Jokowi Geram Jika Masih Ada yang Remehkan Profesi Ojek Online

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 12 Januari 2019 - 15:35 WIB

Presiden Jokowi menghadiri silaturahmi nasional pengemudi online di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).
Presiden Jokowi menghadiri silaturahmi nasional pengemudi online di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo menghadiri silaturahmi nasional pengemudi online di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). Dirinya juga meminta pekerjaan pengemudi transportasi online jangan diremehkan, sebabnya pekerjaan ini mampu menghasilkan pendapatan yang lumayan besar setiap bulannya.

"Saya kadang-kadang marah dan jengkel kalau ada yang meremehkan profesi pengemudi transportasi online ini. Ini adalah sebuah pekerjaan yang mulia," ujarnya saat silaturahmi bersama pengemudi online di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Pada kesempatan itu, dia bertanya langsung kepada salah satu pengemudi ojek online yang mendapatkan penghasilan kotor Rp200.000-300.000 per hari. Jika dikurangi biaya operasional seperti perawatan motor dan bensin dan hari libur maka penghasilannya sebesar Rp4 juta per bulan.

"Tadi saya tanya Pak Mulyono dari Go-Jek. Pak sehari income berapa? Iya pak, kadang Rp200-300 ribu tapi rata-rata Rp200.000 per hari. Kalau dikali 30 hari berarti sudah Rp6 juta," kata dia.

Selain itu, pekerjaan menjadi pengemudi transportasi online juga pekerjaan berani. Pasalnya, pekerjaan ini saat baru muncul mendapatkan penolakan dari berbagai pihak yang lebih nyaman dengan transportasi konvensional.

"Di mata saya kalian adalah orang-orang yang berani menembus batas berani keluar dari zona nyaman, berani keluar dari tradisi dan menjadi pelopor model pekerjaaan baru, model pekerjaan masa depan yaitu transportasi online," ucapnya.

Pada awal kemunculannya, transportasi online mendapatkan penolakan yang cukup keras dari kalangan pengemudi transportasi konvensional. Penolakan ini berupa lisan hingga fisik yang tak jarang turut meresahkan penumpang.

Untuk menjadi pengemudi transportasi online juga tidak mudah karena harus memiliki kemauan untuk mempelajari teknologi baru. Selain itu, harus mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan aplikator mulai dari besaran tarif hingga standar pelayanan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wisuda Sekolah Jurnalisme HNJA 2019

Sabtu, 14 Desember 2019 - 13:21 WIB

Kolaborasi Danone-SJAJI Tingkatkan Kapasitas Jurnalis Melalui Program HNJA

Jakarta - Sebanyak 13 jurnalis yang mengikuti Health and Nutrition Journalist Academy (HNJA) 2019 mengikuti kelulusannya dari program ini, Jumat 13 Desember 2019. Para jurnalis muda dari berbagai…

Cinta Laura

Sabtu, 14 Desember 2019 - 12:00 WIB

Cinta Laura Sulit Memerankan Gadis Bogor

Film yang baik tidak sekedar tontonan tapi juga bisa memberikan tuntunan buat penonton maupun pemain terlibat. Hal itu yang dirasakan oleh Cinta Laura ketika membintangi film Jeritan Malam produksi…

Habibie Ainun 3 Frekwensi Yang Menyatukan Cinta Abadi

Sabtu, 14 Desember 2019 - 11:00 WIB

Habibie Ainun 3 Frekwensi Yang Menyatukan Cinta Abadi

Film Habibie Ainun 3, kisah dokter yang mengabdi pada suami. Ainun anak bidan di salah satu desa di Jawa Tengah, sejak kecil bercita-cita ingin menjadi dokter, impiannya didukung kedua orang…

Ozy Syahputra dan Indah Permatasari dalam film "Si Manis Jembatan Ancol" veris terbaru yang tayang 26 Desember 2019 mendatang.

Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:45 WIB

Film ‘Si Manis Jembatan Ancol’ Dengan Kisah Asli Hantu Mariam

Belakangan banyak film lama yang kembali dibuatkan versi baru. Salah satunya yang segera akan beredar adalah film Si Manis Jembatan Ancol. Film yang diproduksi oleh MVP Pictures bekerjasama…

MSI Turut Mendorong Bertumbuhnya Ekonomi Kreatif

Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:00 WIB

MSI Turut Mendorong Bertumbuhnya Ekonomi Kreatif

Micro-Star INT’L CO., LTD, produsen laptop asal Taiwan, resmi meluncurkan tiga buah laptop seri Content Creation beserta satu laptop seri Workstation terbaru di Indonesia yaitu Prestige 15,…