INDUSTRY.co.id, Jakarta - Teknologi terdepan dalam industri akan mendukung kesuksesan penerapan Program Making Indonesia 4.0 yang diusung Kementerian Perindusterian.

Sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dengan program Making Indonesia 4.0, terutama di industri makanan dan minuman (Food & Beverage), ABB—perusahaan teknologi dunia—menawarkan berbagai solusi digital ABB Ability™ yang dapat melakukan proses produksi makanan dengan lebih baik.  Serangkaian teknologi pelopor yang diperkenalkan ABB ini akan ditampilkan pada acara F&B Customer Day yang bertemakan “Solusi Andal untuk Masa Depan Pangan yang Berkesinambungan” di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (5/9).

Solusi yang diberikan ABB ini dapat menghadapi tantangan yang tengah dihadapi industri F&B di era digitalisasi. Saat ini, para produsen makanan dan minuman memiliki berbagai tantangan antara lain memperbesar volume produksi untuk meningkatkan profit, perubahan permintaan konsumen, serta penerapan peraturan perundangan untuk menjaga keamanan makanan.

Untuk hal ini, ABB telah bekerja sama dengan sejumlah produsen makanan dan minuman di Indonesia, salah satunya PT Bogasari Flour Mills. Salah satu produsen tepung gandum terbesar di Indonesia yang berlokasi Surabaya, Jawa Timur, ini telah menggunakan robot ABB dalam proses palet di fasilitas produksi mereka.

 Robot ABB membantu Bogasari agar proses produksi dapat meningkatkan keamanan makanan, serta menjadi lebih produktif dan efisien jika dibandingkan proses manual sebelumnya.

Selain itu, pemasok bahan baku makanan dan industri, Olam International, telah memasang berbagai sensor cerdas di pabrik gula yang berbasis di Jawa Tengah, Indonesia. Di Asia, perusahaan tersebut telah menginvestasikan hampir 100 sensor cerdas untuk fasilitas produksi mereka.

“ABB berkomitmen kuat dalam membantu meningkatkan daya saing pelanggan kami di industri manufaktur untuk bersaing di pasar global. Dengan dukungan teknologi terdepan dan perkembangan digitalisasi yang positif, para pelanggan kami akan dapat beradaptasi dalam pasar yang bergerak cepat, dinamis dan kompetitif,” ujar *Managing Director ABB di Indonesia, Michel Burtin

Burtin menjelaskan, F&B Customer Day yang diselenggarakan ABB di Surabaya ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program Pemerintah Indonesia, Making Indonesia 4.0 yang merujuk pada Revolusi Industri Ke-4 di bidang Manufaktur dan Industri, di mana Indonesia memiliki potensi sebagai negara yang memiliki daya saing tinggi di bidang tersebut.

 Sementara itu, industri F&B merupakan salah satu sektor prioritas dalam program nasional tersebut. Berdasarkan data Kementerian Perindusterian, pada 2017, industri F&B menyumbang lebih dari 30% Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor nonmigas. Industri ini juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 9% pada tahun lalu. Oleh karena itu, penerapan Industry 4.0 diharapkan akan mendorong peningkatan kinerja dan daya saing industri F&B.