Clariant Jalin Kerjasama Dengan PT Martina Berto Ciotakan Solusi Keberlanjutan Secara Global

Oleh : Hariyanto | Selasa, 02 Oktober 2018 - 13:09 WIB

Clariant
Clariant

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Clariant, perusahaan terkemuka di bidang kimia khusus, menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Martina Berto Tbk, produsen produk kosmetik dan herbal di Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari Martha Tilaar Group.

Melalui kemitraan ini, Clariant akan mendapatkan akses terhadap tanaman dan ganggang unik dari kawasan Asia Tenggara, serta potensi untuk mengekplorasi dan menciptakan solusi-solusi berkelanjutan terbaru secara global.

Kerjasama antara PT Martina Berto, Tbk dan Clariant dimulai pada 2015 dan telah mencapai tahap selanjutnya melalui penandatanganan perjanjian ini.

Berdasarkan kerja sama ini, PT Martina Berto Tbk akan memperoleh akses global untuk produk-produk inovatifnya dengan memanfaatkan sumber-sumber distribusi global milik Clariant. Berdasarkan keahlian dari Martina Berto, Clariant akan meningkatkan kapabilitasnya sebagai “pakar di bidang alam” dengan akses terhadap keanekaragaman hayati Indonesia serta meningkatkan komitmen ethical sourcing. 

Kerjasama ini mencerminkan langkah strategis lain dari bisnis Personal Care setelah kesuksesannya berkolaborasi dengan para ahli-ahli alam (Nature Experts), yankiCRM(Mediterranean biome), Beraca (Brazilian Biome) dan BioSpectrum (Asia biome) yang telah meningkatkan keanekaragaman hayati dari bahan-bahan baku untuk para pelanggan.

“ Kolaborasi ini didasarkan oleh semangat bersama terhadap 100% bahan-bahan alami serta untuk menggunakan keanekaragaman hayati Indonesia yang sangat kaya. Kami akan terus memperkuat posisi kami dalam hal bahan-bahan berkelanjutan dan mendorong inovasi berbasis dari alam,” ungkapFrancois Bleger, Head of Clariant Business Unit Industrial & Consumer Specialty, Asia Pacific Region Clariant melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (2/10/2018).

PT Martina Berto Tbk yang didirikan di bawah Martha Tilaar Group berkomitmen penuh untuk memanfaatkan kekayaan alam Indonesia dalam memproduksi produk-produk berkualitas dengan memanfaatkan inovasi bangsa. 

Sejak pertama kali didirikan, PT Martina Berto berfokus pada produksi produk-produk kosmetik yang inovatif dengan menggabungkan kearifan budaya lokal dan riset yang dilakukan terhadap berbagai tanaman obat, kosmetik dan aromatik dari alam. 

Riset mencakup buah-buahan dan bunga seperti Sariayu Putih Langsat dan ekstrak manggis yang dibudidayakan guna mengembangkan bahan baku baru untuk produk personal care yang inovatif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

realme X2 Pro

Jumat, 06 Desember 2019 - 22:00 WIB

Ini Fitur-Fitur Yang Menjadikan realme X2 Pro The Real Flagship King

Setelah sukses meluncurkan produk-produk terbaik di segmen kelas menengah, 27 November lalu realme resmi bertarung ke pasar smartphone premium dengan meluncurkan realme X2 Pro.

Boyband EXO

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:01 WIB

Menelisik 7 Tahun Perjalanan Karier dari Boyband EXO

Setelah tiga tahun lamanya, boyband ternama asal Korea Selatan, EXO kembali menggelar konser di Indonesia pada tanggal 23 November 2019 kemarin. Tak pelak, konser bertajuk EXO PLANET #5 EXplOration…

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:00 WIB

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada hari ini, Jumat (6/12/2019) telah menyampaikan SK Dewan Komisaris No. DEKOM/SKEP/011/2019 tanggal 5 Desember 2019 yang menetapkan Fuad Rizal sebagai Plt.…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Jumat, 06 Desember 2019 - 16:30 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan Pariwara Tidak Langsung OJK

Jakarta - BNI Syariah meraih penghargaan Pariwara Tidak Langsung Terbaik Sektor Jasa Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019. Penghargaan ini diberikan dalam acara Malam Penganugerahan…

Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik baru polyethylene PT Chandra Asri Petrochemical (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 06 Desember 2019 - 15:40 WIB

Resmikan Pabrik Baru Polyethylene Chandra Asri, Jokowi Optimis Indonesia Bakal Stop Impor Petrokimia 4 Tahun Kedepan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) dengan kapasitas produksi mencapai 400 ribu ton per tahun. Dengan tambahan…