Tiga Strategi Pengembangan Pariwisata Indonesia

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 08 Desember 2018 - 15:00 WIB

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)
Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Nusa Dua- Ketua Percepatan Destinasi Baru Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Hiramsyah S. Thaib mengatakan pentingnya tiga strategi untuk pengembangan pariwisata yakni komitmen dari chief executive officer (CEO) serta mewujudkan 10 "Bali" baru dan zona ekonomi khusus pariwisata.

"Masuknya komitmen CEO karena kami membutuhkan deklarasi dari mereka untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor terdepan bagi pertumbuhan ekonomi," kata Hiramsyah di Nusa Dua Bali Jumat(7/12/2018)  dalam ajang FIABCI World Business Summit.

Hiramsyah mengatakan Presiden Joko Widodo telah berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai prioritas program percepatan pembangunan, salah satunya melalui dukungan infrastruktur untuk membuka akses menuju kawasan wisata unggulan.

Ia memberikan tantangan kepada pengembang anggota REI untuk turut mengembangkan pariwisata di Indonesia diantaranya dengan pembangunan hotel, resort, wisata agriculture, wisata penangkapan ikan, dan lain sebagainya yang dituangkan dalam 10 program prioritas.

Sedangkan Chariman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan pengembangan pariwisata ke depannya perlu model bisnis yang baru dan tidak konvensional dengan mengikuti perkembangan teknologi digital terkini.

"Mayoritas pasar properti saat ini berasal dari generasi milenial mereka menyukai wisata gaya hidup," kata Hary yang saat ini juga tengah mengembangkan destinasi wisata baru di Lido Bogor Jawa Barat dan Tanah Lot Bali.

Sedangkan peneliti dari Fraounhoffer Institute, Jerman, Vanessa Borkman, dalam ajang ini menyampaikan konsep hotel di masa depan yang mengalami perubahan baik dari desain bangunan maupun kamar, interior, serta penggunaan teknologi tekini.

Vanessa menjadikan Hotel Schani Vienna sebagai salah satu contoh hotel yang telah mengadopsi konsep hotel masa depan.

Menurut dia penggunaan teknologi terkini hotel harus bisa menghilangkan kelelahan dan stres dari tamu setelah melakukan perjalanan.

Untuk itu kelengkapan hotel seperti lampu, kontrol suara, penampilan muka hotel, minibar, tempat tidur, spa, lantai seluruhnya menggunakan sensor sehingga dikontrol melalui ponsel pintar, bahkan dapat diakses secara virtual, serta beberapa telah menggunakan tekologi robot untuk memberikan pelayanan.

Hal senada juga dikemukakan Alexander Nayoan dari Jakarta Hotel Institute yang mengatakan, wisata digital menjadi hal yang mutlak saat ini mulai dari survei lokasi, reservasi, pembayaran seluruhnya menggunakan perangkat ponsel pintar.

Alexander juga menyampaikan pentingnya untuk meningkatkan nilai dari hotel dan resort menjadi lebih baik dengan demikian konsumen akan semakin senang dan betah untuk kembali lagi.

"Untuk itu penting bagi pengembang fasilitas pariwisata memikirkan akomodasi yang seperti apa serta bagaimana sistem eksosistem yang akan mendukungnya. Atau kalau sudah memiliki lahan akan dikembangkan seperti apa," ujar dia kepada awak media.

Sedangkan Luigi dan Zino Prins menyampaikan pengembangan bangunan tua yang menjadi produk properti kekinian seperti bioskop tua di Penang Malaysia yang dikembangkan menjadi hotel tanpa mengusung unsur sejarah dari bangunan tersebut, kemudian bagaimana menyulap pabrik gula di Amsterdam menjadi bangunan "mix use" (hotel, tempat hiburan, serta convention dan event center).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ben Marvin Tan sebagai Country Manager Zebra Technologies

Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:00 WIB

Ben Marvin Tan sebagai Country Manager Zebra Technologies

– Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang…

Sosial Media (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 05:00 WIB

Pemblokiran Data di Papua dan Papua Barat

Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Kementerian Komunikasi dan…

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 04:00 WIB

Bamsoet: Semua Pihak di Papua Harus Bisa Menahan Diri

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta saudara-saudara sebangsa di Papua bisa menahan diri, begitupun dengan berbagai pihak lainnya dari mulai aparat TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga…

Peta Nduga Papua (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 03:07 WIB

Residen Jokowi Didorong Bentuk Special Envoy untuk Papua

Penyikapan pemerintah atas menguatnya rasisme terhadap warga Papua dan aksi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat, menggambarkan ketidakmampuan (unable) atau keengganan (unwilling) pemerintah…

Bukti Komitmen Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 00:12 WIB

LSPR Selenggarakan Uji Kompetensi Wartawan Bali

Bali-wartawan tergabung dari 13 media massa di Bali siap menjalankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh LSPR-Bali dan ASEAN Public Relations Network (APRN) berkolaborasi…