Menteri Rini: Berkat Program Wirausaha Pertanian, Pendapatan Petani Pamarican Meningkat

Oleh : Herry Barus | Kamis, 28 Februari 2019 - 06:00 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)
Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Ciamis- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau kegiatan operasional pabrik pengolahan gabah di Sentral Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat pada Rabu (27/02/2019).

SPBT Pamarican merupakan salah satu bagian dari program CSR Bank Mandiri dalam rangka mendukung program kewirausahaan pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan usaha desa.

Usai mengikuti program kewirausahaan pertanian tersebut, pendapatan kelompok tani di Desa Neglasari meningkat menjadi Rp 29,8 juta setiap panen, dari sebelumnya hanya 19,8 juta per panen.

"Kehadiran Sentra Pengolahan Beras Terpadu modern dan ramah lingkungan telah meningkatkan nilai tambah usaha petani Pamarican.  Gabah didapatkan dari petani sekitar kemudian diolah menjadi beras kemasan dengan merk “Si Geulis” dan dijual untuk kebutuhan lokal dan kota sekitar baik offline dan online. Tentu ini sangat membantu Petani,” ungkap Menteri Rini.

Sejak bulan Februari 2018, Bank Mandiri  menjalankan program mewirausahakan petani dan membentuk badan usaha dengan nama PT Mitra Desa Pamarican (PT MDP) yang 51% sahamnya dimiiki oleh PT Mitra Bumdes Nasional (PT MBN) dan 49% dimiliki oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bersama dan BUMDes Bersama.

Bank Mandiri juga telah memberikan CSR ke Gapoktan Bersama berupa kompleks Integrated Rice Centre (IRC) atau sering disebut juga sebagai Sentra Pengolahan Gabah Terpadu (SPBT) yang terdiri dari gedung pabrik lengkap dengan mesin IRC modern, gudang (kapasitas 300 ton), kantor, dan toko yang didirikan di atas 6.160 m2 tanah kas desa dengan sewa selama 20 tahun.

Kompleks IRC tersebut telah beroperasi sejak Oktober 2018 dan dikelola secara profesional oleh Gapoktan Bersama dann PT MDP. Pembangunan CSR Bank Mandiri di lahan desa Neglasari ini menggunakan metode Bangun Guna Serah, artinya obyek CSR yang semula dimiliki Gapoktan tersebut setelah 20 tahun akan diserahkan kepada Desa Neglasari.

“Program-program seperti ini saya  terus dukung, bagaimana BUMN tidak hanya mencetak keuntungan tetapi juga terus mendukung perbaikan kesejahteraan petani," tegas Menteri Rini.

Salurkan KUR

Selain menyalurkan program CSR, Bank Mandiri juga mendukung pembiayan bagi petani Pamarican melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terintegrasi dengan Kartu Tani. Hingga saat ini tercatat sebanyak 10.000 kartu  tani telah disalurkan di Pamarican dan sebanyak 113.000 kartu di seluruh Kabupaten Ciamis. Sementara total penyaluran KUR tercatat sudah mencapai Rp 21 miliar yang disalurkan kepada 1.210 petani.

PT MDP telah memasarkan beras “Si Geulis” sebanyak 770 ton senilai Rp 8 miliar selama tahun 2018. Beras “Si Geulis” telah mampu memenuhi kebutuhan program Bantuan Pangan non-Tunai (BPNT) Ciamis dan Pangandaran rata-rata sebanyak 120 ton/bulan, penjualan ke distributor dan Pasar induk Jakarta. Pemasaran beras “Si Geulis” juga telah dilakukan secara ONLINE di Blanja.Com, Bukalapak, Tokopedia,JD.ID danShopee.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…