Presiden Jokowi Dijadwalkan Bagikan Sertifikat 4.000 Ha Siak Riau

Oleh : Herry Barus | Kamis, 06 Desember 2018 - 13:15 WIB

Sertifikat tanah (Foto Dok Industry.co.id)
Sertifikat tanah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru- Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membagikan sertifikat tanah objek reformasi agraria (Tora) dengan total luas mencapai 4.000 hektare kepada masyarakat Kabupaten Siak dalam agenda kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, 8 Desember 2018 mendatang.

"Tora ini adalah tanah hak guna usaha (HGU). Tapi lahan ini tidak dimanfaatkan perusahaan dan sekarang sudah diambil pemerintah. Kita akan serahkan ke masyarakat," kata Bupati Siak, Syamsuar di Siak, Rabu (5/12/2018)

Dia menjelaskan dalam tahap awal ini seluas 4.000 hektare, dari total 10.000 hektare lahan akan dibagikan kepada petani Siak. Seluruh lahan tersebut sebelumnya dikuasai oleh perusahaan yang bergerak di bidang hutan tanaman industri (HTI).

Namun, katanya, belakangan perusahaan tersebut ingin mengganti jenis tanaman perkebunan sawit.

"Sementara itu lahannya gambut jadi saya tidak izinkan. Totalnya 10.000 hektare. Nama perusahaannya PT Makaria Ekaguna," katanya.

Dia mengatakan karena tidak mendapat izin untuk pengelolaan lahan tersebut, maka perusahaan menyerahkan ke pemerintah. Dari inventarisir sementara total 4.000 hektare lahan siap untuk diserahkan ke masyarakat.

Namun, Syamsuar menjelaskan sesuai rencana total 10.000 hektare lahan tersebut akan diserahkan seluruhnya untuk kepentingan masyarakat.

"Nanti akan diserahkan Presiden," tuturnya.

Sebelumyab anggota Fraksi PDIP Perjuangan DPRD Provinsi Riau Makmun Solihin di Pekanbaru, Minggu (2/12), menyebutkan ada tiga agenda Presiden Jokowi, selain membagikan sertifikat Tora, akan memenuhi undangan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dan pelantikan Tim Kampanye Daerah (TKD).

Makmun yang merupakan Bendehara DPD PDIP Riau menjelaskan rencana tempat acara pemberian sertifikat tanah objek reformasi agraria di Kabupaten Siak.

"Namun, agenda tersebut masih tentatif atau belum pasti. Saya akan menginformasikan kembali jika ada perubahan agenda," ujarnya kepada Antara.

Terkait dengan pelantikan TKD Riau, kata dia, Jokowi akan memberikan pengarahan kepada tim pemenangan daerah.

"Kami sedang melakukan persiapan-persiapan kedatangan Presiden. Nanti Bapak Jokowi melakukan kunjungan sehari tetapi tidak menginap mengingat jadwalnya sebagai Presiden sangat padat," kata Makmun.

Makmun menegaskan bahwa kunjungan Jokowi ke Riau untuk tugas kepresidenan, bukan untuk berkampanye

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kerjasama Grab dan Pegadaian

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:51 WIB

Jaring Nasabah Baru, Pegadaian dan Grab Kerjasama Produk #PegadaianGrabBenefit

Kerjasama ini merupakan bentuk program #PegadaianGrabBenefit yang bertujuan untuk mendapatkan segmen nasabah baru yaitu Mitra Grab serta mendorong peningkatan kinerja bisnis Produk Kreasi Multiguna…

Indterior 2019 Akan Kembali Digelar

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:02 WIB

Dukung Industri Interior Indonesia, Indterior 2019 Akan Kembali Digelar

Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta dan PT Citra Inovasi Strategi (CIS) Exhibition kembali mengumumkan kolaborasi konsep unik & kreatif dalam rangka menyelenggarakan pameran…

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:00 WIB

Tanpa Penjelasan Pasti, Balap Sepeda TdF dan TdT Ditiadakan

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Wayan Darmawa mengatakan pemerintah Provinsi NTT tidak menggelar kegiatan balap sepeda Tour de Flores (TdF) dan Tour…

Data Analyst Moka Hutami Nadya

Rabu, 22 Mei 2019 - 11:41 WIB

Semangat Bantu UKM, Moka Berbagi Strategi Bisnis dengan Tren Data Ramadan

Melalui medium microsite dan e-book Ramadan yang dapat diakses secara gratis, paparan data ini memberikan tiga gambaran utama untuk bisnis, yaitu dengan menunjukkan tren ritel dan F&B selama…

Dok. Kementerian PUPR

Rabu, 22 Mei 2019 - 11:33 WIB

Jembatan Gantung Kian Rai Ikun Mudahkan Akses Warga Desa di Kabupaten Belu NTT

Program pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari program Nawa Cita Presiden Republik Indonesia yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam…