Perbesar Kapasitas Bisnis Makanan, Unilever Mulai Lirik Segmen Saus Sambal

Oleh : Hariyanto | Selasa, 18 September 2018 - 17:33 WIB

Unilever
Unilever

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan multinasional yang memproduksi makanan, minuman, pembersih, dan juga perawatan, PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) mulai menggarap segmen saus sambal untuk memperbesar kapasitas bisnis makanan.

"Segmen ini baru bagi perusahaan. Produk saus akan menambah produk dari lini makanan yang diproduksi di Indonesia," kata Foods Director Unilever, Hernie Raharja kepada pers di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Menurut Hernie, saat ini lini tersebut baru memproduksi kecap Bango dan penyedap rasa, Royco. "Pasar saus sambal tumbuh rata-rata 12%. Orang Indonesia suka makan saus sambal sehingga kami masuk," tutur Hernie.

Hernie mengatakan, rencana peluncuran produk saus telah dikaji secara mendalam sejak akhir tahun lalu. "Unilever akan berinvestasi di segmen yang bagus, ini memberi pemegang saham manfaat lebih,” ujarnya.

Hernie mengungkapkan, produk saus dari Unilever ini juga menggunakan cara pengolahan yang berbeda. Selain mengandalkan cabai segar dari petani di Jawa Timur, pihaknya juga memperkaya produk dengan bawang goreng. 

"Kami siapkan strategi marketing bagaimana memperkuat diri di pasar, misalnya kami pasang kemasan dengan nuansa hitam merah pada kemasan. Kami akan terlihat berbeda di rak," ungkapnya.

Hernie menambahkan, perusahaan akan menempatkan strategi pembinaan petani untuk memastikan keberlanjutan produksi hingga kestabilan harga jual. 

"Di bisnis ini memang harga komoditas menjadi tantangan, bisnis makanan di Indonesia merupakan segmen yang sangat besar peluangnya. Selain pendapatan per kapita yang terus meningkat, jumlah penduduk muda di Indonesia juga sangat besar," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Laman resmi SehatQ

Minggu, 05 April 2020 - 15:30 WIB

Mengetahui Cara Penyebaran dan Cek Risiko Covid-19 di SehatQ

Seperti yang sudah disampaikan oleh World Health Organization (WHO), virus ini tidak menyebar lewat udara. Covid-19 hanya bisa menular melalui percikan batuk, bersin, atau air liur yang terpercik…

Ilustrasi Minyak Mentah Indonesia

Minggu, 05 April 2020 - 15:30 WIB

Gegara Covid-19, Harga Minyak Mentah Indonesia Tertekan Menjadi USD34,23/Barel

Agung menjelaskan, penyebab utama dari penurunan ICP adalah penyebaran Covid-19 di sebagian besar negara-negara produksi minyak mentah sehingga mengakibatkan anjloknya penurunan produksi. "Travel…

Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggulangi Pandemi Covid-19

Minggu, 05 April 2020 - 15:25 WIB

Pegadaian Terus Salurkan Bantuan Tanggulangi Pandemi Covid-19

Kepala Divisi KBL PT Pegadaian (Persero) Hertin Maulida mengatakan, pemberian bantuan terus dilakukan sebagai salah satu wujud komitmen PT Pegadaian (Persero) untuk terus memberikan dukungan…

Digital Launge Bank Bukopin

Minggu, 05 April 2020 - 15:23 WIB

Trade Finance dan Funding Retail Jadi Andalan Bank Bukopin

Bank Bukopin berhasil menutup tahun 2019 dengan membukukan pertumbuhan kinerja secara signifikan. Selama periode tersebut, sektor trade finance menjadi salah satu andalan Perseroan untuk memacu…

Bendungn Bendo

Minggu, 05 April 2020 - 15:08 WIB

Bendungan Bendo Berkapasitas 43,11 Juta m3 Siap Digenangi Akhir Tahun 2020

Saat ini konstruksi Bendungan Bendo sudah 73,26%. Bendungan ini ditargetkan selesai konstruksinya dan siap digenangi pada akhir tahun 2020.