Pengelolaan Blok Sengkang Diperpanjang, Negara Kantongi Signature Bonus Sebesar US$10 Juta

Oleh : Hariyanto | Selasa, 04 September 2018 - 10:56 WIB

Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar
Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk memperpanjang pengelolaan Blok Sengkang oleh operator eksisting Energy Equity Epic (Sengkang) Pty Ltd selama 20 tahun setelah masa kontrak berakhir tahun 2022. 

Tidak ada kontraktor lain yang mengajukan proposal untuk pengelolaan blok tersebut. Dengan diperpanjangnya Blok Sengkang ini, negara menerima signature bonus sebesar US$10 juta dan Komitmen Kerja Pasti US$60 juta.

"Empat blok yang terminasi tahun 2022, satu yang clear yakni, Energy Equity Epic (Sengkang) di Blok Sengkang, itu diberikan ke Sengkang, operator lama atau eksisting dengan KKP (Komitmen Kerja Pasti) sebesar US$60 juta dan signature bonus US$10 juta," ujar Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, sore tadi, Jumat (31/8/2018) lalu.

"Perpanjangan kontrak diberikan pemerintah selama 20 tahun setelah masa kontrak berakhir," lanjut Arcandra.

Arcandra menjelaskan, tahun 2022 mendatang terdapat empat blok yang akan habis masa kontraknya (terminasi) keempat blok tersebut yakni, Coastal Plains and Pekanbaru (CPP), Sengkang, Tarakan, serta Tungkal. 

Kontrak Kerjasama Blok Sengkang yang berlokasi di Propinsi Sulawesi Selatan. Untuk saat ini Blok Sengkang memiliki wilayah kerja seluas 2,925.23 km dengan masa kontrak sampai dengan 24 Oktober 2022. 

Energy Equity EPIC (Sengkang) Pty. Ltd. mempunyai cadangan gas terbukti sebesar 800 BCF (billion cubic feet) dan memiliki sumberdaya 2 TCF (trillion cubic feet). Produksi gas rata rata Blok Sengkang periode bulan Januari hingga Juli 2018 sekitar 32 mmscfd. 

Sebagai gambaran, 1 mmscfd gas dapat menjadi bahan bakar untuk 4 MW pembangkit listrik. Jadi 32 mmscfd dapat dianalogikan setara dengan 128 MW pembangkit listrik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Bank Mandiri

Minggu, 21 Juli 2019 - 21:50 WIB

OJK Monitor Mitigasi IT Bank Mandiri

Jakarta - OJK terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut. Perbankan harus memiliki dan menerapkan standard…

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso bersama Gubernur BoT Thailand

Minggu, 21 Juli 2019 - 21:13 WIB

OJK, Bank Sentral Thailand Kerjasamakan Pengaturan Pinjaman Online

Bangkok - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerja sama peran sektor jasa keuangan di kedua…

Alice Norin (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Juli 2019 - 21:00 WIB

Alice Norin Akhirnya Main Film Horor

Tidak pernah sedikitpun kepikiran untuk bisa main film horor, karena sebelumnya ia selalu menolak main film setan-setanan. Tapi lantaran atas nama persahabatan dengan Shandy Aulia, akhirnya…

Pure Saturday menyapa dan menghibur para pengunjung di booth Suzuki GIIAS 2019

Minggu, 21 Juli 2019 - 19:50 WIB

Suzuki Setia Menemani Keseharian Personel Band Pure Saturday

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meriahkan panggung booth Suzuki di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dengan penampilan Pure Saturday.

Suzuki Jimny (Foto: Ridwan)

Minggu, 21 Juli 2019 - 19:30 WIB

Jimny Hadir Dengan Konsep "Functional Beauty, Designed for Professionals"

Jimny merupakan mobil legendaris yang diperkenalkan oleh Suzuki dan telah menjadi bagian masyarakat Indonesia. Mengaspal sejak tahun 1979 di Indonesia, Jimny telah melalui tiga generasi dengan…