Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 799 Miliar Bangun Jargas di 17 Kabupaten

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 17 Januari 2019 - 17:04 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan meninjau Pembangungan Jaringan Gas
Menteri ESDM Ignasius Jonan meninjau Pembangungan Jaringan Gas

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan jaringan gas (jargas) sambungan rumah tangga di 17 kabupaten dan kota untuk tahun anggaran 2019. Total estimasi biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 799,96 miliar.

Anggaran diambil dari pagu Direktorat Jenderal Migas 2019 dari total yang mencapai Rp 1,17 triliun. Dirjen Migas Djoko Siswanto mengakui sebenarnya untuk 2019 dianggarkan untuk 18 kota kabupaten, namun satu kota dihilangkan dalam rencana yakni Kabupaten Bojonegoro dengan rencana sambungan sebanyak  4.000 sambungan rumah tangga (SR).

“Kita mundurkan karena kajian belum selesai. Nanti akan dimasukkan ke anggaran tahun depan, jadi diundur ke 2020,” kata Djoko dalam rapat pembahasan rencana kerja Kementerian ESDM bersama Komisi VII DPR, kemarin.

Sebanyak 17 kabupaten dan kota yang akan menjadi target pembangunan jargas adalah Kabupaten Aceh Utara sebanyak 5.000 SR, Dumai 4.300 SR, Jambi 2.000 SR. Palembang 6.000 SR, Depok 6.230 SR, Bekasi 6.720 SR, Karawang 2.681 SR, Purwakarta 4.180 SR, dan Cirebon 6.105 SR.

Selain itu, Kabupaten Lamongan 4.000 SR, kabupaten dan kota Mojokerto masing-masing 4.000 SR, Pasuruan 4.000 SR, Probolinggo 4.000 SR, Banggai 4.000 SR, Wajo 2.000 SR dan Kutai Kertanegara 5.000 SR.“Total jumlah sambungan adalah 74.216 SR,” tukas Djoko.

Tahun ini juga akan dilakukan proses kajian Front End Engineering Design (FEED) untuk menetapkan lokasi pembangunan jargas berikutnya. Ada 15 lokasi yang dilakukan FEED, diantaranya Kabupaten Banyuasin, Musi Rawas, Serang, Tangerang, Bogor, Karawang, Purwakarta, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Kutai Kartanegara, dan Banggai. “Total anggaran untuk kajian ini Rp 1,584 miliar,” kata Djoko.

Pada tahun ini pagu anggaran Kementerian ESDM sebesar Rp 4,99 triliun, lebih kecil dibanding anggaran 2018 sebesar Rp 6,57 triliun.Selain jargas, ada pembagian alat pengubah konsumsi bahan bakar nelayan dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) atau converter kit pada kapal nelayan sebanyak 14.305 paket senilai Rp 119,4 miliar.

Penyediaan bor air tanah dangkal untuk tanggap darurat 20 titik senilai Rp 2,9 miliar, pemboran air bersih di daerah sulit air 750 titik senilai Rp 430 miliar. Pembagian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) sebanyak 96.481 unit senilai Rp 315 miliar. Serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) di 10 lokasi senilai Rp 118,7 miliar.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rizal Ramli (dok RMOL)

Kamis, 25 April 2019 - 23:23 WIB

Rizal Ramli: Target Ekonomi Tahun 2020 Mediocre, Ngapain Jadi Presiden Lagi?

Target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah Jokowi sebesar 5,3-5,6% untuk tahun 2020 sangat mengecewakan. Karena, angka itu nyaris sama dengan kinerjanya selama 4,5 tahun terakhir yang…

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita Kordinasi perunggasan

Kamis, 25 April 2019 - 23:08 WIB

Kementan Lakukan Koordinasi Bahas Strategi dan Kebijakan Perunggasan Nasional

Depok, Kementan terus lakukan koordinasi bahas Strategi kebijakan mendukung usaha perunggasan nasional, sejak diberlakukannya Permentan Nomor 32 tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan…

 Lokasi pameran rangkaian sepeda motor Harley-Davidson dalam ajang IIMS 2019

Kamis, 25 April 2019 - 21:42 WIB

Ini Dia Deretan Motor Unggulan Harley Davidson di IIMS 2019

Harley-Davidson Motor Company kembali berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Ini merupakan keikutsertaannya yang kedua dalam dua tahun berturut-turut.

Ilustrasi transaksi bawang putih di pasar. (Foto: Halo Malang)

Kamis, 25 April 2019 - 21:24 WIB

Kemendag Izinkan Delapan Perusahaan Impor Bawang Putih

Kementerian Perdagangan mengeluarkan surat persetujuan impor bawang putih untuk delapan perusahaan seiring melonjaknya harga bawang putih dalam beberapa pekan terakhir ini.

Kapal yang terbakar

Kamis, 25 April 2019 - 19:14 WIB

Kapal MOS Meledak, Kemnaker Tuntut Bayar Hak Korban

Jakarta - Pengawas Ketenagakerjaan masih Selidiki Kecelakaan Kerja di Karimun Kepri, akibat terbakarnya kapal yang terjadi di PT Multi Ocean Shipyard (MOS), Karimun, Kepulauan Riau.