INDUSTRY.co.id, Jakarta - Gembar-gembor kedatangan Raja Saudi Arabia, Salman bin Abdulaziz membangkitkan geliat sektor pariwisata Indonesia. Selain kedatangannya dengan 1500 pengusaha, Arab Saudi mengaku berniat investasi disektor pariwisata. Tiga lokasi kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata yang diminati Arab Saudi ialah, KEK Mandalika Lombok, Tanjung Lesung Banten, dan Sumatera Barat.

“Arab Saudi berminat memperbesar investasi di indonesia, khususnya di bidang pariwisata dan portofolio keuangan. Selain itu, Arab Saudi akan menginvestasikan US$ 6miliar pembangunan kilang minyak di Cilacap. Harapannya investasi Arab Saudi bisa sampai dengan US$ 25 miliar,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung, seperti dilansir situs Setkab, akhir pekan.

Seperti diketahui, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi dipastikan akan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret mendatang. Raja Salman terlebih dahulu akan melakukan kunjungan kenegaraan pada 1-3 Maret, dan kemudian dilanjutkan dengan beristirahat di Pulau Dewata, Bali, pada tanggal 4-9 Maret mendatang.

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia ini merupakan kunjungan yang sangat bersejarah, karena terakhir kali ke Indonesia, terjadi pada tahun 1970, atau 47 tahun yang lalu. Pramono menyatakan Raja Arab Saudi itu akan membawa rombongan terbesar.

"Kurang lebih 1.500 orang, 10 menteri, 25 pangeran," kata Pramono.

Presiden Jokowi akan menganugerahkan bintang kehormatan tertinggi Republik Indonesia kepada Raja Salman. Bintang kehormatan ini diberikan, karena ketika melakukan kunjungan ke Arab Saudi, Jokowi juga mendapatkan kehormatan tertinggi dari Kerajaan Arab Saudi.

Juga untuk pertama kalinya pula, Jokowi akan menjemput secara langsung tamu negara, Raja Salman di Bandar udara. "Kenapa ini dilakukan? Karena ketika berkunjung ke Arab Saudi, Presiden Jokowi dijemput di pintu pesawat oleh Raja Salman.

Sehingga dengan demikian, hubungan ini adalah hubungan yang sangat dekat, sangat erat, sangat akrab," terang Pramono.