BI Yakin Pasar Tidak "Wait and See" Jelang Pemilu

Oleh : Herry Barus | Jumat, 18 Januari 2019 - 06:30 WIB

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (Foto Ist)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini dunia usaha dan investor tidak akan ragu dan memilih menunggu (wait and see) untuk mengeksekusi kegiatan bisnis, meskipun di dalam negeri sedang diramaikan dinamika politik menuju Pemilihan Legislator dan Presiden 2019.

"Kami melihat bahwa kepercayaan diri investor baik di dalam maupun luar negeri itu terus tumbuh dan sejumlah indikator itu telah menunjukkan hal itu," kata Perry dalam jumpa pers Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (17/1/2018)

Dinamika politik terkait Pemilu sudah membayangi pasar domestik sejak 2018. Namun, kata Perry, investasi dan konsumsi domestik terus membaik. Misalnya, pertumbuhan investasi riil yang membentuk Produk Domestik Bruto terus menggeliat.

Di kuartal III 2018, investasi bisa tumbuh 6,9 persen, dan menurut Perry, pertumbuhan itu akan berlanjut di kisaran yang sama di kuartal IV 2018, alias tidak terjadi perlambatan.

"Secara keseluruhan di 2018, investasi itu tumbuh hampir tujuh persen," ujar dia.

Menurut perkiraan Bank Sentral, di kuartal I 2019, investasi akan terus terkerek permintaan domestik, baik untuk sektor bangunan maupun non bangunan.

"Indikator lain, neraca modal di 2018 (neraca pembayaran) yang surplus," kata dia. Di kuartal IV, neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan 4,2 miliar dolar AS.

Selain itu, indeks pengeluaran yang terlihat dari konsumsi rumah tangga masih bertumbuh. Di kuartal III 2018, konsumsi rumah tangga naik 5,2 persen, dan diperkirakan akan berlanjut tumbuh melebihi angka tersebut di kuartal IV 2018.

"Secara keseluruhan pertumbuhan konsumsi rumah tangga tinggi di atas lima persen itu menunjukkan kuatnya daya beli. Itu tentu saja didukung oleh peningkatan pendapatan dan terkendalinya inflasi  yang terkait dengan pertumbuhan konsumsi," ujar dia.

Pada 2019, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5-5,4 persen (yoy).

Adapun Tanah Air sedang menuju tahapan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden pada 17 April 2019. Masa Kampanye Pemilu sudah dimuali sejak Oktober 2018 dan saat ini sedang memasuki tahap debat antara kandidat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH, Mli. (foto doc usu.ac.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 19:45 WIB

KPPU Tak Berwenang Awasi Kemitraan Sawit

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai tidak berwenang mengawasi kemitraan inti-plasma yang terjadi di perkebunan kelapa sawit. Pasalnya dasar hukum yang digunakan oleh…

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:35 WIB

Ciptakan SDM Berkualitas, Kemenperin Gandeng Chandra Asri Bangun Politeknik Petrokima

Pemerintah terus berkomitmen untuk pengembangkan industri petrokimia dalam negeri agar semakin berdaya saing di kancah global. Salah satu upayanya melalui penyiapan sumber daya manusia yang…

Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:00 WIB

Pullman Jakarta Central Park Buka Puasa Bersama Ibu Guru Kembar dan Siswa Sekolah Darurat Kartini

Pullman Jakarta Central Park Bersama dengan Ibu Guru Kembar—Rossy dan Rian berbagi kebahagiaan Bulan Ramadhan dengan siswa siswi Sekolah Darurat Kartini yang bertempat di Lodan Ancol Jakarta…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 17:10 WIB

Triwulan I/2019, Industri Manufaktur Mampu Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebutkan, sejumlah industri manufaktur mampu berkinerja di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi…

Kemenkop dan UKM kerja sama dengan Baznas Berdayakan Zakat

Senin, 27 Mei 2019 - 16:38 WIB

Kemenkop dan Baznas Sepakat Berdayakan Usaha Mikro Melalui Zakat

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam memberdayakan usaha…