Kementerian ESDM Akan Lakukan Silent Audit Untuk Awasi Pelaksanaan Mandatori B-20

Oleh : Hariyanto | Senin, 03 September 2018 - 10:32 WIB

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)
Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pasca diluncurkan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (31/8/2018), perluasan penggunaan campuran Biodiesel 20 persen (B-20) kini wajib dilaksanakan oleh badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak public service obligation (BBM-PSO), sektor transportasi non PSO, industri, pertambangan, hingga ketenagalistrikan.

Guna mengawal kebijakan ini dapat berjalan dengan baik, akan dilakukan pengawasan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui mekanisme silent audit.

"Untuk mengawasi pelaksanaan mandatori ini, Kementerian ESDM akan melakukan audit, yang kami sebut sebagai silent audit. Sesuai namanya, jadi kapan tim akan datang mengaudit, tidak akan ada pemberitahuan sebelumnya. Timnya ada atau tidak, masyarakat tidak ada yang tahu, tapi akan ada yang bergerak sampai ke SPBU", jelas Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Komservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana.

Rida menambahkan, audit yang dilakukan tidak hanya kepada Badan Usaha penyedia BBM, tetapi juga pemasok B-20 (BU Bahan Bakar Nabati). "Kebijakan kali ini lebih tegas dan lebih adil", lanjutnya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan B-20 yang sudah berjalan sejak tahun 2016 tersebut, Rida menegaskan tidak ada keluhan dari sektor yang telah mengimplentasikan selama 2,5 tahun ini. 

"Sudah berjalan 2,5 tahun dan tidak pernah ada keluhan. Logikanya kalau ada keluhan, harusnya dari sektor yang baru menjalankan mandatori ini. Tidak akan ada kebijakan yang merugikan, semua demi kepentingan negara", ungkapnya.

Selain melakukan pengawasan yang ketat, Pemerintah menegaskan bahwa sejak 1 September 2018, tidak akan ada lagi produk B-0 di pasaran, dan keseluruhannya berganti dengan B-20. 

Apabila BU BBM tidak melakukan pencampuran, dan BU Bahan Bakar Nabati (BBN) tidak dapat memberikan suplai FAME (Fatty Acid Methyl Ester) ke BU BBM akan dikenakan denda yang cukup berat, yaitu Rp 6.000 per liter. Produk B-0 nantinya hanya untuk Pertadex atau Diesel Premium.

Beberapa pengecualian dapat diberlakukan terutama terhadap Pembangkit Listrik yang menggunakan turbine aeroderivative, alat utama sistem senjata (alutsista), serta perusahaan tambang Freeport yang berlokasi di ketinggian. Terhadap pengecualian tersebut digunakan B-0 setara Pertadex.

Rida berharap masyarakat dapat membantu Pemerintah dalam mensukseskan kebijakan ini, jadi jika masyarakat mungkin menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan mandatori B-20, masyarakat dapat menghubungi call center 14036 yang telah dibentuk oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Pemerintah tentu membutuhkan dukungan masyarakat dalam menyukseskan tiap kebijakan, begitu pun dengan perluasan mandatori B-20 ini. Jika melihat ada kejanggalan atau ketidaksesuaian atau ingin tahu lebih jauh terkait B-20, silahkan masyarakat menghubungi call center 14036", tutup Rida.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Debit air di Kota Jababeka

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:59 WIB

Cegah Banjir, Jababeka Siapkan Team Water Management Siap Tanggap 24 Jam Non-Stop

Adapun tindakan yang dilakukan oleh Jababeka sendiri yakni mengaktifkan sistem pompa air berkapasitas besar (dengan daya sampai dengan 1000 liter / detik ) selama 24 jam non-stop, memberikan…

Ilustrasi Pabrik Kaca Lembaran

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:35 WIB

Dua Tahun Stagnan, Industri Kaca Lembaran dan Pengaman Tunggu Keajaiban

Industri kaca lembaran dan pengaman dalam negeri terus mengalami penurunan. Terlebih dalam dua tahun belakangan, pertumbuhan industri ini jalan ditempat (stagnan).

Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Cerdaskan Anak Bangsa

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:34 WIB

Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Cerdaskan Anak Bangsa

Selain melaksanakan tugas menjaga perbatasan dua negara antara Indonesia-Papua Nugini, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad juga mengabdi dalam bidang…

Asya Proyek Astra Modern Land Hadirkan Cluster Semayang

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:25 WIB

Asya Proyek Astra Modern Land Hadirkan Cluster Semayang

Asya, sebuah proyek hunian terpadu di Jakarta Garden City, Jakarta Timur seluas 70 hektar dengan danau seluas 15 hektar, yang dikembangkan oleh PT Astra Modern Land telah berhasil melakukan…

BRI serahkan bantuan korban banjir

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:24 WIB

BRI Dirikan Posko dan Pastikan Layanan Tetap Beroperasi

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bergerak cepat melakukan tanggap bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Jabodetabek pada Selasa (25/02).