di tambah dengan pertumbuhan jumlah penonton film Indonesia yang terus naik, Insya Allah, ini tetap akan menguntungkan kok,” ujar Marcella.

Lokasi bioskop Indiskop perdana terletak di Lt 3 Gedung PD Pasar Teluk Gong dan menempati area seluas 2000 M persegi. Di dalamnya terdapat dua gedung biskop berkapasitas 112 orang penonton.  Lalu ada area terbuka dengan tribun yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan. Ini masih ditambah lagi dengan deretan kios kios yang diperuntukkan bagi UKM yang berbasis kreativ seperti penjualan Makanan dan Minuman Khas, kriya, Fotografi, dan lain-lain. (AMZ)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…