INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp2.800-Rp3.750 per lembar.

Advertisement

Direktur Utama PT Kresna Sekuritas, Octavianus Budiyanto selaku penjamin pelaksana emisi, di Jakarta, Selasa (30/10/2018) megatakan perseroan menawarkan sebanyak 214,28 juta saham atau setara 30 persen dari modal ditempatkan setelah IPO.

"Distribusi Voucher Nusantara rencananya mengincar dana Rp600 miliar hingga Rp800 miliar," ujarnya.

Advertisement

Ia mengharapkan investor asing menyerap 40 persen dari total saham yang ditawarkan PT Distribusi Voucher Nusantara dan sisanya diserap oleh investor lokal.

Sementara itu, Presiden Direktur DIVA, Raymond Loho mengatakan bahwa melalui aksi korporasi ini perseroan dapat turut memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia untuk bersaing dalam ekonomi digital.

Advertisement

"Didukung dengan teknologi canggih, dikemas secara padat sesuai dengan kebutuhan UKM, DIVA tidak hanya akan memberdayakan UKM untuk go digital tetapi juga meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan," katanya.

PT Distribusi Voucher Nusantara merupakan anak perusahaan PT Kresna Graha Investama Tbk. DIVA merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan platform DIVA Smart Outlet dan DIVA Intelligent Instant Messaging.

Advertisement

Hingga Mei 2018, Perseroan berhasil mencetak laba bersih Rp3,3 miliar, naik 280,1 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Adapun masa penawaran awal dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 9 November 2018, masa penawaran umum pada 21-23 November 2018, dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 27 November 2018.(Ant)