INDUSTRY.co.id, Jakarta - Ajang pameran aneka kuliner internasional atau Sial Interfood 2018 turut menghadirkan pelaku ritel modern dalam menjajaki pasar luar negeri. Pihak penyelenggara, Krista Exhibitions menghadirkan Modern Retail Expo 2018 bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) di JIExpo Kemayoran, Kamis (22/11/2018)

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Induasjah menyampaikan akan ada 10 merek lokal yang merambah pasar luar negeri untuk mendongkrak penjualan produk Indonesia.

Lanjutnya, setidaknya sudah ada 4 dari 400 brand anggota Hippindo yang telah menjajal pasar asing melalui strategi pembukaan gerai. Misalnya saja, Alfamart, JCo, The Executive dan restoran Sari Ratu.

Advertisement

“Meskipun kami [Hippindo] hanya sebagai tenant, kami dapat melakukan ekspor produk lokal dengan brand [anggota] kami, bisa dalam bentuk kepemilikan usaha atau membuka peluang waralaba,” ujar dia

Dia memerinci, selama ini Alfamart telah membuka tak kurang dari 100 gerai di Filipina, sedangkan restoran Sari Ratu  akan membuka 50 gerai di Singapura.

Advertisement

Adapun, J.Co telah berekspansi di Manila, Hong Kong, China, dan Singapura. Sementara itu, The Executive telah merambah Kuala Lumpur dan Vietnam.

Budihardjo mengaku asosiasinya mendorong upaya pemerintah untuk melakukan branding produk dalam negeri di pasar asing.

Advertisement

Sementara itu, CEO PT Kristamedia Pratama Daud D Salim menyampaikan Sial Interfood tak sekedar pameran melainkan diselenggarakan kompetisi memasak antar chef dari berbagai bidang masakan, demo teh dan kompetisi menyeduh teh, seminar dan workshop mengenai kopi dan wine, juga pertemuan bisnis antar pelaku industri kuliner internasional.

Ia  menambahkan disini ada banyak pameran makanan minuman, restoran, kafe, catering, dan lainnya. Ada banyak produk yang ditampilkan mulai dari kopi teh, cokelat, rempah-rempah, dan lainnya. Yang lebih menarik acara ini didukung asosiasi. Ada kompetisi kuliner yang pesertanya adalah chef dari hotel berbintang. Tahun lalu yang ikut ada 312 chef hotel berbintang.

“Tahun ini akan ada 610 chef. Dan, 10 persennya berasal dari chef internasional. Juri internasional ada 20 orang lebih. Selain itu untuk pertama kali akan ada proses pembuatan teh Nusantara. Ada banyak ragam teh Tanah air," pungkasnya