Wamen ESDM: KKKS Wajib Menawarkan Hasil Produksi Minyak ke Pertamina

Oleh : Hariyanto | Senin, 10 September 2018 - 13:01 WIB

Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar
Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan minyak bumi untuk kebutuhan dalam negeri dan meningkatkan ketahanan energi nasional, Pemerintah menerbitkan regulasi berupa Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri. 

Semangat diterbitkannya Peraturan Menteri yang mulai berlaku sejak tanggal 5 September 2018 adalah memprioritaskan produksi minyak dalam negeri untuk kebutuhan dalam negeri.

"Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 tahun 2018, yang didalamnya menyatakan bahwa para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wajib menawarkan produksi mereka kepada Pertamina dengan harganya sesuai dengan kelaziman bisnis atau bisnis to bisnis,"ujar Wakil Menteri ESDM, Jumat (7/9/2018).

Kewajiban untuk menawarkan hasil produksi kontraktor dan afiliasinya, lanjut Arcandra, dilaksanakan paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum dimulainya periode rekomendasi ekspor untuk seluruh volume Minyak Bumi bagian Kontraktor. Hal ini tercantum dalam pada pasal 3 Permen ESDM Nomor 42 tahun 2018.

Arcandra mengungkapkan bahwa seluruh KKKS sudah menyatakan kesediaanya untuk menjual hasil produksi crude bagian mereka kepada PT Pertamina (Persero). 

"Sepengetahuan saya semuanya willing untuk menjual kedalam negeri. Saya sudah mengumpulkan KKKS yang besar semua dan mereka menyatakan kesediannya. Mungkin ada B to B-nya seperti apa harganya, silahkan berhubungan langsung dengan Pertamina," tambahnya.

Pada Pasal 5 disebutkan bahwa PT Pertamina (Persero) dapat melakukan penunjukan langsung Kontraktor untuk pembelian Minyak Bumi bagian Kontraktor. Atas penunjukan langsung itu PT Pertamina (Persero) dapat mengadakan kontrak jangka panjang selama 12 (dua belas) bulan.

Beleid tersebut juga menyatakan bahwa setelah dilakukan negosiasi antara Kontraktor atau Afiliasinya dengan PT Pertamina (Persero) dan/atau Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pengolahan Minyak Bumi, PT Pertamina (Persero) dan/atau Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pengolahan Minyak Bumi wajib melaporkan hasil negosiasi kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid

Rabu, 11 Desember 2019 - 05:00 WIB

Kunjungi Brigif 1 Marinir, Komisi 1 DPR Apresiasi Pasukan Baret Ungu

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid beserta para anggota komisi I mengunjungi sarang petarung Brigif-1 Marinir, Cilandak, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

Rabu, 11 Desember 2019 - 04:48 WIB

Pemerintah Terbitkan PP Nomor 80 Tahun 2019 untuk Dorong Perdagangan Produk Secara Daring

Jakarta-Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik

Prajurit TNI Ikut Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kampung Sipias Papua

Rabu, 11 Desember 2019 - 04:30 WIB

Prajurit TNI Ikut Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kampung Sipias Papua

Sebagai wujud memaknai Hari Juang TNI AD yang akan diperingati tanggal 15 Desember 2019 mendatang, Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang…

Irjen TNI Letjen TNI Muhamad Herindra, M.A.,M.Sc.

Rabu, 11 Desember 2019 - 04:00 WIB

Negara Sangat Menghargai Keberhasilan Satgas RDB TNI Konga XXXIX-A MONUSCO

Negara sangat menghargai keberhasilan pelaksanaan tugas para prajurit Satgas RDB TNI Konga XXXIX-A MONUSCO. Prajurit TNI tidak pernah meminta penghargaan tetapi apabila negara memberikan kehormatan…

Bakamla RI dan Kementerian Perindag Bahas Rencana Kerja Sama

Rabu, 11 Desember 2019 - 03:00 WIB

Bakamla RI dan Kementerian Perindag Bahas Rencana Kerja Sama

Sestama Bakamla RI Laksda Bakamla S. Irawan, M.M., melaksanakan Courtesy Call ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan di Alia Building, Jl. M.I. Ridwan Rais No. 05, RT.14/RW.2, Gambir,…