IKM Logam Klaten Jateng Upaya Terus Hasilkan Produk Kompetitif

Oleh : Ridwan | Kamis, 03 Januari 2019 - 14:30 WIB

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih (Foto: Kemenperin)
Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih (Foto: Kemenperin)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) terhadap proses manufaktur dan pembangunan proyek salah satunya dengan memberdayakan industri kecil dan menengah (IKM) logam di Ceper, Klaten, Jawa Tengah.

"Upaya yang telah dilakukan Kemenperin misalnya memacu pengembangan sentra IKM logam di Ceper, Klaten, Jawa Tengah agar lebih berdaya saing dan memiliki akses pasar yang luas," kata Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih lewat keterangannya di Jakarta, Kamis (3/1/2019)

Sebab, lanjutnya, Ceper merupakan salah satu sentra industri pengecoran logam besar di Indonesia.

Gati menyebutkan, beberapa produk unggulan yang sudah mampu dihasilkan para pelaku IKM logam di Ceper antara lain komponen mesin industri, komponen pabrik, peralatan kapal, komponen kereta api, komponen pompa air, peralatan rumah tangga, permesinan, dan komponen otomotif.

"Untuk bahan baku utama, sebagian besar mereka masih dapatkan dari dalam negeri," ujarnya.

Gati mengemukakan, di sentra tersebut, terdapat Koperasi Batur Jaya yang beranggotakan sebanyak 168 IKM bergerak di bidang pengecoran logam dengan melibatkan lebih dari 4.000 tenaga kerja. 

"Selama 27 tahun, Koperasi Batur Jaya bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk pemenuhan kebutuhan blok rem metalik kereta api. Kini, penggunaan blok rem metalik diganti dengan blok rem komposit," jelasnya.

Agar mampu memproduksi blok rem komposit yang sesuai standar, Kemenperin telah memfasilitasi kerja sama Koperasi Batur Jaya dengan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kemenperin di Bandung, yang saat ini masih dalam tahap pengujian dengan PT KAI. 

Kebutuhan PT KAI terhadap blok rem komposit diperkirakan hingga 120 ribu buah per tahun dengan harga Rp203.700 per buah.

"Apabila peluang produksi blok rem komposit tersebut dapat dilakukan oleh industri dalam negeri, terdapat potensi substitusi impor blok rem komposit mencapai Rp24 miliar per tahun," ungkapnya.

Oleh karena itu, Kemenperin gencar melakukan pemberdayaan terhadap IKM logam di Ceper supaya terus menghasilkan produk yang kompetitif.

Program yang telah dijalankan, di antaranya pelaksanaan bimbingan teknis blok rem komposit, pemberian sertifikasi SKKNI, ISO dan SNI, melakukan kegiatan temu bisnis IKM dengan BUMN dan industri besar, serta menggelar workshop e-Smart IKM.

"Seiring perjalanannya, Koperasi Batur Jaya sudah mengalami transformasi produksi dengan melakukan diversifikasi produk logam, salah satunya dengan memproduksi komponen otomotif," tutur Gati.

Oleh karena itu, Kemenperin juga telah memfasilitasi link and match antara Koperasi Batur Jaya dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

"Pada tahun 2018, Koperasi Batur Jaya mendapat kepercayaan dari TMMIN untuk pengembangan produk cylinder sleeves, yang merupakan alat bantu untuk pembuatan ring piston. Rencananya mulai diproduksi tahun 2019," imbuhnya.

Dalam hal ini, Kemenperin siap mendukung penyediaan bahan baku melalui pengembangan konsep material center. Selanjutanya, pada 2019, Kemenperin juga akan memberikan fasilitasi peralatan untuk quality inspection.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Selasa, 25 Juni 2019 - 15:18 WIB

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Razer™, brand gaya hidup terkemuka di dunia untuk para gamer, dan Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan di dunia, telah mengumumkan kemitraan untuk pertama kalinya dalam rangka mengembangkan…

Jaringan Internet LinkedIn (Foto Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:29 WIB

Study LinkedIn: Adanya 3 Rising Skills di Indonesia yang Mempengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan  

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkanLaporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:18 WIB

Fenomena Suhu Dingin di Wilayah Dieng

Menyikapi kondisi suhu dingin yang menyebabkan terjadinya fenomena embun beku di wilayah dataran tinggi Dieng dalam beberapa waktu belakangan ini, kejadian kondisi suhu dingin tersebut merupakan…

Rizal Ramli (dok RMOL)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:00 WIB

Rizal Ramli Pernah Ingatkan Presiden Jokowi Dampak Kebijakan Austerity Sri Mulyani

Ekonom senior DR. Rizal Ramli telah mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk menolak rencana Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menerapkan kebijakan austerity atau pengetatan anggaran yang berdampak…

Rumah Mewah (Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 13:10 WIB

Pemerintah Resmi Pangkas PPh Properti Mewah Jadi 1% dan Mobil di Atas Rp2 M jadi 5%

Pemerintah resmi menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) atas penjualan rumah dan apartemen dengan harga di atas Rp30 miliar kendaraan bermotor dengan harga di atas Rp2 miliar menjadi 1 persen.