Kadin Apresiasi Capaian Investasi dan Ekspor Pangan

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 24 November 2018 - 08:24 WIB

Irigasi persawahan
Irigasi persawahan

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melakukan penandatangaanan kesepakatan investasi Partnership for Indonesia's Sustainable Agriculture - (PISAgro) denga Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia).

Penandatanganan kesepakatan investasi yang disaksikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman digelar di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (23/11).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengapresiasi langkah Kementan yang sudah mempermudah perizinan investasi menjadi lebih cepat dan efisien. Bahkan mengapresiasi kinerja ekspor pangan selama 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK.

"Kami sangat mengapresiasi kepada Pak menteri yang memiliki perhatian kepda sumber daya alam. Setidaknya, izin investasi kami sudah keluar dengan sangat cepat. Insya Allah msih ada 4 hingga 6 lagi yang sedang dalam proses," kata Rosan.

Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi sektor pertanian di Indonesia baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama 2018 mencapai Rp 61,58 triliun. Jumlah tersebut melebihi realisasi investasi pertanian selama 5 tahun terakhir, yakni di 2017 sebesar Rp 45,9 triliun, 2016 sebesar Rp 45,42 triliun, 2015 sebesar 43,07 triliun, 2014 sebesar Rp 44,78 triliun, dan 2013 sebesar Rp 29,3 triliun.

Dengan izin yang cepat dari Kementan, maka dalam waktu dekat kami akan merealisasikan semua izin investasi," sebut Rosan.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi langkah Kadin yang mau mengajukan izin investasi pada layanan terbaru yang sudah dideregulasi. Menurut dia, langkah tersebut sangat tepat karena secara tidak langsung mampu mendorong percepatan pembangunan pada sektor pertanian.

"Dulu izin investasi di Kementan bisa 1 tahun bahkan 2 tahun. Sekarang hanya 3 jam saja sudah selesai. Jadi Investasi ini harus kita kawal sampai daerah. insya allah akan lebih cepat apalagi setelah melakukan deregulasi," katanya.

Amran mengatakan, semua aturan yang menghambat, kususnya pada layanan investasi harus dicabut bahkan ditiadakan. Sebaliknya, aturan dan layanan harus disederhanakan agar kebutuhan masyarakat selalu terjamin dengan baik.

"Kalau perlu rekomendasi kementrian akan kita berikan. Kita ingin investasi khususnya bidang ekpor menuai hasil yang mengembirakan seperti tahun 2018 yang naik 100 persen," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management,

Selasa, 21 Mei 2019 - 11:00 WIB

Lonjakan Defisit Neraca Dagang Tuntut Reformasi Struktural

Kabar kurang menggembirakan kembali mengejutkan pasar finansial Indonesia pada pertengahan Mei ini. Tak hanya polemik perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin panas, investor…

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, PhD dan Kepala Karantina dan Keamanan Pangan Sarawak, Gasing Anak Nyalu

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:53 WIB

Kementan Capai Kesepakatan bersama Otoritas Serawak Terkait Ekspor

Kuching - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) jajaki harmonisasi aturan perkarantinaan Indonesia - Sarawak, Malaysia terkait lalu lintas komoditas pertanian di…

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, FIF Group Resmikan Reading Corner di Lima Kota

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019) kemarin.

Perakitan perangkat Xiaomi

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:34 WIB

Xiaomi Pastikan Produksi Lancar Menjelang Momentum Lebaran

Berkomitmen untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen di bulan Ramadan, Xiaomi berfokus pada kelancaran proses produksi dan distribusi.

Ilustrasi e-money. (Foto: Istimewa)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:20 WIB

Ini Dia 100 Titik Layanan Top Up E-money bagi Pemudik

Bank Indonesia (BI) berkoordinasi dengan perbankan nasional dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan mobile top up e-money (uang elektronik) di sejumlah titik peristirahatan…