CT Sepakat Inovasi Kreativitas Kunci Hadapi Revolusi 4.0

Oleh : Herry Barus | Jumat, 18 Januari 2019 - 06:00 WIB

Pengusaha Nasional Chairul Tanjung (Foto Dok Industry.co.id)
Pengusaha Nasional Chairul Tanjung (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pengusaha Chairul Tanjung menilai inovasi dan kreativitas sebagai kunci utama bagi dunia usaha dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Dalam diskusi kuliah umum Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (17/1/2018) pengusaha yang kerap disapa CT itu mengatakan inovasi dan kreativitas menuntut siapa pun untuk bisa menang dalam kompetisi di era teknologi seperti saat ini.

"Dalam era 4.0, kompetisi itu berubah. Kalau dulu yang menang itu yang lebih efisien dan produktif, sekarang dengan perubahan teknologi dan generasi, untuk menang butuh inovasi, kreativitas, dan entrepreneurship," katanya.

Menurut CT, efisiensi dan produktivitas hanya akan membuat pengusaha sekadar bertahan. Padahal untuk bisa menang bersaing, dibutuhkan inovasi dan kreativitas selain efisiensi dan produktivitas.

"Kita siap tidak? Untuk efisiensi dan produktivitas saja kita belum menang, sekarang tantangannya bertambah. Makanya, kita butuh sumber daya manusia yang luar biasa untuk bisa menang kompetisi dan maju ke depan," tutur mantan Menko Perekonomian itu.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam kuliah umumnya bertajuk Indonesia and The World: Future Trajectory, Opportunity and Challenges juga menekankan pentingnya inovasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

JK menyebut inovasi di tengah perubahan teknologi yang ada saat ini diharapkan dalam membuka peluang baru untuk membuka lapangan kerja alih-alih tergantikan oleh teknologi.

"Jadi, kita intinya harus berinovasi. Inovasi kepada hal yang baru yang diakibatkan oleh perubahan teknologi," ujarnya seperti dilansir Antara.

Kuliah umum yang digelar Universitas Paramadina dan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman itu dihadiri pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Staf Ahli Wapres yang juga pengusaha, Sofjan Wanandi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…