INDUSTRY.co.id - Semarang- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Regional Jawa Tengah bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) mengirimkan sukarelawan untuk membantu penanganan pascabencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu serta Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
"Hari ini kami telah memberangkatkan sembilan orang sukarelawan menuju Palu-Donggala sebagai bentuk respon untuk membantu para korban terdampak bencana," kata Kepala Cabang ACT Jateng Sri Suroto di Semarang, Selasa (2/10/2018)
Ia menyebutkan, sembilan sukarelawan ACT Jateng yang diberangkatkan ke Sulteng melalui jalur udara tersebut akan bertugas di lokasi bencana selama dua minggu kedepan.
"Pada fase ini, kita menyebutnya sebagai 'fase emergency', dimana fokus yang akan kita lakukan di lokasi bencana adalah pencarian korban yang masih belum ditemukan, kemudian memberikan bantuan medis dan mendirikan posko kemanusiaan," ujarnya.
Menurut dia, perlu ada keseriusan, koordinasi, dan kerja sama dari berbagai pihak yang terkait dengan penanganan pascabencana.
Sembilan sukarelawan ACT Jateng berangkat dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju Bandara Sultan Hasanudin dan selanjutnya akan menempuh perjalanan jalur darat menuju Palu serta Donggala.
Sembilan sukarelawan yang akan bertugas di Palu-Donggala ini terdiri dari tujuh orang ahli di bidang penyelamatan dan dua lainnya di bidang medis.
Salah seorang sukarelawan ACT Jateng yang diberangkatkan ke Sulteng, Ito Dwiantoko, mengaku termotivasi menjadi sukarelawan yang terjun langsung ke lokasi bencana membantu para korban.
"Bismillah demi membantu saudara yang tertimpa musibah saya siap," katanya.
Sementara itu, Irsyad Muhammad Tamar, sukarelawan asal Pemalang, mengaku telah mengikuti serangkaian pelatihan hingga akhirnya terpilih untuk dikirim ke lokasi bencana.(Ant)