Menperin Apresiasi PT. Jababeka Bangun Fasilitas Pengembangan Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi

Oleh : Ridwan | Jumat, 15 Februari 2019 - 16:30 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara dalam acara HRD Forum Jababeka (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara dalam acara HRD Forum Jababeka (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id -Cikarang, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada PT. Jababeka, Tbk. yang ingin membangun fasilitas untuk memacu pengembangan industri teknologi informasi dan komunikasi.

"Sebab, sektor tersebut tumbuhnya cukup tinggi seiring implementasi industri 4.0," kata Airlangga dalam acara "HRD Forum Jababeka" di Cikarang, Bekasi (15/2).

Ditambahkan Airlangga, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pusat riset di Korea untuk pengembangan teknologi digital.

Menurutnya, dalam kerja sama tersebut, nantinya pusat riset korea akan membantu dalam mengembangkan inovasi teknologi digital di tanah air.

"Jadi, apapun yang ada di Korea akan dibawa ke Indonesia," terangnya.

Lebih lanjut, Menperin menjelaskan, pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan inovasi menjadiciri implementasi revolusi industri 4.0. Misalnya, nanti perusahaan manufaktur, pemasok peranti, dan pelanggannya akan terhubung padaplatform internet of things(IoT).

"Berdasarkan beberapa hasil studi internasional, penerapan industri 4.0 dapat menambah total market ekonomi kita hingga USD200 miliar di tahun 2030. Selain itu, juga mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 1-2 persen," ungkapnya.

Bahkan, survei McKinsey (2018) menyebutkan, teknologi digital dapat memberi sumbangsih sebesar USD3 triliun untuk pasar ekonomi global pada 2030. Itu setara dengan 16 persen lebih tinggi dari total produk domestik bruto (PDB) sedunia pada saat ini.

Perkembanganekonomi digital dianggap akan mengontrol ekosistem atau cara hidup manusia di masa depan. Contohnya di bidang telekomunikasi, saat ini pilihannya hanya dua, android dan IOS.

"Bank bisa saja tidak dibutuhkan karena marketplace sudah menyediakan layanan penjualan, pembayaran dan pengiriman. Selain itu, financial market sekarang berbeda, sudah konvergen dengan teknologi. Dengan teknologi, semua data bisa terbuka, terekspos kepada pasar," papar Airlangga.

Sementara itu, Chairman PT. Jababeka, Tbk. Setyono Djuandi Darmono mengatakan, pihaknya mempercayakan pelatihan dan bimbingan teknologi digital dan komunikasi di Kawasan Industri Jababeka kepada Kementerian Perinduatrian.

"Kementerian Perindustrian sudah meiliki kompetensi yang cukup baik untuk program ini, jadi saya percayakan semua kepada Bapak Menteri Airlangga," katanya.

Seperti diketahui, Pusat pelatihan ICT (information and communication technology) seluas 10 hektare telah dibangun di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

Pembangunan fasilitas training tersebut didanai hibah dari pemerintah Korea Selatan melalui KOICA (Korea Organization Intenational Cooperation Agency) sebesar 8,9 juta dollar AS dan dana pendamping dari pemerintah sebesar Rp10 miliar. Sementara untuk lahan disediakan PT Jababeka.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun sawit (Foto Dok Tribunnews)

Senin, 20 Mei 2019 - 15:30 WIB

Hadapi UE, Indonesia Harus Punya Konsep Kawasan Hutan dan Deforestasi

Para pemangku kepentingan perlu duduk bersama untuk membahas pemahaman kawasan hutan dan deforestasi. Hal itu supaya ada aturan yang tegas dan tidak multitafsir agar tidak setiap ada kegiatan…

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 14:47 WIB

Forbes Kembali Nobatkan Bank BRI Sebagai Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia

Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali dinobatkan oleh Forbes sebagai Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia.

Arc by Crown Group

Senin, 20 Mei 2019 - 14:00 WIB

Crown Group Hadirkan Griya Tawang Berkonsep Manhattan Senilai Rp70 M di Sydney

Pengembang properti terkemuka di Australia, Crown Group kembali meluncurkan griya tawang megah bergaya Manhattan di proyek hunian vertikal terbarunya, Arc by Vrown Group di jantung kota Sydney.

Jalan perbatasan Nusa Tenggara Timur

Senin, 20 Mei 2019 - 12:03 WIB

Pembangunan Jalan Sabuk Merah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Perbatasan NTT

Selain merampungkan PLBN, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) X Kupang Direktorat Jenderal Bina Marga juga tengah membangun Jalan perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT)…

Presdir Lion Air Group Edward Sirait (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 12:00 WIB

Lion Air Group Lantik 75 Awak Pesawat Persiapkan Penerbangan Aman Menyenangkan

Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group telah melantik 75 awak pesawat (air crew) dalam rangka promosi jabatan…