Presiden Jokowi: Pengemudi Online Tidak Terima Order Sambil Mengemudi

Oleh : Herry Barus | Senin, 14 Januari 2019 - 05:18 WIB

Presiden Jokowi(Foto Setkab)
Presiden Jokowi(Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dalam perkembangan inovasi-inovasi baru seperti sekarang ini harus dibarengi dengan regulasi-regulasi dan peraturan-peraturan yang berubah.

“Tapi kita harus ngomong apa adanya bahwa inovasi-inovasi ini lebih cepat daripada peraturannya, daripada regulasinya,” ujar Presiden saat menghadiri Silaturahmi dengan Pengemudi Online di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Tidak hanya di Indonesia, lanjut Presiden, semua negara tertatih-tatih, barangnya sudah keluar regulasinya belum.

“Terlihat peraturannya belum siap seluruh negara jangan dikira hanya di Indonesia semua negara cara bukan hanya di online taksi online,” tutur Presiden.

Sebaliknya, menurut Presiden, konsumen senang, Saudara-saudara yang bekerja di pekerjaan ini senang, di situ senang, di sini senang, semuanya senyum yang penting itu.

“Oleh sebab itu, saya perintahkan tahun yang lalu kepada Menteri Perhubungan untuk segera menyiapkan regulasi menyiapkan peraturan agar ada payung hukum yang jelas,” tandas Presiden seperti dilansir dari laman Setkab.

Saat ini, menurut Presiden, telah keluar regulasinya, Peraturan Menteri Tahun 2018 kemarin.

Kalau sudah ada payung hukum yang jelas, sambung Presiden, di lapangan saya kalau dalam mobil kan suka lihat-lihat, waktu masih mengemudi tidak tahu mungkin ada panggilan pakai handphone langsung sambil menyetir kemudian bicara.

“Hati-hati hal-hal seperti ini, hati-hati. Saya titip hati-hati karena Bapak/Ibu sekalian, Saudara sekalian itu memiliki keluarga. Jangan sampai kecerobohan menyetir sambil terima order sehingga menyebabkan kelalaian dan kecelakaan,” Kepala Negara mengingatkan.

Kepala Negara mengaku melihat ada pengemudi menyetir dengan menelpon sambil bawa penumpang.

“Kita ingin Saudara-saudara, celaka kecil apapun, jangan sampai terjadi. Kita semuanya berdoa agar semuanya berangkat selamat pulang selamat,” ujar Presiden

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH, Mli. (foto doc usu.ac.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 19:45 WIB

KPPU Tak Berwenang Awasi Kemitraan Sawit

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai tidak berwenang mengawasi kemitraan inti-plasma yang terjadi di perkebunan kelapa sawit. Pasalnya dasar hukum yang digunakan oleh…

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:35 WIB

Ciptakan SDM Berkualitas, Kemenperin Gandeng Chandra Asri Bangun Politeknik Petrokima

Pemerintah terus berkomitmen untuk pengembangkan industri petrokimia dalam negeri agar semakin berdaya saing di kancah global. Salah satu upayanya melalui penyiapan sumber daya manusia yang…

Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:00 WIB

Pullman Jakarta Central Park Buka Puasa Bersama Ibu Guru Kembar dan Siswa Sekolah Darurat Kartini

Pullman Jakarta Central Park Bersama dengan Ibu Guru Kembar—Rossy dan Rian berbagi kebahagiaan Bulan Ramadhan dengan siswa siswi Sekolah Darurat Kartini yang bertempat di Lodan Ancol Jakarta…

Kemenkop dan UKM kerja sama dengan Baznas Berdayakan Zakat

Senin, 27 Mei 2019 - 16:38 WIB

Kemenkop dan Baznas Sepakat Berdayakan Usaha Mikro Melalui Zakat

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam memberdayakan usaha…

Ilustrasi pekerja pabrik manufaktur

Senin, 27 Mei 2019 - 16:30 WIB

Industri Manufaktur Jadi Daya Ungkit Ekonomi Nasional

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri manufaktur mampu jadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah bakal lebih fokus untuk memacu kinerja…