Kemenhub Pastikan Tak Ada Aplikasi Taksi Pemerintah

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 September 2018 - 15:20 WIB

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perhubungan mengklarifikasi bahwa tidak ada aplikasi taksi dalam jaringan (daring) yang dioperasikan oleh pemerintah.

"Meralat kembali masalah aplikator berpelat merah tidak ada lagi. Intinya, saya tidak proaktif membuat aplikasi pelat merah, lebih baik membangun regulasinya saja," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/9/2018)

Menurut dia, tidak mungkin Kemenhub sebagai regulator juga berperan sebagai operator. "Saya tidak mau campur adukan regulator dengan operator," katanya.

Namun, ia mempersilakan apabila ada badan usaha yang ingin bekerja sama baik dengan operator swasta maupun BUMN.

"Jadi saya luruskan sampai dengan hari ini, kalaupun ada badan usaha yang mau kerja sama silakan mereka lihat prospek bisnisnya seperti apa," katanya.

Budi mengatakan adanya wacana aplikasi taksi pelat merah merupakan usulan para aliansi yang didorong oleh penghasilan yang semakin menurun.

"Mereka rasakan kedua aplikator ini penghasilannya untung awal-awal dulu. Tapi belakangan aplikator ini tidak menguntungkan lagi, munculah suara bahwa mereka perlu ada aplikasi baru yang disiapkan oleh pemerintah," katanya.

Budi menjelaskan perbedaan antara kerja sama aplikasi taksi daring di Indonesia dan di Korea Selatan adalah tidak ada pembagian keuntungan (profit sharing) sebesar 20 persen untuk perusahaan.

Jadi, seluruh penghasilan diberikan kepada pengemudi, dan aplikator mendapat keuntungan dari iklan dan sebagainya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa dimungkinkan untuk mengoperasikan taksi pelat merah seperti di Korea Selatan.

Wacana tersebut juga disebut-sebut melibatkan PT Telkom untuk penyediaan teknologi informasinya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) Nariman Prasetyo menerima penghargaan sebagai CEO Driving Execution Perusahaan (Tbk)- BUMN dan Anak Perusahaan BUMN Terbaik dalam ajang 9th Anugerah BUMN 2020 yang bertempat di The Terrace – The MAJ Senayan, Kamis (9/7).

Jumat, 10 Juli 2020 - 21:59 WIB

Wijaya Karya Bangunan Gedung Raih Execution Terbaik di Ajang Anugerah BUMN Award 2020

Jakarta–Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) Nariman Prasetyo menerima penghargaan sebagai CEO Driving Execution Perusahaan (Tbk)- BUMN dan Anak Perusahaan BUMN Terbaik…

Hutan Reklamasi Pasca Tambang Batu Kapur di pabrik Tuban

Jumat, 10 Juli 2020 - 21:17 WIB

Keren! Ini Teknik Reklamasi SIG di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Jakarta-PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.

Menteri Agama Fachrul Razi

Jumat, 10 Juli 2020 - 20:08 WIB

Menteri Agama: Saya dan Wamen Tidak Terlibat Dalam Seleksi Jabatan Eselon I dan II

Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan bahwa dirinya dan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'ad tidak terlibat dalam seleksi jabatan eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.

Direktur KSKK Madrasah Kemenag A.Umar

Jumat, 10 Juli 2020 - 19:53 WIB

Mulai Tahun Pelajaran Baru 13 Juli Esok, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI dan Bahasa Arab Baru

Madrasah akan memulai tahun pelajaran 2020/2021 mulai 13 Juli mendatang. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar mengatakan bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Jumat, 10 Juli 2020 - 19:29 WIB

Triwulan I, BSDE Telah Realisasikan 25% dari Target Marketing Sales

Pengembang properti terkemuka di tanah air, PT Bumi Serpong Damai Tbk (kode saham: BSDE), telah merealisasikan marketing sales Rp1,79 triliun atau 25% dari target tahun 2020 pada triwulan satu…