GAPMMI Optimis Tahun Politik Dongkrak Pertumbuhan Industri Mamin Capai 9 Persen

Oleh : Ridwan | Jumat, 28 September 2018 - 09:30 WIB

Ilustrasi industri mamin. (Foto: IST)
Ilustrasi industri mamin. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman mengatakan, tahun politik menjadi momentum yang cukup menguntungkan bagi industri makanan dan minuman (mamin).

"Pemilu pasti banyak kegiatan berkumpul, paling tidak kegiatannya butuh logistik (makanan dan minuman)," kata Adhi di Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Adhi memperkirakan pertumbuhan permintaan makanan dan minuman jelang pemilu 2019 sekitar 9 persen. "Feeling saya, sekitar 9 persen tahun depan," terangnya.

Adhi berharap masa kampanye berlangsung kondusif sehingga kegiatan yang dilakukan oleh para calon dan pendukungnya positif. "Mudah-mudahan bisa naik sampai 9 persen asal kondisisnya kondusif," kata Adhi.

"Moga-moga makin banyak kampanye yang aman, makan-makan, yang happy-happy saja kan enak," lanjut dia.

Namun, ia mengakui adanya penurunan di kuartal III tahun ini. Menurutnya, hak ini lumrah terjadi setelah lebaran. "Ini sudah lumrah, namun biasanya kuartal IV angkanya kembali naik karena ada perayaan natal dan tahun baru. Sampai akhir tahun perkiraan saya 8,5 persen," tuturnya.

Hingga semester I 2018, pertumbuhan industri makanan dan minuman mencapai 8,7 persen, melampaui targetnya sebesar 8 persen. Berbeda dengan capaian kuartal I dan kuartal II, sektor makanan dan minuman di kuartal III cenderung turun.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, industri makanan dan minuman konsisten memberikan kontribusi yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional.

"Potensi industri makanan dan minuman di Indonesia bisa menjadi champion, karena supply dan user-nya banyak. Untuk itu, salah satu kunci daya saingnya di sektor ini adalah food innovation and security," ungkapnya.

Kemenperin mencatat, industri makanan dan minuman mampu tumbuh hingga 8,67 persen pada triwulan II tahun 2018. Kinerja ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

Selanjutnya, industri makanan dan minuman juga memberikan kontribusi besar terhadap nilai investasi sepanjang semester I tahun 2018, di mana menyumbang sebesar 47,50 persen  atau senilai Rp21,9 triliun untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN). Sedangkan, untuk penanaman modal asing (PMA), industri makanan menyetor 10,41 persen (USD586 juta).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Jumat, 22 November 2019 - 08:43 WIB

Akhir Pekan IHSG Terkonsolidasi

Jakarta - Secara teknikal IHSG kembali bergerak dibawah moveing average 5 hari dan dikisaran lower bollinger bands. Indikator Stochastic terkonsolidasi negatif dengan RSI yang kehilangan momentum…

U. Saefudin Noer, Direktur Utama PJT II (kiri), Ferry Andrianto, Kepala Bagian Humas Kementerian BUMN dan Dwiki Dharmawan

Jumat, 22 November 2019 - 08:41 WIB

Via Vallen Dan Zaskia Gotik Bakal Tampil Di Jatiluhur Jazz Festival 2019

Dua penyanyi dangdut papan atas, Via Vallen dan Zaskia Gotik bersama puluhan artis bakal menggoyang kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Waduk yang memiliki nama asli Bendungan Ir.…

Industri Tekstil

Jumat, 22 November 2019 - 08:15 WIB

Pemerintah Bakal Bangun Kawasan Industri Tekstil Terintegrasi Seluas 42 Hektare di Tegal, Jawa Tengah

Pemerintah sedang menyiapkan kawasan industri tekstil di Tegal, Jawa Tengah seluas 42 hektare (ha) untuk menunjang daya saing industri tekstil nasional.

CEO PT Organik Inti Indonesia (OII), Wema Augustia Ermalasari (kanan), bersama Direktur Pemasaran OII, Wagiman (tengah); serta konsultan OII dari Pusat Penelitian Karet Indonesia, Adi Chifriadi (ketiga kanan), memberikan penjelasan mengenai produk OII yang siap bersaing dengan produk impor di arena pameran Plastics & Rubber Indonesia ke-32 di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo Kemayoran), Kamis (21/11/2019).

Jumat, 22 November 2019 - 08:08 WIB

Inovasi Industri Lokal Ini Sukses Memproduksi Rubber Antioxidants Kelas Dunia

Jakarta-Industri lokal yang memproduksi bahan tambah organik untuk industri karet, PT Organik Inti Indonesia (OII), suskes melakukan inovasi dengan menghasilkan produk rubber antioxidants dan…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Jumat, 22 November 2019 - 08:00 WIB

Panglima TNI Terima Kunjungan Direksi BRI

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, Kapusku TNI Mayjen TNI Drs. Imam Baidhowi, M.M., Waaspers Panglima…