Investasi ESDM Capai 15,2 MiliarDolar

Oleh : Herry Barus | Jumat, 26 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Ilustrasi Migas
Ilustrasi Migas

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Realisasi investasi sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) hingga kuartal ketiga 2018 mencapai 15,2 miliar dolar AS.

Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam rilis di Jakarta, Rabu  (24/10/2018) mengatakan angka investasi itu terdiri atas subsektor minyak dan gas senilai delapan miliar dolar AS, ketenagalistrikan 4,8 miliar dolar, mineral dan batubara 1,6 miliar dolar, serta energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE) 0,8 miliar dolar.

Investasi, terutama di hulu migas, dipengaruhi harga minyak mentah dunia.

"Kalau lihat (investasi tinggi) pada tahun-tahun sebelumnya, itu dipicu dari 2011-2012 saat harga minyak mentah mencapai di atas 100 dolar AS per barel. Akhirnya, keputusan investasinya pun mengikuti. Refleksinya (terlihat) pada 2014-2015. Begitu harga minyak turun pada 2016, dan 2017 (harga minyak) naik lagi, kebutuhan investasinya mulai bangkit lagi, yang refleksinya 2019 atau 2020," ujarnya.

Demikian pula, Jonan menyampaikan keputusan investasi eksplorasi, juga dilakukan setelah harga minyak mengalami kenaikan.

"Kalau investasi migas, memang tergantung harga minyak dunia, tidak bisa dikendalikan," ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, saat ini pemerintah sudah mendapatkan komitmen eksplorasi cukup besar yakni hingga dua miliar dolar dari perpanjangan blok migas termasuk Blok Rokan.

Untuk sektor ketenagalistrikan, menurut Jonan, investasinya menyesuaikan pertumbuhan ekonomi.

Nilai investasi sekarang ini dikarenakan proyek pembangkit yang berjalan sudah cukup memenuhi pertumbuhannya.

Proyek 35.000 MW dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 7-8 persen, sementara realisasi hanya lima persen.

Oleh karena itu, lanjut Jonan, pembangunan pembangkit listrik yang termasuk dalam program 35.000 MW diteruskan hingga 2024-2025.

"(Penyelesaian proyek 35.000 MW) kami geser sampai 2024-2025. Jadi setelah ini (investasi) akan flat (datar)," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Senin, 24 Februari 2020 - 19:36 WIB

Menteri Teten Dorong Pelatihan SDM KUMKM di Daerah Wisata Super Prioritas

Menteri Teten minta kepada Deputi Bidang SDM pendidikan/pelatihan SDM KUMKM terutama untuk Kewirausahaan/Vocational untuk diperluas dan diperbanyak, khususnya daerah wisata super prioritas (bali…

Samsung Giga Party Audio

Senin, 24 Februari 2020 - 16:06 WIB

Samsung Hadirkan Samsung Giga Party Audio

Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Samsung Giga Party Audio, penambahan terbaru ke jajaran home audio dan entertainment. Dengan Built-in Woofer, Bass Booster, dan fungsi Karaoke Mode,…

Hugh Jackman dan Allison Janney di HBO GO dan HBO

Senin, 24 Februari 2020 - 15:44 WIB

Bad Education dari HBO Films

Terinspirasi dari peristiwa nyata, Bad Education, mulai tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada 26 April jam 8.00 WIB HBO GO dan HBO, berkisah tentang Frank Tassone (Hugh Jackman) dan Pam…

NU CARE-LAZISNU dan Treasury

Senin, 24 Februari 2020 - 15:23 WIB

Kolaborasi NU CARE-LAZISNU dan Treasury Mempelopori Donasi Emas

Sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial, NU CARE-LAZISNU memiliki mimpi untuk turut mewujudkan kesejahteran umat dan masyarakat Indonesia, dengan menggunakan instrumen yang bisa memberikan…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto

Senin, 24 Februari 2020 - 14:50 WIB

Status Negara Berkembang Dicabut, Kadin Minta Pemerintah Perkuat Daya Saing

Langkah Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia dari status negara berkembang harus dipandang sebagai tantangan.