Hippindo: Sepuluh Merek Lokal Siap Jajaki Pasar Global

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 22 November 2018 - 13:24 WIB

Kolaborasi Krista Exhibitions dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dalam acara bertajuk Modern Retail Expo di ajang Sial Interfood 2018, JIExpo Kemayoran, Kamis (22/11/2018)
Kolaborasi Krista Exhibitions dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dalam acara bertajuk Modern Retail Expo di ajang Sial Interfood 2018, JIExpo Kemayoran, Kamis (22/11/2018)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Ajang pameran aneka kuliner internasional atau Sial Interfood 2018 turut menghadirkan pelaku ritel modern dalam menjajaki pasar luar negeri. Pihak penyelenggara, Krista Exhibitions menghadirkan Modern Retail Expo 2018 bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) di JIExpo Kemayoran, Kamis (22/11/2018)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Induasjah menyampaikan akan ada 10 merek lokal yang merambah pasar luar negeri untuk mendongkrak penjualan produk Indonesia.

Lanjutnya, setidaknya sudah ada 4 dari 400 brand anggota Hippindo yang telah menjajal pasar asing melalui strategi pembukaan gerai. Misalnya saja, Alfamart, JCo, The Executive dan restoran Sari Ratu.

“Meskipun kami [Hippindo] hanya sebagai tenant, kami dapat melakukan ekspor produk lokal dengan brand [anggota] kami, bisa dalam bentuk kepemilikan usaha atau membuka peluang waralaba,” ujar dia

Dia memerinci, selama ini Alfamart telah membuka tak kurang dari 100 gerai di Filipina, sedangkan restoran Sari Ratu  akan membuka 50 gerai di Singapura.

Adapun, J.Co telah berekspansi di Manila, Hong Kong, China, dan Singapura. Sementara itu, The Executive telah merambah Kuala Lumpur dan Vietnam.

Budihardjo mengaku asosiasinya mendorong upaya pemerintah untuk melakukan branding produk dalam negeri di pasar asing.

Sementara itu, CEO PT Kristamedia Pratama Daud D Salim menyampaikan Sial Interfood tak sekedar pameran melainkan diselenggarakan kompetisi memasak antar chef dari berbagai bidang masakan, demo teh dan kompetisi menyeduh teh, seminar dan workshop mengenai kopi dan wine, juga pertemuan bisnis antar pelaku industri kuliner internasional.

Ia  menambahkan disini ada banyak pameran makanan minuman, restoran, kafe, catering, dan lainnya. Ada banyak produk yang ditampilkan mulai dari kopi teh, cokelat, rempah-rempah, dan lainnya. Yang lebih menarik acara ini didukung asosiasi. Ada kompetisi kuliner yang pesertanya adalah chef dari hotel berbintang. Tahun lalu yang ikut ada 312 chef hotel berbintang.

“Tahun ini akan ada 610 chef. Dan, 10 persennya berasal dari chef internasional. Juri internasional ada 20 orang lebih. Selain itu untuk pertama kali akan ada proses pembuatan teh Nusantara. Ada banyak ragam teh Tanah air," pungkasnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aiko Senosoenoto dari Eki Dance Company (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:00 WIB

Komunitas, Jadi Salah Satu Alternatif Pengembangan Seni Tari di Indonesia

Tumbuhnya berbagai komunitas, termasul komunitas tari, menjadi salah salah satu titik penting dalam jejaring kesenian di Indonesia. Ketika banyak negara lain masih berkutat dalam sekolah seni,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:48 WIB

Pasar Modal Tingkatkan Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan terus mengarahkan agar industri Pasar Modal lebih berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendukung ekspor dan subtitusi impor, serta membuka lebih…

Sentra bawang merah

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:42 WIB

DPR: Ekosistem Pengelolaannya Tersistematis

Jakarta - Meningkatnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang disumbangkan sektor pertanian pada Triwulan II- 2019 merupakan tanda makin tersistematisnya ekosistem pengelolaan usaha agraris di…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:34 WIB

Kementan Mampu Membuat Ekspor Melesat

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuktikan capaian swasembada pangan melalui kemajuan ekspor selama periode Mentan Amran Sulaiman.

Mba Tutut (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:00 WIB

Tutut Soeharto: YHK dan YDGRK Terus Berbakti untuk Indonesia

Dua Yayasan yang dulu pernah didirikan oleh keluarga mantan Presiden RI ke 2, HM. Soeharto yakni Yayasan Harapan Kita (YHK) dan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) sama sama berulangtahun,…