Cargill Mendapat Pengakuan Pemerintah untuk Pengembangan Sosial Pedesaan

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 01 September 2018 - 17:20 WIB

Cargill Mendapat Pengakuan Pemerintah untuk Pengembangan Sosial Pedesaan
Cargill Mendapat Pengakuan Pemerintah untuk Pengembangan Sosial Pedesaan

INDUSTRY.co.id - Jakarta— Membangun rantai pasokan minyak sawit yang bertanggung jawab di Indonesia dimulai dengan melakukan investasi terhadap komunitas pertanian dan komitmen untuk membangun praktik yang berkelanjutan.

Cargill bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat lokal serta mitra LSM untuk mendorong produksi minyak sawit yang bertanggung jawab dan upaya-upaya tersebut memperoleh pengakuan dari pemerintah baru-baru ini. 

PT Hindoli yang mengoperasikan perkebunan sawit seluas 21.000 hektar ini baru saja menerima “Investment Award” dari Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, pada 15 Agustus 2018. Penghargaan yang diberikan dalam acara Forum Investasi Sumatera Selatan ini merupakan pengakuan terhadap upaya luar biasa yang telah dilakukan PT Hindoli selama bertahun-tahun dalam mengoperasikan bisnis yang berkelanjutan, progresif dan bertanggung jawab di Sumatera Selatan.

 Selain itu, pada Juli 2018 PT Hindoli juga menerima penghargaan dari pemerintah provinsi Sumatra Selatan atas upaya pencegahan, monitor dan pengendalian kebakaran yang diterapkan di lokasi perkebunannya di Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin dan Mukut Kabupaten Banyuasin. Berbagai upaya tersebut dijalankan sebagai bagian dari kebijakan nol-pembakaran yang sangat ketat dari Cargill dan sudah berlangsung sejak 2005.

Richard Low, CEO dari Cargill Tropical Palm Holdings Pte Ltd, mengatakan, “Sebagai warga perusahaan global yang bertanggung jawab, Cargill bekerja sama dengan masyarakat di tempat kami beroperasi untuk membangun praktik sosial dan lingkungan yang jelas, serta mengintegrasikan pembangunan yang bertanggung jawab ke dalam rencana operasional di setiap perkebunan kami. Hal ini tercermin dalam inisiatif dan investasi jangka panjang kami untuk meningkatkan produksi pertanian – dengan memberi dukungan di bidang pendidikan, perawatan kesehatan, infrastruktur serta kebutuhan lainnya dari masyarakat lokal.”

Cargill mengelola lebih dari 50 pusat kesehatan dan penitipan anak guna memberikan perawatan kesehatan dan layanan dukungan bagi para karyawan dan keluarganya. Di samping itu, juga secara rutin memberikan bantuan medis di desa-desa sekitar, bekerja sama dengan para dokter dan unit perawatan medis lokal. Karyawan Cargill dan keluarganya tinggal di lebih dari 9.000 rumah yang disediakan oleh perusahaan.

Pendidikan menjadi acuan bagi Cargill dalam melakukan perubahan yang berkelanjutan, dan diwujudkan melalui Yayasan Harapan Masa Depan Cerah (YHMDC) yang dibangun oleh Cargill pada tahun 2012 untuk mengelola sekolah sekaligus menyediakan akses pendidikan di sekitar lokasi perkebunan.

Saat ini, YHMDC mendanai pembangunan gedung sekolah, perbaikan ruang kelas dan fasilitas mengajar, serta mengawasi jalannya 43 sekolah dan fasilitas pengajaran yang terakreditasi secara nasional. Sekitar 5.000 anak Indonesia disekolahkan oleh YHMDC, dan banyak dari mereka yang sukses bersaing di berbagai kompetisi regional, nasional dan internasional. Poliplant Group di Kalimantan Barat juga baru saja menerima penghargaan dari pemerintah Kabupaten Ketapang atas komitmen nol-pembakaran melalui upaya komprehensif dalam mencegah, memonitor dan mengendalikan kebakaran. 

Tahun 2016 bersama dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Cargill meluncurkan Program Desa Bebas Api yang bertujuan memberdayakan masyarakat lokal dalam mencegah dan mengendalikan kebakaran melalui upaya deteksi dan pemadaman, serta monitor dan pencegahan kebakaran.

Termasuk dalam program tersebut adalah patroli untuk memonitor titik api selama musim kemarau, penyediaan perlengkapan pemadam kebakaran yang baru, pemeliharaan aset pemadam kebakaran yang ada saat ini sekaligus petugasnya, serta konstruksi kanal air sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mengurangi kebakaran.

Melalui program ini pula, berbagai pelatihan telah dilakukan bagi lebih dari 100 penduduk dari 19 desa di kecamatan Air Upas, Marau serta Jelai Hulu dan Kendawangan. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gelaran Wisuda ke-30 UNSADA

Sabtu, 28 November 2020 - 17:17 WIB

Masa Pandemi, UNSADA Gelar Wisuda ke-30 Secara Virtual

Pada Tahun Akademik 2020/2021 ini UNSADA berhasil meluluskan sebanyak 814 wisudawan yang terdiri dari 15 orang master dari 1 program studi jenjang pendidikan S2, 770 orang sarjana dari 12 program…

Bhayangkara FC

Sabtu, 28 November 2020 - 17:00 WIB

Bhayangkara FC akan Berhome Base di Solo

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyambut positif rencana klub Liga 1, Bhayangkara FC berhome base di Solo. Walikota yang akrab disapa Rudy menyebut pihaknya sangat senang bila Bhayangkara FC…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyaksikan sapi milik peternak

Sabtu, 28 November 2020 - 15:04 WIB

Mentan Syahrul Pantau Aktivitas Jual Beli Pasar Ternak Tallunglipu

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau Pasar Hewan Ternak di Kelurahan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (28/11). Di sana, Mentan memantau…

Pelabunan Patimban Jawa Barat (Foto Ist)

Sabtu, 28 November 2020 - 15:00 WIB

Sinergi Pelabuhan Patimban dan Tanjung Priok Tingkatkan Efisiensi Biaya Logistik

Kehadiran Pelabuhan Patimban yang disinergikan dengan Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat mengefisiensikan waktu dan biaya logistik. Khususnya untuk menekan biaya logistik nasional dan…

Wisuda nasional unit pendidikan di lingkungan Kemenperin

Sabtu, 28 November 2020 - 14:50 WIB

Gelar Wisuda Nasional Secara Virtual, Kemenperin Kembali Telurkan Ribuan SDM Industri Kompeten

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) melaksanakan wisuda nasional untuk seluruh unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).