Menteri Rini: Sinergi Antar BUMN Percepat Pembentukan Holding

Oleh : Herry Barus | Jumat, 01 Maret 2019 - 10:00 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)
Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Rini Soemarno meyakini dengan adanya pembentukan holding atau holdingisasi maka efisiensi bisa terjadi dan penguatan keuangan akan jadi lebih baik.

"Dengan holdingisasi ini, kita meyakini efisiensi bisa terjadi, penguatan di keuangan juga akan lebih baik dan bisa memotong berbagai macam duplikasi yang sekarang ada," ujar Menteri Rini kepada awak media di Jakarta, Kamis (28/2/2019)

Menteri BUMN menjelaskan bahwa ke depannya kita harus menyadari kompetisi akan semakin berat, maka dari itu sinergi antar BUMN harus lebih ditingkatkan serta holdingisasi harus betul-betul terbentuk.

Sebelumnya Menteri Rini mengungkapkan bahwa tujuan digelarnya rapat koordinasi BUMN tahun 2019 adalah memberikan gambaran bahwa selama empat tahun ini, pihaknya sepenuhnya mendapatkan dukungan dari pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dukungan tersebut dalam bentuk tambahan modal kepada BUMN sehingga BUMN-BUMN banyak bisa melakukan investasi dan merealisasikan program-program pemerintah, terutama yang menyangkut konektivitas apakah itu konektivitas darat sehubungan dengan jalan tol, reaktivasi jalur kereta api, perbaikan stasiun kereta, kemudian penambahan bandara, landasan pesawat sehingga sekarang seperti bandara.

Selain itu, Menteri BUMN juga menyampaikan bahwa bahwa pembangunan infrastruktur yang didorong BUMN sebagaimana ditekankan oleh pemerintah selama ini dalam rangka untuk membuat Indonesia menjadi negara industrialisasi 4.0.

Menteri BUMN menjelaskan bahwa tujuan menjadi negara industrialisasi 4.0 ini bisa tercapai kalau semua sarana infrastrukturnya sudah siap.

Tujuan menjadi negara industrialisasi 4.0, menurut Menteri BUMN, merupakan program pemerintah dimana Indonesia dalam waktu mendatang harus menjadi negara industrialisasi yang siap menyongsong revolusi industri 4.0.

Hari ini, Kementerian BUMN menggelar rapat koordinasi di Jakarta yang dihadiri sekitar 154 BUMN dari berbagai bidang dan lini bisnis usaha.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Jumat, 20 September 2019 - 16:00 WIB

Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah, Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Kredit Pintar, perusahaan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending yang merupakan penyedia solusi kebutuhan akses pembiayaan bagi perorangan…

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Jumat, 20 September 2019 - 15:40 WIB

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Penyakit kardiovaskular masih menjadi ancaman dunia (global threat) dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian di seluruh dunia. Badan kesehatan dunia (WHO) mendorong…

Bank BTN. (Foto: Istimewa)

Jumat, 20 September 2019 - 15:12 WIB

Relaksasi LTV Pacu Penyaluran KPR Non Subsidi BTN

Jakarta-Angin segar bagi sektor perbankan datang dari Bank Indonesia (BI) yang memangkas Suku Bunga Acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (DRRR) menjadi 5,25% atau turun sebesar 25 basis point

Kepala Biro Pariwisata dan Komunikasi Pemerintah Kota Taipe, Liu Yi-Ting (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 20 September 2019 - 15:10 WIB

Hadir di Kompas Travel Fair 2019, Undiscovered Taipe Promosikan Kota Ramah Muslim

Kota Taipe, Taiwan turut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Indonesia "Kompas Travel Fair 2019". Bertema Undiscovered Taipe, paviliun dibuka langsung oleh Duta Besar Kamar Dagang…

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

Jumat, 20 September 2019 - 15:00 WIB

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

One Pride Pro Never Quit, Promotor MMA terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200 laga per tahun serta menghadirkan 300 petarung yang berasal dari 50 klub yang tersebar di Indonesia, kembali…