Apindo Harapkan Pemerintah Kelola Industri 4.0 dengan Baik

Oleh : Herry Barus | Selasa, 11 Desember 2018 - 15:14 WIB

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani (ist)
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- CEO Forum mengusulkan kepada pemerintah harus mengelola Industri 4.0 dan mengantisipasinya dengan baik karena hal itu tidak bisa dihindarkan.

"Pertama, kita ingin menyamakan persepsinya dulu bahwa Industri 4.0 adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi B. Sukamdani di Jakarta, Senin (10/12/2018)  terkait dengan Industri 4.0.

CEO Forum tersebut juga mengusulkan dalam rangka meningkatkan daya saing mau tidak mau efisiensi menjadi tujuan utama.

Menurutnya, efisiensi itu dapat terlaksana dan terdukung dengan baik kalau para pelaku usaha dan industri bisa melakukan Industri 4.0.

"Ketiga, kita berharap kita bisa mendirikan semacam Digital Capability Center di Indonesia," kata Hariyadi.

Dia menjelaskan bahwa Digital Capability Center berperan penting dalam membantu proses transformasi menuju Industri 4.0 secara lebih sistematis.

Lebih dari 100 pimpinan perusahaan menghadiri acara CEO dengan tajuk "CEO Forum: Embracing Industry 4.0" yang digelar McKinsey & Company berkolaborasi dengan APINDO.

Dalam kegiatan tersebut, Hariyadi B Sukamdani menegaskan pentingnya pemimpin-pemimpin industri untuk bersatu guna bertukar pikiran dan saling berbagi praktik terbaik terkait penerapan Industri 4.0.

"Industri 4.0 akan memerlukan perusahaan-perusahaan untuk bertransformasi guna mencapai tujuan-tujuan bisnis, termasuk efisiensi biaya operasional dan peningkatan volume produksi," katanya kepada awak media.

Menurut dia, transformasi ini tidak hanya membutuhkan teknologi yang tepat, tetapi juga kemitraan bipartit dan tripartit yang berfokus pada pertukaran pengetahuan tentang bentuk-bentuk baru untuk hubungan Industri.

"Jika berhasil menerapkan Industri 4.0, sektor manufaktur akan mampu terus memainkan perannya sebagai sektor penting yang mendukung ekonomi nasional," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.

Bank BTN meraih fasilitas pinjaman dari Japan International Cooperation atau JICA, Citi Bank, dan BCA. Adapun nilai pinjamannnya sebesar USD 100 juta. Dana segar tersebut rencananya akan disalurkan BTN ke masyarakat khususnya segmen milenial dalam bentuk KPR non subsidi.

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:12 WIB

Pembiayaan Rumah Rakyat, Bank BUMN Jawara KPR Ini Dapat Dukungan Pendanaan dari JICA, Citi Bank dan BCA

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat dukungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai total USD 100 juta…

PT Pegadaian

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:01 WIB

Tanggapan Pegadaian Atas Pemberitaan Tentang Gugatan Hak Cipta Tabungan Emas

Jakarta- PT Pegadaian menanggapi pemberitaan media tentang adanya gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap PT Pegadaian atas dugaan pelanggaran hak cipta layanan Tabungan Emas…