Kunjungan Wisatawan Dorong Perekonomian Sulut

Oleh : Herry Barus | Selasa, 06 November 2018 - 07:18 WIB

Danau Tondano di Minahasa Sulut (Foto Istimewa)
Danau Tondano di Minahasa Sulut (Foto Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Manado- Kunjungan wisatawan mancanegara dan Nusantara menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga mencapai 5,66 persen pada triwulan III/2018.

 "Tingginya pertumbuhan lapangan usaha jasa di Sulut didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan baik mancanegara maupun nusantara terkait penyelenggaraan beberapa event internasional dan nasional yang sehingga memberikan dampak pada ekonomi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Dr Ateng Hartono di Manado, Selasa (6/11/2018)

Ateng mengatakan ekonomi Sulawesi Utara tumbuh 5,66 persen pada triwulan III/2018 dibanding triwulan III/2017 (y-on-y).

Dalam catatan Antara, pertumbuhan didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi yang mengalami penurunan sebesar 0,57 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa lain sebesar 11,96 persen, diikuti jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 11,21 persen, dan konstruksi sebesar 10,49 persen.

Dia menjelaskan perekonomian Sulawesi Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III mencapai Rp30,53 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp21,48 triliun.

 Struktur PDRB Sulawesi Utara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III/2018 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Pertanian, kehutanan, dan perikanan; konstruksi; perdagangan besar-eceran, reparasi mobil-sepeda motor; dan transportasi-pergudangan masih mendominasi PDRB Sulawesi Utara dengan distribusi masing-masing sebesar 21,03 persen; 12,22 persen; 11,95 persen; dan 11,07 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2018 (y-on-y), konstruksi memiliki sumber pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 1,40 persen, diikuti transportasi dan pergudangan sebesar 0,68 persen; perdagangan besar-eceran, reparasi mobil-sepeda motor sebesar 0,66 persen; dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 0,43 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi penjualan online

Minggu, 29 Maret 2020 - 10:00 WIB

Riset Membuktikan 86 Persen Generasi Milenial di Asia Pasifik Tak Berbelanja di Toko Fisik

Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar dapat mewujudkan kinerja unggul, akhir pekan lalu mengungkapkan…

Uang (Ilustrasi)

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:31 WIB

Catat, Ini Debitur yang Boleh "Libur" Nyicil ke Bank

Pemerintah memberikan perlakuan khusus kepada debitur yang mengalami kesulitan pembayaran utang ke bank. Debitur itu antara lain termasuk dalam sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan,…

Pertamina Lubricants Sterilisasi Kantor, Produksi dan Distribusi

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:30 WIB

Pertamina Lubricants Sterilisasi Kantor, Produksi dan Distribusi

Sebagai upaya untuk mencegah semakin menyebarnya wabah Covid-19, Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (Persero), melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan ke seluruh fasilitas…

Joko Intarto

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:10 WIB

Ketika Si Miskin Jadi Tersangka

Juru bicara tim penanggulangan Covid-19 Achmad Jurianto bikin blunder. Lewat pernyataannya, Achmad Jurianto menyebut orang miskinlah biang kerok penyebaran virus mematikan itu.

Cashlez gandeng artajasa dan sopheepay

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:00 WIB

Caslez Tingkatkan Transaksi Non Tunai Cegah Penularan Virus Corona

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (“Cashlez” atau “Perseroan”), sebagai perusahaan Financial Technology (FinTech) yang bergerak di bidang Payment Gateway ikut berpartisipasi dalam hal…