Perusahaan Singapura akan Bangun Pariwisata Banda Aceh

Oleh : Ridwan | Kamis, 10 Januari 2019 - 09:25 WIB

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

INDUSTRY.co.id - Banda Aceh, Keberhasilan Kota Banda Aceh membangun sektor pariwisata mampu menarik minat investor. Terbaru, sebuah perusahaan asal Singapura, Globalports, melakukan kerjasama membangun sektor pariwisata.

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Balai Kota Banda Aceh, Selasa (08/01). MoU ini ditandatangani Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Direktur Eksekutif Globalports, Henry Teh Kok Kheng.

Penandatanganan nota kesepahaman ini turut disaksikan pihak Pemkab Halmahera Utara yang juga telah membangun kerjasama serupa dengan perusahaan tersebut. 

Direktur Eksekutif Globalports, Henry Teh Kok Kheng mengatakan Banda Aceh memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan. Pihaknya akan ikut mempromosikan juga kepada dunia luar apa saja kelebihan yang dimiliki Banda Aceh.

Terkait dengan kultur dan budaya Islam, pihaknya akan ikut mensosialisasikan juga dimana hal tersebut menjadi daya tarik wisatawan dunia seiring semakin diminatinya wisata halal dewasa ini.

“Project ini bisa datang dari bawah, seperti project rakyat. Kemudian diperkuat dengan kerjasama dengan Pemerintah Kota. Diharapkan project ini akan berkembang dari pasar ke pasar,” jelas Henry.

Sementara itu Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, kerjasama ini mencakup bidang pariwisata dan bisnis terpadu dengan operasional dan kemampuan investasi. 

"Adapun poin - poin yang tertuang dalam MoU diantaranya, real estet destinasi terpadu dan lokasi daya tarik wisata dengan di pertunjukkan dan di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, bisnis dan pengembangan Usaha Kecil dan Menengah, peningkatan pembangunan yang berkonsep Hijau dan Biru dan juga bidang - bidang lainnya yang bersifat umum," terang Aminullah.

Selain itu diharapkan dengan kerjasama ini bisa membuka peluang investor lain untuk berinsvestasi di kota Banda Aceh. “Sehingga kita harapkan, banyaknya investor luar bisa berinvestasi di sini,” ungkapnya.

Menurut Walikota, dengan kerjasama ini usaha membangun kota tidak hanya terfokus dengan pendanaan APBK, APBA dan APBN. Tetapi juga dengan melibatkan investor serta berbagai dukungan pendanaan dari negara lain. 

"Bahkan dari dana CSR pun kita butuhkan untuk membangun kota ini. Jadi tidak ada ketergantungan dari pembiayaan negara,”paparnya.

Ia juga menyatakan, bahwa kerjasama ini ditandatangani untuk jangka waktu setahun dengan opsi perpanjangan ketika dinilai memiliki keuntungan bagi kedua belah pihak. “Kalau berjalan dengan baik, akan terbuka peluang kerjasama ini diperpanjang,” terang Aminullah.

Masuknya berbagai investor yang membidik sektor pariwisata di Indonesia jelas membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya sumringah. Pasalnya ini merupakan sinyal positif perkembangan pariwisata Indonesia.

"Jadi jelas jika pertumbuhan pariwisata Indonesia ini luar biasa. Sehingga menarik untuk terus dikembangkan," papar Menpar.

Hingga saat ini pariwisata menjadi salah satu sektor di Indonesia dengan tingkat pertumbuhan investasi tercepat. Pada 2017 investasi pariwisata tumbuh 32% dari tahun sebelumnya. Bahkan di tahun 2018 di kuartal I saja, nilai realisasi investasi pariwisata mencapai 21,67% atau USD33,5 juta dari target tahun 2018 sebesar USD2 miliar.

”Tahun 2019 kami targetkan investasi pariwisata mencapai USD2,5 miliar. Sehingga mampu memberikan efek yang semakin baik bagi ekonomi Indonesia,” pungkas Menpar Arief.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Juli 2019 - 08:07 WIB

Semester I 2019, KUR BRI Diakses 2,3 Juta Nasabah

Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendorong pemberdayaan pelaku UMKM di Indonesia. Selama periode Januari hingga Juni 2019,…

PT Pupuk Kujang Bangun Pabrik CO2 Cair di Cikampek

Kamis, 18 Juli 2019 - 08:00 WIB

PT Pupuk Kujang Bangun Pabrik CO2 Cair di Cikampek

PT Pupuk Kujang sebagai anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) mengembangkan usaha dan bisnisnya dengan membangun pabrik CO2 di Cikampek, Jawa Barat. Dengan menggandeng PT Rekayasa…

Waskita (ist)

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:13 WIB

Cegah Korupsi, Waskita Karya Wajibkan Kepala Proyek Lapor LHKPN ke KPK

Jakarta– PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) mendukung penuh imbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta agar BUMN maupun swasta berkomitmen mencegah terjadinya penyimpangan.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:00 WIB

Menteri Rini: INKA Bangun Pabrik Kereta Api Terbesar se-Asia Tenggara di Banyuwangi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meninjau progres pembangunan workshop atau pabrik kereta api milik PT Industri Kereta Api (Persero) di Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan…

Go Work

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:37 WIB

Kebahagiaan dalam Bekerja: Sebuah Observasi Atas Peran Dinamis Lingkungan Pekerjaan

Akhir tahun lalu, LinkedIn melakukan survei mendalam terhadap 2.000 karyawan profesional tentang sebuah topik mengenai “kebahagiaan di tempat kerja” (kondisi yang kita perjuangkan, tetapi…