Temuan Keberadaan Produk Ilegal di Riau Cenderung Menurun

Oleh : Herry Barus | Jumat, 28 Desember 2018 - 05:07 WIB

Ilustrasi industri Kosmetik (Foto ist)
Ilustrasi industri Kosmetik (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, Provinsi Riau memusnahkan 62.000 ribu produk makanan dan obat-obatan ilegal senilai lebih dari Rp3,8 miliar.

"Pemusnahan ini merupakan simbol kita melawan dan memberantas produk ilegal," kata Kepala BBPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri di Pekanbaru, Kamis (27/12/2018)

Ia menjelaskan seluruh produk ilegal yang terdiri dari 216 jenis baik makanan, kesehatan hingga produk kecantikan itu akan dimusnahkan di tempat pembuangan akhir (TPA) Pekanbaru.

Dengan menggunakan truk, produk itu dibawa beriringan ke TPA untuk dimusnahkan dengan mengedepankan konsep hijau. Sementara beberapa produk dimusnahkan secara simbolis di kantor BBPOM Pekanbaru yang turut dihadiri perwakilan dari Polda Riau dan Kejaksaan serta Pemerintah setempat.

Lebih jauh, Kashuri menuturkan jika produk yang dimusnahkan itu merupakan hasil sitaan BBPOM Pekanbaru sepanjang delapan tahun terakhir, mulai dari 2010-2018 ini.

Mayoritas produk yang dimusnahkan berasal dari luar negeri, terutama untuk produk makanan. Pantauan Antara, terlihat produk asal negeri jiran menumpuk di tong pembakaran untuk siap dimusnahkan. Produk itu terlihat tidak memiliki izin edar dari otoritas setempat, sehingga jaminan keamanan sama sekali tidak ada.

Sementara produk kosmetik lebih banyak produksi dalam negeri, yang sebagian besar diungkap dari penelusuran penjualan secara daring. "Kalau kosmetik itu di jual secara daring dan tidak ada izinnya," tuturnya.

Pada 2018 ini, dia mengatakan temuan keberadaan produk ilegal di Riau cenderung menurun. Menurut Kashuri, hal itu tidak terlepas dari masifnya pengawasan dan penindakan sehingga menimbulkan efek jera.

"Tahun ini untuk beberapa jenis produk ada penurunan pelanggaran. Ini merupakan bentuk efek jera kepada pelaku usaha. Namun kita akan terus melakukan pengawasan secara intensif," tegasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:30 WIB

Prajurit Menbanpur 1 Mar Berbuka 650 Takjil Sebagai Berkah Ramadhan

Dalam rangka berbagi kebaikan dalam Bulan Ramadhan ini, Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1 Marinir (Menbanpur 1 Mar) membagikan takjil dan hidangan nasi kotak untuk berbuka puasa kepada Yayasan…

Nicholas Youwe

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:00 WIB

Nicholas Youwe: Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papu

Nicholas Youwe mengatakan, dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari Pemerintah Republik Indonesia didalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yang selaku memprovokasi…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Ketum KADIN Rosan P Roeslani

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:05 WIB

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Depan, Ketum Kadin Rosan: Ini Momentum Kendalikan Pandemi Covid-19

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan vaksinasi gotong royong akan dimulai pada pekan depan.