Penduduk Desa Makin Sejahtera dan Inflasi Pangan Rendah

Oleh : Wiyanto | Kamis, 17 Januari 2019 - 10:22 WIB

Mentan Amran Sulaiman di persawahan
Mentan Amran Sulaiman di persawahan

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indikator strategis terkini terkait Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia selama bulan Maret dan Desember 2018. BPS merilis soal perkembangan upah pekerja atau buruh, profil kesejahteraan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, upah nominal harian buruh tani pada Bulan Desember 2018 lalu naik 0,19 persen. Kenaikan ini cukup bagus jika dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya Rp 53.056,00 per hari. Di sisi lain upah riil juga mengalami penurunan sebesar 0,38 persen.

"Dengan demikian persentase penduduk miskin pada September 2018 menurun 0,16 persen dari angka sebelumnya 9,66 persen," katanya di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Suhariyanto mengatakan, jumlah penduduk miskin pada September 2018 mencapai 25,67 juta orang. Angka itu merupakan angka ril dalam jumlah penurunan yang mencapai 0,28 juta orang. Kemudian pada bulan Maret, penurunan mencapai 0,91 juta.

"Yang jelas, persentase penduduk miskin di Perdesaan dan perkotaan pada bulan Maret 2018 turun secara signifikan. Angka tersebut misalnya kemiskinan 7,02 persen turun menjadi 6,89 persen," katanya.

Menurut Suhariyanto, angka tersebut jika dirinci secara rinci mencakup penurunan penduduk miskin di perdesaan dengan angka sebesar 13,10 persen. Kemudian penurunan penduduk miskin di perkotaan yang tadinya mencapai 13,1 ribu orang turun menjadi 10,14 juta orang. Ini mengindikasikan kesejahteraan penduduk di perdesaan meningkat.

Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2018 juga mengalami kenaikan sebesar 1,21 persen. Kenaikan itu cukup signifikan jika dibandingkan bulan Maret yang hanya 101,94 menjadi 103,17. Secara umum, Inflasi selama periode Maret-September cukup rendah yaitu sebesar 0,94 persen.

Pada periode itu, lanjut Suhariyanto, harga eceran beberapa komoditas pokok secara nasional mengalami penurunan. Beberapa harga eceran itu misalnya untuk komoditas pokok seperti beras, daging sapi, minyak goreng, dan gula pasir.

"Kalau dirinci untuk harga beras turun 3,28 persen, Daging Sapi turun 0,74 persen, Minyak Goreng turun 0,92 persen dan Gula Pasir turun 1,48 persen," pungkasnya.

Kondisi di atas menggambarkan inflasi bahan pangan sangat terjaga pada tahun 2018.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andi menyampaikan, data yang dirilis BPST merupakan hasil kerja keras bersama selama 4 tahun. Dan program-program Kementan terbukti berhasil menyejahterakan petani di pedesaan.

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian 2019 di Jakarta Senin (14/1) lalu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko PutroSandjojo menyampaikan, bahwa pertanian mendongkrak perekonomian pedesaan. Khususnya dengan program-program terobosan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…