INDUSTRY.co.id - Hanoi, Dalam World Ecomomic Forum on ASEAN, Presiden RI Joko Widodo menyampikan, bahwa secara khusus di Indonesia kaum mudanya sedang menggerakkan transformasi e-Commerce dan ekonomi digital.

“Saat ini, Indonesia telah memiliki empat Unicorn atau perusahaan start-ul dengan nilai miliaran dolar, sama dengan jumlah Unicorn di gabungan 28 negara di Uni Eropa,” ucap Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dala acara WEF di Hanoi, Vietnam, Rabu (12/9/2018) waktu setempat.

Menurut Presiden, sumber daya manusia (SDM) turut mendorong revolusi industri keempat atau Revolusi Industri 4.0.

Presiden mengatakan bahwa pada 4 April lalu ia telah meluncurkan program pemerintah  Revolusi Industri 4.0 yang diberi nama “Making Indonesia 4.0“.

“Saya percaya bahwa Revolusi Industri 4.0 akan menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesetaraan, karena salah satu aspek penting dari Industri 4.0 adalah penurunan biaya produk dan jasa sehingga menyebabkan produk tersebut lebih murah dan mudah dijangkau bagi kalangan berpendapatan rendah,” ujar Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meyakini, ASEAN, termasuk Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam Revolusi Industri 4.0.

Presiden Jokowi kembali mencontohkan dalam Asian Games misalnya, Indonesia telah mempertunjukkan uji coba mobil otonom (tanpa pengemudi) yang beroperasi di jaringan 5G.

Namun, Jokowi kembali menegaskan untuk menuju ke arah sana, kita harus mencegah terlebih dahulu perang dagang untuk menjadi ‘perang yang tak terbatas’.

“Perang yang tak terbatas’ bukan hanya tentang perang dagang, namun tentang kita semua agar kembali belajar pada sejarah, bahwa dengan kreativitas, energi, kolaborasi dan kemitraan, kita sebagai manusia dapat menikmati ‘kelimpahan’, dan kita bisa menghasilkan bukan ‘perang yang tak terbatas’ melainkan ‘sumber yang tak terbatas’,” kata Presiden mengakhiri sambutannya.