Dheyna Hasiholan : Kopi dan Kebudayaan Kesatuan Tak terpisahkan

Oleh : Amazon Dalimunthe | Senin, 29 Oktober 2018 - 10:43 WIB

Dheyna Hasiholan Siap jadikan Kedai Kopi Kantong Kebudayaan
Dheyna Hasiholan Siap jadikan Kedai Kopi Kantong Kebudayaan

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Maraknya pertumbuhan kedai kopi saat ini, baik di kota besar maupun kota kota kecil di mata seorang mantan aktivis mahasiswa, Dheyna Hasiholan, adalah satu gerakan budaya yang tidak bisa dipandang enteng. Laki laki yang karab dipanggi Dylan ini, melihat Kedai Kopi sebagai sarana berkumpul dan berkomunikasi para seniman dan aktivis.

Itu sebabnya Dylan berkeinginan membuat kantong budaya seperti yang ia lakukan pada tahun 90an di lingkungan UI dan sekitarnya. Saat ini Dylan berencana membuat Kedai Kopi sebagai sarana berkumpulnya para pegiat seni di daerah sekitar Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara. Tempat ini diharapkan bisa terjalin tali silaturahim sesama pegiat seni dan bisa melahirkan kegiatan kegiatan berkesenian supaya ada rutinitas, minimal Kedai Kopi ini bisa menjadi media apresiasi bagi pegiat seni di daerah tersebut.

Dylan sendiri adalah seorang politisi yang juga aktif di dunia teater sejak masih kuliah maka tak mengherankan jika perhatiannya akan dunia teater sangat besar. Dylan banyak menghabiskan waktu di tempat-tempat berkumpulnya para pegiat seni. Di sana dia berdiskusi dan bertumbuh, baik secara intelektual maupun secara jaringan.

Di masa 90an, Dylan pernah membuat sebuah warnet dengan harga sewa sangat murah. Sejak awal warnet itu memang tidak untuk berbisnis, namun memang sengaja untuk tempat berkumpul, dan memang warnet itu tak pernah sepi. Tak hanya itu, Dylan dan beberapa teman juga membuat sebuah komunitas unik yang dinamakan Cak Tarno Insititut. Ini adalah komunitas yang ada di penjual buku bernama Cak Tarno, dan kegiatan komunitas adalah ‘menguji’ skripsi anggota komunitas dengan diskusi secara bebas. Jika skripsi anggota itu ‘lulus’ di Cak Tarno Institut maka kemungkinan besar juga akan lulus di ujian sebenarnya. Komunitas ini pun sudah ‘menghasilkan’ sekitar 30 doktor dan banyak lagi lulusan S1 di UI.

“#Teman Dylan adalah suatu tawaran solusi sebagai wujud dari memulai mewadahi gerak kreasi dan kreativitas pemuda (kelompok milenial) dalam berbagai bidang seperti seni-budaya. #Teman Dylan bukan sekedar icon kedekatan hubungan personal orang per orang semata, tetapi ini juga adalah kolabarasi ide kreasi & kreativitas lintas latar belakang untuk mengakselarasi pemberdayaan potensi masyarakat dari berbagai komunitas, seperti komunitas seni budaya,” ujar Dylan

Selain itu, Suami Nur Komala Dewi yang di karuniakan 7 orang anak ini juga cukup aktif di berbagai organisasi mahasiswa di UI seperti Senat Mahasiswa, Koperasi Mahasiswa, Resimen Mahasiswa dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia. Setelah lulus, Dylan kemudian aktif di ormas Poros Indonesia dan PP GP Ansor, kemudian dilanjutkan aktif di dunia politik dengan di PDI, PDIP, PNBK kemudian menjadi Tim Nasional Kampanye PKB, hingga kemudian menjabat Wakil Sekjen PKNU. (AMZ)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Human Capital BRI Herdi Rosadi Harman dan SEVP Treasury & Global Services Bank BRI Listiarini Dewajanti.

Rabu, 22 Januari 2020 - 18:23 WIB

Dana Keloaan DPLK BRI Tumbuh 21%

Dalam rangka memperingati HUT ke 14 Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) menggelar gathering dengan konsep talkshow bertema “Human Resources Digital…

Dolar (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 22 Januari 2020 - 17:23 WIB

BNI Siap Terbitkan Global Bond US$500 Juta

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) merencanakan fundraising dengan menerbitkan global bond sebesar US$500 juta.

Rabu, 22 Januari 2020 - 17:07 WIB

2019, Laba Bersih BNI Capai Rp15,38 triliun

Bisnis Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terus berjalan dengan duungan pendapatan non bunga atau FBI yang tercatat sebesar Rp11,36 triliun atau tumbuh 18,1 % di atas periode yang sama 2018 sebesar…

Utomo Josodirdjo, Salah Satu Pendiri President University yang Menjadi Bapak Akuntansi Indonesia (tengah)

Rabu, 22 Januari 2020 - 17:03 WIB

Mengenal Utomo Josodirdjo, Salah Satu Pendiri President University yang Menjadi Bapak Akuntansi Indonesia

Sembilan puluh menjadi angka yang spesial bagi Utomo Josodirdjo, legenda perakuntansian Indonesia. Di usia ke 90, Utomo, yang merupakan salah satu pendiri President University ini meluncurkan…

Niagahoster

Rabu, 22 Januari 2020 - 16:29 WIB

Website WordPress Bantu Online -kan UMKM dengan Lebih Mudah

Beberapa tahun belakangan ini, sektor UMKM digenjot untuk memiliki daya saing lebih dengan go online. UMKM memang menjadi andalan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara. Namun…