Sinar Mas Wakafkan Alquran bagi Masjid dan Lembaga Pendidikan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 25 Januari 2019 - 15:30 WIB

Direktur Sinar Mas Grroup Saleh Husin (Foto Dok Industry.co.id)
Direktur Sinar Mas Grroup Saleh Husin (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Upaya melengkapi ketersediaan mushaf Alquran di sarana peribadatan dan lembaga pendidikan melalui program Wakaf Quran bagi Negeri masih berlanjut.

“Wakaf kali ini, diperuntukkan bagi SMK Muhammadiyah beserta sejumlah masjid di Kecamatan Kersamanan, Garut, Jawa Barat,” ujar Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin seusai penyerahan simbolik mushaf Alquran kepada Ketua Yayasan SMK Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat, Prof Dr KH Dadang Kahmad di Jakarta.

 

Selain memperluas ketersediaan Alquran bagi masyarakat, khususnya di lembaga pendidikan, kegiatan ini menurut Saleh dimanfaatkan pula untuk bersilaturahim berikut berbagi ide. “Muhammadiyah adalah salah satu lembaga yang menginspirasi kami seputar nilai-nilai Islam yang moderat sekaligus toleran,” ujar Saleh,Jumat (25/1/2019)

Di lingkup Sinar Mas, terdapat lebih dari 300 sarana peribadatan Islam seperti mesjid dan mushala, dimana pihaknya berharap dapat menjadi wahana penyebarluasan keislaman yang terbuka, damai, toleran dan peduli sesama.

Sebelumnya, wakaf ratusan Alquran juga dilakukan bagi beberapa masjid yang berada di Sulawesi Selatan, melalui penyerahan simbolik kepada Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Komunikasi dan Informasi, Husein Abdullah di Jakarta (24/1) didampingi pula oleh Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas, Dhony Rahajoe.

Wakaf menjadi satu dari rangkaian  Wakaf Quran untuk Negeri yang telah berlangsung sejak tahun 2008 dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas. Sepanjang kurun waktu tersebut, tersalurkan lebih dari 800 ribu mushaf Alquran, 50.000 buku panduan membaca Alquran dan Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurut Saleh, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Sinar Mas dalam menjalankan program corporate social responsibility mengedepankan produk dan merek andalan sendiri.

Seluruh Alquran yang diwakafkan dicetak di atas kertas Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mills guna pencetakan kitab suci dan buku agama.

Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari MUI karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Rabu, 13 November 2019 - 22:21 WIB

BNI Syariah Catat Empat Kesepakatan Bisnis di Pembukaan ISEF 2019

Jakarta - BNI Syariah mencatatkan empat kesepakatan bisnis dalam acara business matching pada pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11) dihadiri…

Direktur Risk Management and Compliance Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa dengan Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson

Rabu, 13 November 2019 - 21:52 WIB

Bentuk Kawasan Halal, Mandiri Syariah Gandeng Modern Industrial Estat

Jakarta—PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menandatangani kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. Mou…

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson bersama Direktur Managemen Resiko & Kapatuhan Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa, Direktur Bisnis SME & Komersial PT Bank BNI Syariah Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Kokok Alun Akbar, Chief Corporate Banking Officer PT Bank Muamalat Indonesia Irvan Y. Noor, serta Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan Nurundin N.H Ting seusai penandatanganan perjanjian kerja sama

Rabu, 13 November 2019 - 20:00 WIB

PT Modern Industrial Estat Teken MoU dengan 4 Bank Syariah dan Barakah Taiwan Halal Hub

PT Modern Industrial Estat menjalin kerja sama dengan empat Bank Syariah di Indonesia serta Barakah Taiwan Halal Hub, yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar…

Sistem pengolahan sampah terpadu

Rabu, 13 November 2019 - 19:30 WIB

Tangani Masalah Sampah Plastik, Inaplas Dorong Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industru Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono mengakui bahwa hingga saat ini, sistem pengolahan sampah di Indonesia masih bekum sempurna.

Ilustrasi industri Kosmetik (Foto ist)

Rabu, 13 November 2019 - 17:35 WIB

Serap 675 Tenaga Kerja, Pelaku Industri Kosmetik Dalam Negeri Terus Tumbuh

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan bahwa pelaku industri kosmetik dalam negeri terus bertumbuh hingga 153 perusahaan, sehingga total saat ini mencapai lebih dari 760 perusahaan.