Dirjenbun Minta Perusahaan Sawit Ikuti Standar ISPO

Oleh : Herry Barus | Jumat, 01 Maret 2019 - 18:00 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono meminta perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia mengikuti standar dan kriteria yang ditetapkan di dalam ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Sertifikasi lain seharusnya tidak menjadi rujukan utama, apalagi hanya karena tekanan dari  non governmental organization (NGO)/LSM ada perusahaan sawit sampai menghentikan pembelian TBS (tandan buah segar) dari petani.

”Hal ini juga berlaku bagi perusahaan perkebunan yang terafiliasi dengan perusahaan induk mereka di luar negeri. Mereka tidak perlu mengikuti standar NDPE (no deforestation, no peat development, and no exploitation, Red.) karena ini membebani rantai pasok dan ujungnya petani sawit yang dirugikan. Ikuti saja yang ada di ISPO,” kata Kasdi usai menjadi pembicara dalam Pertemuan Nasional Petani Sawit Indonesia di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Kasdi menyampaikan hal ini menjawab pertanyaan wartawan terkait masih terjadinya pemutusan pembelian CPO dari perusahaan pemasok yang dinilai oleh LSM asing tidak memenuhi kriteria NDPE. Padahal perusahaan pemasok tersebut banyak membeli TBS dari perkebunan sawit petani. Setelah sebelumnya pernah diberitakan Grup Wilmar memutus kontrak pembelian dari Gama Plantations, baru-baru ini suspensi serupa dilakukan oleh Minamas Plantations.

Anak perusahaan Sime Darby Malaysia itu menghentikan pembelian CPO dari salah satu pemasok mereka yaitu Saraswanti Group yang beroperasi di Kalimantan Barat.

Seperti dalam rilis dari Sime Darby yang diterima wartawan, penghentian kontrak pembelian CPO tersebut karena tekanan pemberitaan Foresthints. Hanya saja, baik pihak Minamas maupun Saraswanti belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini.

”Indonesia telah mempunyai aturan yang jelas mengenai praktik-praktik berkelanjutan. Hormati dan ikuti saja ISPO karena hanya aturan itu yang berdaulat di Indonesia. Dalam ISPO kita punya komitmen jelas yakni mendorong petani dan industri untuk memproduksi sawit secara berkelanjutan termasuk ketaatan pada NDPE. Jadi industri tidak perlu terprovokasi dengan persyaratan yang bukan ditetapkan pemerintah,” katanya.

 Menurut Kasdi, sejumlah aturan yang diterapkan dalam ISPO telah memenuhi kriteria global  dalam penerapan praktik-praktik berkelanjutan. ”Bahkan ke depan kami justru ingin menyederhanakan aturan, sesuai dengan masukan para pelaku usaha perkebunan termasuk petani agar bisa diikuti semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) Mukti Sardjono mengaku sudah mendengar kabar tentang suspensi pembelian CPO oleh Minamas Plantations kepada anak perusahaan Saraswanti Group.

”Kami menyayangkan terjadinya praktik-praktik tata niaga yang menyebabkan pemutusan pembelian. Apalagi CPO yang diputus itu sebagian hasil olah dari TBS kebun-kebun plasma,” kata Mukti kepada wartawan.

Menurut Mukti, perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia pada dasarnya telah patuh dengan semua peraturan terkait tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

imoo Watch Phone

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:38 WIB

imoo Watch Phone Kado Natal Impian Anak Kini Turun Harga

Baru-baru ini imoo Watch Phone meluncurkan produk terbarunya yaitu imoo Watch Phone Z6 dengan mode flip Front & Rear Dual Camera. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1995 ini dalam lima tahun…

Konferensi Pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2019

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:01 WIB

Total Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik Sebesar 14,7%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memaparkan kinerja industri asuransi jiwa pada kuartal 2019, dengan menghimpun data dari 59 perusahaan dari 60 total anggota. Hasil data tersebut menunjukkan…

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Minggu, 15 Desember 2019 - 20:00 WIB

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Swiss-Belhotel International, yang merupakan jaringan manajemen hotel global, ikut berpartisipasi dalam mempromosikan Bali sebagai daerah tujuan yang ideal bagi mereka yang membutuhkan “bleisure…

Asuransi Ilustrasi

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:30 WIB

Literasi Dorong Industri Asuransi Syariah

Jakarta - Perkumpulan Ahli Asuransi Syariah (Islamic Insurance Society) atau IIS melakukan kegiatan literasi untuk mempromosikan dan mensosialisasikan ilmu dan pengetahuan tentang perasuransian…

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah) bersama Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), Direktur Wholesale and International Business Telkom Edwin Aristiawan (kedua dari kanan), dan Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin (paling kanan)

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:15 WIB

Indigo Game Startup Incubation Dukung Pengembangan Ekosistem Game di Indonesia

Jakarta – Setelah diluncurkan pada September 2019 lalu, rangkaian kegiatan Indigo Game Startup Incubation yang diiniasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi berakhir yang…