Kompetisi Menyeduh Teh Jadi Penutup Ajang Pameran Sial Interfood 2018

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 24 November 2018 - 21:04 WIB

Tea Brewing Competition dan Tea Mixologist dalam rangkaian acara kompetisi menyeduh teh Nusantara di ajang SIAL Interfood, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). (Foto: INDUSTRY.co.id)
Tea Brewing Competition dan Tea Mixologist dalam rangkaian acara kompetisi menyeduh teh Nusantara di ajang SIAL Interfood, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). (Foto: INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Ajang aneka kuliner internasional atau dikenal dengan Sial Interfood 2018 resmi ditutup hari ini, Sabtu (24/11/2018). Namun, ada yang menarik dari gelaran pameran tersebut yaitu, kali pertamanya diadakan kompetisi menyeduh teh. Kompetisi terdiri dari dua kategori yakni, Tea Brewing dan Tea Mixologist.

Head of Promotion Asosiasi of Indonesia Specialty Tea (AISTea), Ratna Soemantri sekaligus pakar teh,  membeberkan kenapa diadakannya  Tea Brewing Competition, dan Tea Mixologist ini.

“Tujuannya untuk menunjukan bahwa teh selain dinikmati sebagai minuman teh hangat juga bisa dikreasikan menjadi minuman modern. Menambahkan teh ke dalam minuman bisa menambah nilai dari minuman tersebut karena teh dianggap sebagai minuman yang punya banyak manfaat untuk kesehatan, banyak ragam dan juga cerita menarik yang bisa diangkat," katanya.

Ratna Somantri juga memberikan pandangan bahwa saat ini untuk tea mixologist adalah sesuatu yang baru di Indonesia. Kebanyakan peserta yang ikut di kompetisi ini adalah barista dan chef yang mulai mempelajari teh dan tertarik untuk menambahkan teh dalam kreasi minuman mereka.

“Nah dengan kebaruan ini, demand-nya terbuka lebar karena saat ini pertumbuhan kafe sangat tinggi dan mereka membutuhkan variasi minuman yang berbeda untuk meningkatkan daya saing. Minuman berbahan dasar teh adalah salah satu pilihan karena unik, enak, dan sehat."paparnya

Saat ini Indonesia memili 50 ragam teh. Menurut pendapat Ratna Somantri, belum banyak orang Indonesia yang tahu mengenai teh-teh Indonesia yang masuk kategori specialty tea.

Senada, pihak Teh 2Tang ingin teh menjadi beragam variasinya. 2Tang melalui acara ini ingin menunjukan bahwa teh itu tidak sekadar teh yang diseduh dan diminum, tetapi dengan menambah kreativitas.

“teh itu bisa dijadikan minuman yang sangat bervariasi dan bisa dinikmati di semua generasi. Syaratnya, tentu saja harus menggunakan teh yang berkualitas. Untuk itulah Teh 2Tang classic mendukung acara ini," kata Eko Handoko, Direktur PT Duta Serpack Inti (Teh 2Tang) yang menjadi sponsor utama Indonesia Tea Brewing Competition category Tea Mixologist.

Tips menyajikan teh

Untuk menyajikan teh dengan baik perlu diperhatikan lima hal penting ini, yakni:     

1. Kualitas teh dan juga cara menyimpan teh agar kualitasnya tetap terjaga.

2. Air. Kualitas air dan suhu air. Tiap jenis teh memerlukan suhu air yang berbeda dalam penyeduhannya.

3. Waktu seduh. Untuk hasil seduhan teh yang optimal, teh harus diseduh dengan waktu seduh yang tepat.

4. Rasio teh dan air. Terlalu banyak teh akan membuat hasil seduhannya terlalu pekat, terlalu sedikit tehnya akan membuat tehnya encer.

5. Peralatan teh.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jakarta Blues International Festival 2019(Foto Dok Industry.co.id0

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:00 WIB

Jakarta Blues International Festival 2019

Apa kabar Blues di Indonesia? …Silahkan jawab versi Anda sendiri… tapi yang pasti para penggemar-nya sedang bersiap-siap berpesta bersama di acara Jakarta Blues International Festival yang…

Deklarasi Teman Juara

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Deklarasi Teman Juara, Ajak Generasi Milenial Berpartisipasi Kembangkan Pariwisata di Era Revolusi Industri 4.0

Teman Juara akan menumbuhkan semangat juara di berbagai bidang. Misalnya ketika ada yang tidak pahaman tentang bagaimana mempromosikan potensi sebuah daerah dari berbagai aspek sosial ekonomi,…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Bidik 10 Ribu IKM Masuk Pasar Online

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 10 ribu pelaku IKM dari berbagai sektor dapat masuk ke pasar online melalui program e-Smart IKM selama periode tahun 2017-2019. Mereka…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:00 WIB

Para Pemimpin Negeri Harus Berkomitmen Kuat Wujudkan Persatuan Bangsa

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pasca Pemilu 2019 yang telah menguras banyak tenaga dan pikiran, harus ditindaklanjuti dengan mengisi kembali pembangunan. Tidak bisa dipungkiri,…

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 18:30 WIB

Kemenperin Targetkan 250 Peserta Beradu Inovasi di IGDS 2019

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) kembali melakukan acara sosialisasi Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2019. Tahun 2019 ini,…