IHSG Bergerak Berat Naik Hari Ini

Oleh : Wiyanto | Selasa, 29 Januari 2019 - 07:53 WIB

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) (ist)
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) (ist)

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Secara teknikal IHSG menyentuh level resistance target dikisaran 6500 dan melemah break out level support MA5. Candlestick membentuk pola bearish engulfing dengan potensi melemah menguji level lower bollinger bands dan MA20 dikisaran 6360.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, indikator Stochastic bearish setelah keluar dari area overbought dengan momentum RSI yang mulai menukik negatif akan memberatkan pergerakan IHSG pada perdagangan selanjutnya.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melanjutkan pelemahan dengan range pergerakan 6400-6465," katanya di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya WTON, CPIN, HMSP, HOKI, BBNI, ADRO.

Mayoritas indeks saham Asia ditutup moderate. Indeks Nikkei (-0.60%) dan TOPIX (-0.68%) menutup perdagangan lebih dulu dengan pelemahan sedangkan Indeks saham Hangseng (+0.03%), Shanghai (-0.02%) dan KOSPI (-0.02%) bergerak terkonsolidasi diambang zona negatif. Investor melakukan aksi tunggu terhadap hasil pertemuan antara mentri perdagangan AS dan China dalam kesepakatan dagang. Pasar Cina didukung ketika People's Bank of China membebaskan potensi $ 37 miliar untuk pinjaman bank dan kepala baru ditunjuk untuk memimpin regulator sekuritas utama.

IHSG (-0.37%) ditutup melemah 24.13 poin kelevel 6458.71 dengan sektor Property (-1.72%) dan Infrastruktur (-1.41%) menjadi pemimpin pelemahan. Saham CTRA (-5.61%) menjadi pemimpin pelemahan disektor property meskipun secara fundamental cukup baik dengan estimasi 2018 cukup baik dimana terdapat peningkatan penjualan 15.8%, Bottom line 14.4% dan Target Price secara konsensus dilevel 1280. Selain itu Duo saham telekomunikasi seperti EXCL (-2.74%) dan TLKM (-2.58%) menuai kekalahan terdalam disektor infrastruktur dengan trigger ketatnya persaingan harga data di Indonesia. Rupiah menguat 0.15% kelevel Rp14.072 per USD. Meskipun demikian investor asing tercatat net sell 661.58 miliar rupiah diawal pekan ini.

Di Eropa mayoritas indeks ekuitas dibuka pesimis. Indeks Eurostoxx (-0.55%), FTSE (-0.25%) dan DAX (-0.43%) dibuka gap down setelah menguat dua hari berturut-turut menyusul moderatenya mayoritas saham Asia. Pound tergelincir dengan penurunan terbesar dalam lebih dari seminggu di depan suara kunci yang lebih berpotensi di parlemen Inggris pada hari Selasa. Sentimen selanjutnya masih mengenai prospek pembicaraan perdagangan AS-China, Harga komoditas energy seperti Minyak WTI dan Batubara merespon stok persediaan minyak di AS setelah sanksi venezuela yang di kabarkan memangkas supply dan menaikan demand.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perizinan SIKM

Minggu, 31 Mei 2020 - 20:15 WIB

Cek Fakta SIKM Pemprov DKI Jakarta

Perizinan SIKM telah dibuka sejak Jumat, 15 Mei 2020. Pemohon disarankan untuk mengajukan perizinan SIKM secara bijak sebelum melakukan perjalanan dengan hindari dilakukan pada waktu yang mendesak…

Konsep Micro Farming

Minggu, 31 Mei 2020 - 18:45 WIB

Micro Farming Solusi Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Micro farming adalah pertanian keluarga dengan memanfaatkan lahan terbatas di pekarangan atau sekitar rumah dengan budidaya pertanian produktif

Pemakaman Pasien Covid-19

Minggu, 31 Mei 2020 - 18:15 WIB

Gawat! Kasus Kematian Covid-19 di Jatim Makin Mendekati DKI Jakarta

Kasus kematian akibat pandemi virus corona (COVID-19) di Jawa Timur kembali melonjak pada hari ini.

Olah Raga Memanah Tingkatkan Kemampuan Prajurit Marinir

Minggu, 31 Mei 2020 - 18:00 WIB

Olah Raga Memanah Tingkatkan Kemampuan Prajurit Marinir

Komandan beserta Perwira Staf Mako Brigif 2 Marinir melaksanakan latihan memanah dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan memanah bagi Perwira Brigif 2 Marinir di Bhumi Marinir Gedangan,…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Minggu, 31 Mei 2020 - 17:30 WIB

Anies Ingatkan ASN: Didepan Seragam Kita Ada Simbol Negara, Tugas Kita Menomorsatukan Rakyat Daripada Diri sendiri

"Saya ingatkan kepada kita semua, di sisi depan baju seragam kita ada simbol abdi negara. Itu bukan sekedar ornamen seragam, itu adalah wujud sikap kita. Kita adalah penyelenggara negara,"